<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>:: m i n m e r r y :: &#187; Double Esspresso</title>
	<atom:link href="http://minmerry.com/tag/double-esspresso/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://minmerry.com</link>
	<description>You are the Potter, I&#039;m the Clay</description>
	<lastBuildDate>Tue, 13 Jul 2010 15:16:49 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.8.4</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>Double Esspresso &#8211; Amazing Grace</title>
		<link>http://minmerry.com/2010/07/08/double-esspresso-amazing-grace.html</link>
		<comments>http://minmerry.com/2010/07/08/double-esspresso-amazing-grace.html#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 08 Jul 2010 10:42:09 +0000</pubDate>
		<dc:creator>minmerry</dc:creator>
				<category><![CDATA[Minjournal]]></category>
		<category><![CDATA[Double Esspresso]]></category>
		<category><![CDATA[keira]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://minmerry.com/?p=910</guid>
		<description><![CDATA[

Through many dangers, toils and snares
I have already come;
‘Tis Grace that brought me safe thus far
and Grace will lead me home



Home




Pertama kali sampai di Pearl City, aku, Keira tidak mengenal siapapun.
Itu kota yang sudah kutinggalkan hampir 18 tahun lamanya, saat mum yang memutuskan untuk meninggalkan kota ini tanpa bertanya padaku. Tentu saja.


Ini… soal waktu. Waktu [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><img src="http://farm5.static.flickr.com/4073/4773387667_3330e993ce.jpg" alt="DE-Amazing Grace" width="258" height="237" /></p>
<p style="text-align: justify;">
<h4 style="text-align: justify;"><span style="color: #666699;">Through many dangers, toils and snares</span></h4>
<h4 style="text-align: justify;"><span style="color: #666699;">I have already come;</span></h4>
<h4 style="text-align: justify;"><span style="color: #666699;">‘Tis Grace that brought me safe thus far</span></h4>
<h4 style="text-align: justify;"><span style="color: #666699;">and Grace will lead me home</span></h4>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #666699;">Home</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #666699;"><span id="more-910"></span><br />
</span></p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Pertama kali sampai di Pearl City, aku, Keira tidak mengenal siapapun.</p>
<p style="text-align: justify;">Itu kota yang sudah kutinggalkan hampir 18 tahun lamanya, saat mum yang memutuskan untuk meninggalkan kota ini tanpa bertanya padaku. Tentu saja.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Ini… soal waktu. Waktu yang sudah berjalan lama, mengikat seseorang menjadi lebih dekat, menjadi lebih erat. Atau, memisahkan, aku dan yang kukasihi. Hal-hal yang menjadi bagian diriku.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Pagi ini hujan. Aku terbangun.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Akan lebih banyak hujan lagi, kelihatannya. Bulan-bulan terakhir ini, aku meramalkan hujan lebih baik dari analisis manapun. Ah, Bangun pagi tiba-tiba saja bukan menjadi masalah lagi bagiku. Jam lima pagi, aku sudah terbangun, kedinginan. Mematikan air conditioner dan kembali bergelung dibawah selimutku. Hal yang kusukai.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Buku, laptop, headband, ponsel, berserakkan disekitar tempat tidurku.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Biasanya, dalam keadaan setengah sadar, aku akan memutuskan, untuk kembali tidur, atau segera ke bathroom. Pagi ini, aku sampai pada pilihan ke dua.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Aku mempunyai satu pesan di telepon.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;"><em>‘Kei, aku akan berangkat meeting, out of town. Will give you a call later.”</em></p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Aku melangkahkan kaki ke dapur. Tidak bijaksana jika menyebut itu sebuah dapur. Hanya satu sekat yang memisahkan ruang tamu-ku dengan sedikit pojokkan yang hanya kuisi dengan microwave, refrige dan coffee machine.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Brewing, steaming…</p>
<p style="text-align: justify;">Kopiku yang pertama.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Aku memutuskan untuk mandi, dan kembali beberapa menit lagi, untuk mengambil gelas besar kopi kesukaanku.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Minggu-minggu ini adalah masa orientasi untuk Glass dan teamnya. Team yang terlibat dalam konser dan acara-acara sepanjang musim ini. Dia akan lebih banyak di kota-kota lain. Aku memanfaatkannya dengan mengurus laundry yang selama ini kuhindari, dan berbelanja untuk midnight movie.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Ah.</p>
<p style="text-align: justify;">Ada yang khusus tentang hari ini.</p>
<p style="text-align: justify;">Baca paragraph dua yang kutuliskan?</p>
<p style="text-align: justify;">Ini soal waktu.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Waktu yang seolah-olah selalu memutuskan apa yang terjadi (dan apa yang tidak terjadi) dalam hidupku.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Setelah meninggalkan Pearl City…yang cukup lama hingga, wajar aku dilupakan dan tidak dikenal. Dan saat aku di kota ini, sebelum terlalu kesepian, yaitu hari ini – tepat setahun yang lalu. Tiba-tiba saja, aku tidak lagi asing.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Siapa entah kapan pernah mengatakan, waktu akan berputar kembali ketempatnya semula. Which ini akan dibantah guru astronomy.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Jika aku tepat mengingatnya. Itulah hari pertama, semua menyediakan waktu untuk datang dan berkumpul untuk hari yang istimewa ini. Hari yang sama setahun yang lalu, hari ini.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">***</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #666699;">Coffee Shop</span></p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Jika tahun lalu, Tuhan memberi Joli hari yang cerah. Sepertinya Tuhan tahun ini memberikan hari yang romantis. Hujan di dini hari, lalu berawan di sepanjang hari.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Jika tahun lalu, aku meletakkan semua lilin-lilin hijau, hingga coffee shop kelihatan seperti <span style="color: #008000;"><em>Little Dwarf’s Hut,</em></span> tahun ini aku menggabungkan lilin pink dan putih. Sesuatu yang lembut dari Joli mengingatkan aku pada warna ini.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Hayden juga mengundang satu pemain Cello dan satu pemain Violin. Aku shock. Nampaknya aku akan menyediakan tip tambahan. Aku tersenyum.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Windbell. Tante Paku. Entah, semua memanggilnya begitu. Aku juga. Aku membutuhkan dirinya untuk membantuku menyusun meja dan kursi, hari ini. Karena aku cukup sibuk dengan menu makanan yang cukup banyak. Ebed berjanji akan datang tepat waktu untuk mengabadikan dengan Nikonnya. Aku lupa mengabarkan padanya <a href="http://www.facebook.com/event.php?eid=138533479492089&amp;ref=mf" target="_blank">Panasonic Lumix</a> mengadakan event.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Ditengah-tengah kesibukkanku, aku mendengar banyak suara. Waktu-waktu seperti ini tidak banyak. Hanya satu kali untukku, satu kali untuk Joli, satu kali untuk mereka yang ada di coffeeshop, malam ini.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Aha, Min datang. Pertama dia singgah ke Hayden, singgah ke Tante baru singgah ke dapur. Tipikal Min. Hinggap sana hinggap sini. Aku tersenyum.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Min akan bernyanyi malam ini. Satu lagu. Dia belum pernah nyanyi di café atau semacamnya. Namun dia mau bernyanyi malam ini. Namun dari tingkahnya aku agak meragukan apakah dia sungguh-sungguh atau tidak.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">‘Bread juga bisa datang?’ Tanyaku. Aku bertanya, karena banyak mendengar tentangnya dan belum mengenalnya. Min memberitahu, Bread akan bermain gitar. Ikut mengiringi Min bernyanyi. Dengan semangat ia menepuk tangannya berkali-kali. Oke, aku tertular dengan antusiasmenya, dengan cepat, aku menurunkan tanganku.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">***</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Meja penuh cupcakes. Pink.</p>
<p style="text-align: justify;">Lilin yang dinyalakan disetiap sudut.</p>
<p style="text-align: justify;">Meja Souvenir dari @Double Esspresso.</p>
<p style="text-align: justify;">Kanvas ucapan untuk Joli.</p>
<p style="text-align: justify;">Semua disusun dalam satu deret.</p>
<p style="text-align: justify;">Setiap yang berjalan melewati coffee shop akan melihat cahaya yang berkilau dari lampu dan lilin. Satu pemandangan yang indah, dengan tawa, tepukkan dan pelukkan sebagai latar. Kata-kataku terbatas menggambarkannya.</p>
<p style="text-align: justify;">Meja meja disusun dua baris, semua disusun terkonsentrasi pada pemandangan jalan kesukaanku, tempat Hayden dan teman-temannya mengiringi dengan musik, dan memunggungi coffee bar.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;"><em>Thanks, tante untuk bantuannya, </em>kataku dalam hati.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Coffee shop tutup hari ini. Khusus hari ini. Hadiah untuk Joli.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Berjam-jam mengatur ini dan itu. Serbet. Bunga-bunga. Dan akhirnya sinar matahari di pearl city berubah menjadi lebih jingga. Sore yang dinantikan itu tiba.</p>
<p style="text-align: justify;">Tepat waktu. Windbell. Sesuai tebakkan, Joli melangkah masuk.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Aku harus mengatakan, Joli gorgeous in black. Flat shoes, bukan heels untuk malam itu. She looks elegant and shiny.</p>
<p style="text-align: justify;">Dia menyapaku. ‘Kei.’ Aku mengangguk, ‘Jol.’</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Dan lima belas menit kemudian, aku mendengar windbell yang berrentetan. Wajah jahil selalu, Hai-hai, manusia pasir, dan diikuti SF. Aku mendapat sapaan, godaan, pertanyaan dari mereka. Silahkan menebak siapa yang menyapa, siapa yang menggoda, siapa yang bertanya.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Aku berada di dapur cukup lama. Mereka bebas sebebas-bebasnya, so I just leave them and let them do what they like.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Saat aku kembali, aku melihat Smile, Dreamz, KH.</p>
<p style="text-align: justify;">Nobie, Raissa.</p>
<p style="text-align: justify;">Daniel the newlywedd!!</p>
<p style="text-align: justify;">Ari, dengan kantung mata membuktikan banyak hal.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Ah ada yang membawa gitar. Dia rupanya.</p>
<p style="text-align: justify;">Gawat nih, dia duduk diantara Vantillian, Hai-hai, M23, Dennis The Cruella Pig, Penonton dan SF. <em>Min bakal ga jadi pake gitaris nih</em>, pikirku dalam hati.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Ada pertunjukkan nih nampaknya, Vantillian membawa penutup mata besi, penutup wajah hitam, dan buku tebalnya tentang Otak. Jika tidak ada pertunjukkan maka akan ada pelajaran biologi atau anatomy malam ini. Aku yakin sekali.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Joli berada diantara Purnawan papanya Kirana, Purnomo, JF, Noni, Erick dan IIK. IIk sempat singgah ke dapur dan memelukku erat. Sepertinya aku dikangeni. Malam ini selain ada tawa, semoga tidak ada air mata, walau sebahagia apapun.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">AP duduk di coffee bar, membaca. Semoga tumpukkan majalah di coffee shop cukup oke. National Geographic-ku lengkap. Thanks God.</p>
<p style="text-align: justify;">Dan disisi meja disebelah, ada Ken, Tante Paku yang sudah santai, Vincent ngobrol tentang hal-hal yang membuat mereka tertawa-tawa.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Sudut yang agak jauh, yang entah kenapa tidak ada tawa sama sekali. Dari coffeebar-ku, aku coba melirik, Kiem, Hannah, Tony Paulo (kenapa dia bisa datang ya?) , Minnie.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Gerombolan yang suaranya menghebohkan, Dan-Dan, Nobie juga ga mau ikutan kalah, Priska, Ebed ( yang akhirnya datang… ), Ari Thok.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Coffee shop mulai penuh dan berisik.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Entah ada nama-nama yang belum kusebutkan atau sudah. Yang kutahu, mereka ada disana. Disini. Di coffee shop-ku. Sama seperti satu tahun yang lalu. Untuk satu hari. Satu waktu. Bagi mereka ini penting dalam arti mereka. Bagiku juga. Walaupun untuk untuk hari-hari berikutnya, mereka tidak akan berkumpul, tidak akan datang, namun untuk satu hari saja, mereka ada.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Mereka akan kembali ke kehidupan mereka masing-masing. Aku juga akan melakukan hal yang sama.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Namun, bukankah hari ini, aku yang disini, mereka yang disini, memiliki tujuan mereka masing-masing, tujuanku. Yang entah kenapa, sama.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">***</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Setelah dinner, Min bernyanyi satu lagu.</p>
<p style="text-align: justify;">Min memilih Amazing Grace.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Bukan style orchestra, tapi Jazz. Aku tidak bisa menebak ekspresi semua yang melihat. Posisi mereka memunggungiku. Aku menikmati lagu itu. Dan setelahnya, banyak yang juga bernyanyi. Semakin banyak tawa. Semakin banyak cerita.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Aku menghampiri mereka dengan membagikan souvenir. Kopi dari coffee shop, in pack.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Dan malamnya, masing-masing mereka akan pulang dengan satu cup espresso special, the hot one. Setelah membagikan dan melihat jam. Pukul 8 malam.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Aku duduk di tengah-tengah mereka.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Ada tawaku ditengah-tengah mereka.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Coffee shop malam ini tidak magical. Bukan lilin hijau yang kupakai, tetapi lilin pink dan putih nyaris transparan. Suasana yang manis, yang real, yang romantis. Aroma kopi dan manisnya cupcakes memenuhi, bukan hanya tempat ini, tapi satu tempat dihatiku dan di hati mereka.</p>
<p style="text-align: justify;"><img src="http://farm5.static.flickr.com/4081/4773461641_d559c75d3b.jpg" alt="pink-candle" width="300" height="200" /></p>
<p style="text-align: justify;">Aku menatap kamera didepanku.</p>
<p style="text-align: justify;"><em>Dan tersimpan</em>, pikirku dalam hati.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Terimakasih untuk mereka yang membuka pintu coffee shop-ku dan memutuskan untuk mencoba espresso-ku, satu tahun yang lalu.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Dan tahun ini.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #666699;">Amazing Grace, how sweet the sound,</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #666699;">That saved a wretch like me</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #666699;">I once was lost but now am found,</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #666699;">Was blind, but now I see</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #666699;"><br />
</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #666699;">T’was Grace that taught my heart to fear.</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #666699;">And Grace, my fears relieved</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #666699;">How precious did that Grace appear</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #666699;">The hour I first believed</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #666699;"><br />
</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #666699;">Through many dangers, toils and snares</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #666699;">I have already come;</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #666699;">‘Tis Grace that brought me safe thus far</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #666699;">and Grace will lead me home</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #666699;"><br />
</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #666699;">When we’ve been here ten thousand years</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #666699;">Bright shining as the sun</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #666699;">We’ve no less days to sing God’s praise</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #666699;">Than when we’ve first begun</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #666699;"><br />
</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #666699;">Amazing Grace, how sweet the sound,</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #666699;">That saved a wretch like me</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #666699;">I once was lost but now am found,</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #666699;">Was blind, but now I see</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #666699;"><br />
</span></p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">
<h4 style="text-align: justify;"><span style="color: #008000;">Selamat ulang tahun, <span style="color: #808000;">Joli&#8230;</span><br />
May your kindness always bring blessing&#8230;</span></h4>
<h4 style="text-align: justify;"><span style="color: #666699;">&#8230;..Thanks for the hidden care.</span></h4>
<h4 style="text-align: justify;"><span style="color: #808080;">Always.</span></h4>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;"><em><span style="color: #666699;">Good night, all. May u enjoy your way home tonight with a warm cup of coffee.</span></em></p>
<p style="text-align: justify;">
<p><img src="http://farm5.static.flickr.com/4140/4773533799_aff4a01cab.jpg" alt="espresso cup DE" width="240" height="215" /></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://minmerry.com/2010/07/08/double-esspresso-amazing-grace.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Double Esspresso &#8211; Capture Of Wish</title>
		<link>http://minmerry.com/2010/05/29/double-esspresso-capture-of-wish.html</link>
		<comments>http://minmerry.com/2010/05/29/double-esspresso-capture-of-wish.html#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 29 May 2010 10:28:49 +0000</pubDate>
		<dc:creator>minmerry</dc:creator>
				<category><![CDATA[Double Esspresso]]></category>
		<category><![CDATA[Minjournal]]></category>
		<category><![CDATA[Birthday]]></category>
		<category><![CDATA[keira]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://minmerry.com/?p=865</guid>
		<description><![CDATA[
Menunggu.
Setiap orang selalu menunggu.
Ada hari hari tertentu yang membuat mereka menunggu.
Mungkin mereka tahu, hari itu pasti akan datang.
Mungkin, aku juga.
 

Min. Dia sudah di coffee shopku, sejak pagi. Membuat kartu.
Kulitnya tampak lebih gelap. Rambutnya semakin panjang. Dan ia tampak serius.

‘Dia pasti menyukainya. Dia akan pura-pura memarahiku, namun ia akan menyukainya.’ Katanya sambil mengunyah cookies.
Aku memandangnya [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><img src="http://farm5.static.flickr.com/4031/4649166991_001f96875c.jpg" alt="capture of wish" width="258" height="237" /></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #666699;">Menunggu.</span></p>
<div style="text-align: justify;"><span style="color: #666699;">Setiap orang selalu menunggu.</span></div>
<div style="text-align: justify;"><span style="color: #666699;">Ada hari hari tertentu yang membuat mereka menunggu.</span></div>
<div style="text-align: justify;"><span style="color: #666699;">Mungkin mereka tahu, hari itu pasti akan datang.</span></div>
<div style="text-align: justify;"><span style="color: #666699;"><span style="text-decoration: line-through;">Mungkin,</span> aku juga.</span></div>
<div style="text-align: justify;"><span style="color: #666699;"> </span></div>
<hr style="text-align: justify;" />
<p style="text-align: justify;">Min. Dia sudah di coffee shopku, sejak pagi. Membuat kartu.</p>
<p style="text-align: justify;">Kulitnya tampak lebih gelap. Rambutnya semakin panjang. Dan ia tampak serius.</p>
<p style="text-align: justify;"><span id="more-865"></span></p>
<p style="text-align: justify;">‘Dia pasti menyukainya. Dia akan pura-pura memarahiku, namun ia akan menyukainya.’ Katanya sambil mengunyah cookies.</p>
<p style="text-align: justify;">Aku memandangnya dengan penasaran.</p>
<p style="text-align: justify;">‘Aku, mau membuat kartu.’ Jawabnya. ‘Ulang tahun.’</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">‘Oh oh.’ Aku mengangguk. ‘Take your time…’</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Aku, Keira sibuk dengan tamu coffee shopku.</p>
<p style="text-align: justify;">Aku duduk di depan Min. Aku didalam coffee bar, dan Min tepat didepanku. Menikmati lagu yang diputar dalam music playerku.. Aroma kopi, membuatku rileks dan sangat nyaman, mengobrol dengan Min. Menemani Min menunggu. Menunggu waktu untuk mencari orang itu. Waktu yang paling tepat.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Kita mengobrol banyak sekali. Aku dan Min. Aku, Keira, duduk di coffee shop, bukan menjadi cerita, kali ini dan sepertinya wanita didepanku, yang sedang sibuk dengan photoshopnya, yang akan menjadi cerita kali ini.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Aku melirik ponsel ditanganku. Tidak ada pesan. Aku menyukai pesan darinya.</p>
<p style="text-align: justify;">Mengangkat tangan, menekuknya di meja. Melamun.</p>
<p style="text-align: justify;">Biasanya, di kepalaku, akan muncul dentingan dentingan piano dan melamun akan tambah menyenangkan. Mungkin ini penyebab terutama aku diusir dari kelas. Benar benar diusir. Diusir&#8230;</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Ah, hari ini, aku teringat sebuah cerita.</p>
<p style="text-align: justify;">Sesuatu tentang tentang pengusiran semena-mena itu.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Aku, duduk diantara teman-teman. Baris pertama, aku ingat. Note : baris pertama. Maka, aku, duduk face to face dengan dosen itu. Adalah kesalahanku, jika menatap dosen, aku akan menatapnya tanpa banyak berkedip. Biasanya dosen yang wanita, tidak akan terlalu peduli. Biasanya dosen yang cowo akan bertanya langsung, apa ada yang salah dengan penampilannya. Dan dosen ini, langsung menanyakan pertanyaan. Pertanyaan tentang sesuatu tentang tahun berapa bangsa dijajah oleh bangsa siapa. Hasilnya, aku diusir dari kelas. Minggu depannya juga kembali diusir.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Lupakan soal Keira-diusir-dari-kelas.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Dan hal itu, membawaku ke ingatan lainnya, aku ingat, aku selalu mengirimkan pesan pada Ben, waktu itu. Apapun hal yang terjadi. Bahkan satu menit setelah aku keluar meninggalkan kelas, aku mengeluarkan ponsel dan mengirimkan padanya satu pesan singkat. Bahwa aku diusir dari kelas.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Dan dia selalu membalas pesanku.</p>
<p style="text-align: justify;">Tentu saja, kali ke tiga, aku meninggalkan kelas tanpa perlu diusir. Aku lulus mata kuliahnya dengan A. OF COURSE.</p>
<p style="text-align: justify;">Lupakan, lupakan, sangat tidak penting. Soal diusir, Ben dan lain-lain. Membosankan.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Min mulai menghabiskan persediaan cookies-ku.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Dan dia, Min, mulai bertanya di mana aku menyimpan lilin-lilin hijau-ku.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">***</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Beberapa jam kemudian, aku melihat kartu yang dibuat Min, sudah mulai sempurna. Sangat sederhana, sebetulnya. Namun, aku melihat kata-kata yang ditulisnya, dan tersenyum.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Aku mengisi kembali gelasnya.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Dan aku terkejut, saat ada windbell, seseorang membawa masuk sebuah bingkisan besar. Berat. Dan itu ditujukan bukan untukku.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">‘Kei, Kei, untukku.’ Dia, Min menyambar bingkisan itu, meletakkan kotak itu di kursi disampingnya dan dengan cueknya kembali menatap layer monitornya. Aku tersenyum, menandatangani bukti, dan kembali ke coffee bar.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">‘Aku meminta dikirim ke coffee shop-mu, Kei. Hehe.’ Katanya ceria.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">***</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Tentang ulang tahun. Aku tersenyum. Menulis beberapa cacatan pembelian coffee shop, tersenyum memikirkan itu.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;"><a href="http://www.sabdaspace.org/double_esspresso_heart_joli" target="_blank">Joli.</a> Aku teringat akan ulang tahunnya. Akankah semua harapannya sudah terjadi tahun ini? Atau akankah harapannya sudah berubah? Semua itu tinggal dalam ingatan, hal yang dulu ada. Jika berubah, aku menyambutnya dengan sukacita. Aku merindukan wanita itu di coffee shopku. Dia baik-baik saja. Aku kembali pada jurnal-ku.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Aku menatap ke luar. Jalanan mulai basah. Langit berubah. Hujan, ternyata.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Aku melihat Min, takut rencananya mungkin terganggu karena hujan. Ternyata ia tidak terpengaruh. Tidak ada kekecewaan di raut wajahnya. Ulang tahun yang romantis, then. Hujan. Aku membantunya menyusun lilin-lilin itu. Tamu-tamu sibuk dengan pikiran dan dengan apapun yang dibawa ke double espresso saat mereka datang.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">‘Hujan Kei, mereka mungkin ga datang. Hanya kami berdua.’ Katanya. ‘Boleh aku yang mengunci coffee shop malam ini?’ Tanya Min.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Aku memberikan kunci-ku padanya.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Aku Keira, akan membiarkan hal hal romantis terjadi dalam coffee shopku. Aku tidak akan menghalangi. Aku tahu Min berusaha membuat ini dengan usaha dan ukurannya, yang bagi dia paling berarti. Aku tidak akan mengerti, orang lain tidak, namun dia, min berharap dia mengerti.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Dan sementara, aku akan kembali ke rumahku, dengan susu hangat dan buku yang belum selesai kubaca. Mungkin berharap Glass akan mengirimiku pesan. Yah, itu ide yang cukup bagus untuk malam ini.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">***</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Aku menatap jam di dinding kamar. Tersenyum.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Aku akan menceritakan padamu, bagaimana coffee shop-ku pada malam hari.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Ah…</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Cahaya lampu dari jalan, berwarna kuning. Kamu akan membayangkan cahaya kuning yang lembut. Sedikit akan menyinari ke dalam coffee shopku, dan menciptakan bayangan yang dramatis&#8230; Ungu tidak akan terlihat jelas pada malam hari karena lampu. Dari tempat duduk Min dan Van, mereka akan menatap sinar kekuningan, dan mereka akan dengan jelas melihat tetesan hujan yang jatuh. Jalanan akan makin sunyi. Dan di dalam coffee shop akan terasa sangat dingin.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Min mungkin akan menyilangkan kakinya, sesuai kebiasaannya, menekukkan tangan seperti yang suka kulakukan, dan mendengarkan pria didepannya bercerita.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Lilin yang hijau di sekeliling mereka, mungkin mereka akan mendengarkan saxophone cartel, atau oldies 70-an, aku harap mereka bisa mencarinya sendiri di rak.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Coffee shop adalah tempat yang paling nyaman untukku, aku harap cukup nyaman untuk mereka berdua, merayakan malam mereka, malam ini. Suara mereka memenuhi coffee shop. Tidak akan ada yang mendengarkan.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Aku? Apa yang aku harapkan? Aku harap mereka akan baik-baik mengingat waktu mereka saat ini. Aku harap, apapun harapan mereka, akan ada jalan dibukakan untuk itu. Walau ada hari hari dimana harapan itu berubah, mereka memulai harapan itu dari malam ini.</p>
<h3 style="text-align: justify;"></h3>
<h3 style="text-align: justify;">Captured!</h3>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Ponselku bergetar.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Aku selalu menyukai pesan.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Dan… Um…, nampaknya malam ini, aku tidak akan menyelesaikan buku yang terbuka didepanku.</p>
<p style="text-align: justify;"><em> </em></p>
<p style="text-align: justify;"><em> </em></p>
<h2 style="text-align: justify;"><span style="color: #666699;"><em>Happy birthday. Welcome to their another wishes.</em></span></h2>
<p style="text-align: justify;"><em> </em></p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">
<hr style="text-align: justify;" />
<h2 style="text-align: justify;"><span style="color: #666699;">&#8220;And the cards&#8230; &#8220;</span></h2>
<p style="text-align: justify;"><img src="http://farm5.static.flickr.com/4072/4649073157_2c63e49b85.jpg" alt="1" width="500" height="375" /></p>
<p style="text-align: justify;">
<hr style="text-align: justify;" />
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;"><img src="http://farm5.static.flickr.com/4039/4649695098_43a6d3efd6.jpg" alt="2" width="500" height="375" /></p>
<p style="text-align: justify;">
<hr style="text-align: justify;" />
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;"><img src="http://farm5.static.flickr.com/4067/4649696568_88fb18ff3a.jpg" alt="3" width="500" height="375" /></p>
<p style="text-align: justify;">
<hr style="text-align: justify;" />
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;"><img src="http://farm5.static.flickr.com/4004/4649697848_75576d51f4.jpg" alt="4" width="500" height="375" /></p>
<p style="text-align: justify;">
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://minmerry.com/2010/05/29/double-esspresso-capture-of-wish.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Double Esspresso &#8211; Always On My Mind</title>
		<link>http://minmerry.com/2010/05/07/double-esspresso-always-on-my-mind.html</link>
		<comments>http://minmerry.com/2010/05/07/double-esspresso-always-on-my-mind.html#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 07 May 2010 09:40:40 +0000</pubDate>
		<dc:creator>minmerry</dc:creator>
				<category><![CDATA[Double Esspresso]]></category>
		<category><![CDATA[keira]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://minmerry.com/?p=827</guid>
		<description><![CDATA[97PMVK8RAHCF
Little things I should have said and done 
I just never took the time 
You were always on my mind 
 
Perasaan rindu… itu membuatku memejamkan mata lebih lama, merasakan kehangatan yang ditimbulkan dan  kenangan yang memberi penghiburan. Aku menyukainya. Sungguh.



Angin sore itu membelai wajah dan rambutku. Aku malas membuka mata ini. Ingin merenung. [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<address style="text-align: justify;"><span style="color: #ffffff;"><strong>97PMVK8RAHCF</strong></span></address>
<address style="text-align: justify;"><span style="color: #808000;">Little things I should have said and done </span></address>
<address style="text-align: justify;"><span style="color: #808000;">I just never took the time </span></address>
<address style="text-align: justify;"><span style="color: #808000;">You were always on my mind </span></address>
<address style="text-align: justify;"><img src="http://farm5.static.flickr.com/4015/4586351844_4a9da46ed8.jpg" alt="always on my mind" width="200" height="184" /> </address>
<h5 style="text-align: justify;">Perasaan rindu… itu membuatku memejamkan mata lebih lama, merasakan kehangatan yang ditimbulkan dan  kenangan yang memberi penghiburan. Aku menyukainya. Sungguh.</h5>
<p style="text-align: justify;">
<hr style="text-align: justify;" />
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Angin sore itu membelai wajah dan rambutku. Aku malas membuka mata ini. Ingin merenung. Sepertinya tidak akan ada waktu yang lebih tepat lagi selain waktu ini.</p>
<p style="text-align: justify;"><span id="more-827"></span></p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Saat-saat seperti ini sering muncul. Saat-saat aku membayangkan, merenungkan atau menikmati hal-hal yang berlalu dihadapanku. Saat-saat dimana aku memejamkan mata,dan aku bisa dengan mudah membayangkan banyak hal. Mungkin itu karena aku (pernah) cukup banyak waktu saat di dalam sana? Di dalam kegelapan dan dunia yang aman. Dunia gelap tempat aku bersembunyi, hanya makan dan tidur. Ehm, mungkin bermain-main sebentar… hingga berbulan-bulan lamanya.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Sejak dulu, mum menyukai rambut panjang, poni yang jatuh menyentuh alis… Aku tersenyum mengingat ia masih menyukai boneka yang serupa. Ia hampir tak terlihat rapuh. Glass bahkan menyebutnya gigih. Namun ia menyukai boneka. Aku tersenyum. Menatap cangkir hangat didepanku. Aku duduk di depan coffee shop. Tidak di dalam coffee bar-ku malam ini. Di depan coffee shop. Dibawah paying mungil, dengan meja dan kursi yang senada.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Aku mencoba mengingat, apa lagi yang ia suka?</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Ia sungguh senang memaksa. Oh ya, ia memaksaku membawa jaket hujan setiap hari ke sekolah. Dan aku yakin, hanya aku satu –satunya anak yang ingat membawa jaket hujan ke sekolah. Satu kali, aku memakainya, dan guru bahasa inggrisku menghampiriku dan berhata, ‘You’re so cute…’ Aku berlari ketika ia berkata begitu, oh come on, mana ada guru bahasa inggris yang berkata begitu pada muridnya? Terutama padaku, Keira yang nyaris tak pernah berbicara saat pelajarannya. Hasilnya aku berlari menerobos hujan dan masuk ke dalam mobil. Aku yakin dia tertawa.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Saat aku mulai menyukai memakai sepatu kulit ke sekolah, aku bangun setiap pagi jam 5.15. Dia tahu aku mual jika disodorkan makanan berat atau berminyak pagi-pagi begitu. Maka ia menyiapkan bubur, berarti jam empat dia sudah bangun. Hampir tiap pagi ia menyodorkan kopi untukku. Thanks mom for raising a coffeeaholic. Kopi hangat pekat. Tanpa susu. Kadang ia takut kalsium ditulangku habis, maka ia sodorkan 2 gelas, segelas susu dan segelas kopi. Oh, tentu saja itu harus dihabiskan. Saat aku siap, di depan pintu sudah tergantung tempat botol air mineral (green one) yang akan ku bawa ke sekolah.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Aku membawa kunci kemanapun aku pergi. Dan aku akan membutuhkannya setiap hari pulang dari sekolah. Meski sangat yakin putrinya ga akan diculik, tepat jam 1.20 siang, dia akan menelepon sekitar 15 detik, untuk memastikan aku sudah sampai dirumah. Ia tidak akan mengomel, jika setelah makan siang, tanpa mengganti seragam, aku akan langsung tidur siang. Mum tidak akan menelepon lagi, karena tau jam begitu aku akan menonton cartoon, drama, music TV, hingga aku tertidur.</p>
<p style="text-align: justify;">Sejuk. Maksudku, angin sore ini.</p>
<p style="text-align: justify;">Aku meneguk espresso, cangkirku, dengan sedikit tersenyum. Aku tidak menikmati rasa pahitnya. Aku menikmati sedikit kenangan sore itu.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;"><em> </em></p>
<p style="text-align: justify;"><em>Itu waktunya pulang? Dia akan mengomentari banyak hal. </em></p>
<p style="text-align: justify;"><em>Ah, tamu. Kembali ke bisnis, Keira. </em></p>
<p style="text-align: justify;">Satu hal tentang coffee bar, aku menyukai keberadaanku di daerah yang sangat aku kenali. Gelas, gula, kopi, dengan mudah tubuhku bergerak memenuhi kebutuhanku. Tanganku akan mudah meraih apa yang kubutuhkan, dan aku tahu persis letaknya, di coffee bar ini.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Aku mengambil shaker. Memasukan air dingin, kopi instant dan gula. Mengocoknya. Sensasi dingin terasa menyenangkan di telapak tanganku. Ah, es batu. Ini bagian kesukaanku. Gelas kaca yang bundar datar, es batu yang keras dan besar. Uap dingin terlihat saat aku menuangkan frappe itu ke dalam gelas. Sedotan pendek yang manis, dan daun mint. Aku tergoda untuk menambahkan cinnamon.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Selanjutnya? Um, croissant? Tidak, aku tidak membuat croissant. Aku membelinya. Croissant panas dan hangat. Coklat akan meleleh dari bagian tengahnya. Yeah. Meleleh.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Serbet.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Aku mengantarkan itu ke meja tamu. ‘Silakan.’</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Tamu itu menutup korannya, membalas senyumku. Aku melangkah kembali ke coffee bar.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Aku memutar lagu lama. Oh benar benar lama. Lagu yang entah kenapa menambahkan satu perasaan yang kucari hari ini.</p>
<address style="text-align: justify;"><span style="color: #808000;">Little things I should have said and done ,</span></address>
<address style="text-align: justify;"><span style="color: #808000;">I just never took the time</span></address>
<address style="text-align: justify;"><span style="color: #808000;">You were always on my mind</span></address>
<address style="text-align: justify;"><span style="color: #808000;">You were always on my mind</span></address>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Sambil membaca novel terbaruku, sore itu perlahan berlalu, dan terasa menyenangkan.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Windbell.</p>
<p style="text-align: justify;">Angin yang masuk seiring dengan pintu dibuka, seolah mengantarkan satu kesegaran baru. Intro pada lagu yang sedang diputar di music player, terdengar lembut.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Ia berdiri, melihat papan menu di dinding. Cukup lama.</p>
<p style="text-align: justify;">‘Bingung mau memilih apa?’ Tanyaku ramah.</p>
<p style="text-align: justify;">Dia mengangguk.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">‘Sakit maag?’ Tanyaku lagi.</p>
<p style="text-align: justify;">Dia menggeleng.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Wajar, untuk seusianya, dia tidak nyaman langsung bertanya. Dia memegang buku sejarah dunia. Ah, ujian akhir?</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">‘Jika kamu memiliki masalah dengan maag, aku akan menyarankan coklat atau sesuatu dengan susu.’ Saranku.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">‘Bukan untukku.’ Jawabnya manis.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">‘Baiklah, segelas latte mungkin paling aman?’ Senyumku bertambah lebar.</p>
<p style="text-align: justify;">Dia mengangguk.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Aku mengambil cangkir take away, memasukan latte hangat, menutup. Memasukan cangkir, sedotan, tissue ke dalam kantung kertas. Menyerahkan latte itu pada gadis itu.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">‘Dan dua donut gratis. Bonus untuk yang sedang ujian.’ Aku mengedipkan mata.</p>
<p style="text-align: justify;">‘Hati-hati saat pulang ke rumah.’</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">‘Thanks.’</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Aku hendak menata kembali peralatanku, namun gadis itu berbalik dan berkata. ‘Untuk mom. Dia akan ke kota lain lagi malam ini. Berkerja, kamu tahu… Aku ingin dia tetap merasa hangat saat di dalam perjalanannya. Dan aku kesini. Ini sesuai yang kubutuhkan. Latte hangat.’ Dia mengangkat gelas latte itu.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">… Ah, beruntung. Jangan pikirkan apa maksudku.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Memeriksa ponselku. Mum.</p>
<p style="text-align: justify;">Aneh, jika saat ini merindukannya. Aneh, saat ini merasa gadis itu beruntung. Aneh, rasanya semua yang berlalu hari ini, mengingatkan aku padanya. Mum. Aku menyimpan ponsel itu kembali ke dalam saku celemek.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">…</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;"><em>Baiklah Keira, akuilah kamu rindu</em>. Kataku pada diri sendiri.</p>
<p style="text-align: justify;">Beberapa jam kemudian, tamu mulai satu persatu pulang. Coffee shop terasa sunyi. Hayden pamit beberapa menit yang lalu.</p>
<p style="text-align: justify;">Setelah memastikan semua beres, dan mengunci pintu…</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Aku mengeluarkan ponsel dan menekal speed dial. 1.</p>
<p style="text-align: justify;">‘Glass. He eh. Ya, bisa mengantarkan aku ke satu tempat?’ Dia terdengar sibuk.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">‘Ya, jika kamu sibuk, aku bisa menyetir sendiri.’</p>
<p style="text-align: justify;">‘Ya, aku ingin kamu ikut denganku.’ Jawabku lagi.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">‘Ya, kalo begitu, aku menyetir sendiri.’ Kataku.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">‘Yep.’</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Meraih tas-ku. <em>Perjalanan panjang kembali kerumah</em>, pikirku dalam hati.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">***</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Sampai di sana, sudah cukup malam. Angin yang dingin menyapaku. Basah. Hujan. Bau daun dan tanah memenuhiku. Bunyi gemersik yang ditimbulkan sepatuku saat melangkah. Aku tersenyum.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Ayunan. Rumah kayu yang cantik. Saat aku sedih, aku akan duduk di ayunan kayu ini, dan aku ingat Dad dulu menghampiri dan duduk disampingku. Dari tempatku berdiri, aku melihat tangga yang langsung menuju ke jendela kamarku. Aku tidak pernah memakainya. Aku takut ketinggian.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Rumah itu gelap. Lampu sudah dimatikan. Hampir tengah malam, saat aku sampai. Aku melangkah masuk ke rumah itu.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Aku masih menyimpan kunci.</p>
<p style="text-align: justify;">Dengan perlahan aku membuka pintu, dan lampu. Menuju dapur. Ruangan dalam seketika menjadi terang. Tidak ada siapapun. Mum sudah pasti tidur. Mungkin bersama Joana.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Aha. Susu dingin dalam kulkas. Ini kesukaanku. Juga kesukaan Joana?</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Perlahan aku memanjat tangga menuju kamar itu. Dengan memegang segelas susu.</p>
<p style="text-align: justify;"><em>Tertidur dengan baik. Kelelahan karena mengurus semuanya sendirian, mum? </em>Tanyaku dalam hati. Joana tidur disampingnya. Cantik dan mempesona.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Aku tutup kembali pintu itu.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Kembali ke dapur. Mencuci gelas yang aku gunakan, meletakkan scratch book yang ku selesaikan minggu lalu di meja, dan setangkai mawar. Putih.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">‘Love u, Mum.’</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Helaan napas. Aku menghela napas… Legakah?</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">‘Aku akan kembali.’</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Dan aku menutup lampu. Membiarkan semua kembali seperti semula. Menutup pintu, dan masuk kembali ke mobilku. Ada kelegaan dan kerinduan yang tidak terobati walau aku sudah kembali. Kerinduan dan kelegaan yang menemaniku dalam perjalanan ke Pearl City.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Aneh, aku pikir aku akan menemukan kelegaan, namun kerinduan itu bertambah dan kelegaan itu bahkan tidak terasa.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Berjam-jam dalam perjalanan pulang. Pikiranku penuh dengan hal-hal yang hampir aku lupakan. Aku melalui waktu yang mengantarkan aku kembali ke Pearl City.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Aku melirik jam didashboard. 05.10. Glass sudah bangun, pikirku. Butuh 15 menit untuk sampai di rumahnya.</p>
<p style="text-align: justify;">Aku mengetuk pintu itu.</p>
<p style="text-align: justify;">‘Hai.’ Aku tersenyum.’</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">‘Senyumu mencurigakan.’ Dengan kaos dan celana training. Dia baru akan berlari pagi. ‘Ayo masuk.’ Meraih tanganku masuk ke dalam rumahnya.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">‘Ah, tidak tidur semalaman Glass…’ Aku bergelung di sofanya. Nyaman sekali. Aku meraih selimutnya, selimut yang kupakai saat menonton bersamanya hingga tengah malam.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Memutar Mp3, memasang ear phone.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">‘Aku akan berlari sekitar satu jam. Kamu disini saja.’ Dia menepuk bahuku, dan mengecup dahiku. Menyentuh rambut yang jatuh di pipiku.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">‘Hm hm.’ Jawabku seadanya.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Aku mendengar samara suara pintu ditutup. Menutup mata, dan mendengar lagu yang sama diputar ulang, berulang-ulang.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Another way to sleep.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">
<address style="text-align: justify;"><span style="color: #808000;">Maybe I didn&#8217;t treat you ,</span></address>
<address style="text-align: justify;"><span style="color: #808000;">Quite as good as I should have<br />
Maybe I didn&#8217;t love you ,</span></address>
<address style="text-align: justify;"><span style="color: #808000;">Quite as often as I could have</p>
<p></span> </address>
<address style="text-align: justify;"><span style="color: #808000;">Little things I should have said and done ,</span></address>
<address style="text-align: justify;"><span style="color: #808000;">I just never took the time<br />
You were always on my mind</span></address>
<address style="text-align: justify;"><span style="color: #808000;">You were always on my mind</p>
<p>Maybe I didn&#8217;t hold you ,</p>
<p></span> </address>
<address style="text-align: justify;"><span style="color: #808000;">All those lonely, lonely times<br />
And I guess I never told you ,</span></address>
<address style="text-align: justify;"><span style="color: #808000;">I&#8217;m so happy that you&#8217;re mine</p>
<p>If I made you feel second best</p>
<p></span> <span style="color: #808000;"><br />
Girl I&#8217;m so sorry I was blind<br />
You were always on my mind<br />
You were always on my mind</p>
<p>Tell me, tell me that your sweet love hasn&#8217;t died</p>
<p></span> <span style="color: #808000;"><br />
Give me, give me one more chance to keep you satisfied, satisfied</p>
<p>Little things I should have said and done</p>
<p></span> <span style="color: #808000;"><br />
I just never took the time<br />
You were always on my mind<br />
You were always on my mind<br />
You were always on my mind</span></address>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Aku ingat… Dia memaksaku mengingat obat-obat yang akan aku butuhkan. Lima kali terkapar karena masalah lambung, sangat membuatnya terkejut.</p>
<p style="text-align: justify;">Aku ingat… Dia meraih, dan membawaku keluar dari sekolah. Ketika rumah disamping sekolah mulai terbakar. Tidak terlambat. Ia tidak pernah terlambat.</p>
<p style="text-align: justify;">Aku ingat… Dia berjuang melawan Herpesnya, saat semua dokter mengatakan tidak tertolong lagi. Dia tetap bangun pagi, tetap menyediakan sarapan, dan ia sembuh. She never told me.</p>
<p style="text-align: justify;">Aku tahu… Dia masih tetap takut, aku tidak akan pulang.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Bagian dirinyalah yang terbesar didalam dirimu, Keira… Kataku pada diri sendiri.</p>
<p style="text-align: justify;">
<address style="text-align: justify;"><span style="color: #808000;">And I guess I never told you ,</span></address>
<address style="text-align: justify;"><span style="color: #808000;">I&#8217;m so happy that you&#8217;re mine</span></address>
<address style="text-align: justify;"><span style="color: #808000;">You were always on my mind</span></address>
<address style="text-align: justify;"><span style="color: #808000;">You were always on my mind</span></address>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">
<h5 style="text-align: justify;">Perasaan rindu… itu membuatku memejamkan mata lebih lama, merasakan kehangatan yang ditimbulkan dan kenangan yang memberi penghiburan. Aku menyukainya. Sungguh.</h5>
<p style="text-align: justify;">
<h4 style="text-align: justify;">Always on my mind.</h4>
<p style="text-align: justify;"><img src="http://farm5.static.flickr.com/4018/4585786635_04f0dbf578.jpg" alt="Pturk_White_Lily_LE140" width="236" height="301" /></p>
<p style="text-align: justify;">
<hr style="text-align: justify;" />
<p style="text-align: justify;">
<h4 style="text-align: justify;">Happy Mother&#8217;s Day, Mum.</h4>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;"><a title="Pturk_White_Lily_LE140 by min merry, on Flickr" href="http://www.flickr.com/photos/48442411@N06/4585786635/"><br />
</a></p>
<p style="text-align: justify;"><img src="http://farm3.static.flickr.com/2730/4435183219_0fef6c6e97.jpg" alt="logo min besar" width="190" height="117" /></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://minmerry.com/2010/05/07/double-esspresso-always-on-my-mind.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Double Esspresso &#8211; Messages</title>
		<link>http://minmerry.com/2010/04/06/double-esspresso-messages.html</link>
		<comments>http://minmerry.com/2010/04/06/double-esspresso-messages.html#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 06 Apr 2010 07:42:27 +0000</pubDate>
		<dc:creator>minmerry</dc:creator>
				<category><![CDATA[Double Esspresso]]></category>
		<category><![CDATA[double esspresso series]]></category>
		<category><![CDATA[keira]]></category>
		<category><![CDATA[This is My Fathers World Hymn]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://minmerry.com/?p=724</guid>
		<description><![CDATA[
Any message for me today?
Setiap hari, semua akan berjalan seperti sebagaimana seharusnya hari itu berjalan seperti sebelum-sebelumnya. Um&#8230; Sepertinya aku salah.

Kadang itu terdengar seperti audiophile, yang menyanyikan lagu yang kamu kenal, lagu yang menceritakan tentang kamu. Suara yang jernih, audiophile. Menceritakan, menekankan pesan dalam lagu. Hanya dengan satu atau dua instrument yang mengiringi. Jelas. Dan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><img src="http://farm5.static.flickr.com/4033/4496231570_e45ef1590b.jpg" alt="Messages" width="258" height="237" /></p>
<h4 style="text-align: justify;"><span style="color: #808000;"><em>Any message for me today?</em></span></h4>
<p style="text-align: justify;">Setiap hari, semua akan berjalan seperti sebagaimana seharusnya hari itu berjalan seperti sebelum-sebelumnya. <em>Um&#8230; Sepertinya aku salah.</em></p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Kadang itu terdengar seperti <em>audiophile</em>, yang menyanyikan lagu yang kamu kenal, lagu yang menceritakan tentang kamu. Suara yang jernih, <em>audiophile</em>. Menceritakan, menekankan pesan dalam lagu. Hanya dengan satu atau dua instrument yang mengiringi. Jelas. Dan bagiku itu terdengar sedikit menyedihkan. Dan itu terdengar, setelah semuanya itu berlalu.</p>
<p style="text-align: justify;">Entahlah.</p>
<hr />
<p style="text-align: justify;">Manusia meninggalkan kesan. Dan itu adalah pesan.</p>
<p style="text-align: justify;">Setidaknya, itu menurutku. Dan, manusia selalu membuat pesan. Manusia selalu menerima pesan.</p>
<p style="text-align: justify;">Dan, aku harap, selalu ada pesan ditinggalkan untukku.</p>
<p style="text-align: justify;">Harus ada pesan untukku. Harus ada.</p>
<p style="text-align: justify;"><span id="more-724"></span></p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">***</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Aku duduk didepannya. Aku di dalam <em>coffee bar</em>. Dan ia didepanku. Tanpa menyentuh cangkir didepannya sedikitpun. Ia melipat tangannya. Aku melihat dirinya yang tidak berhasil memunculkan sosok tegar yang ia ingin tunjukkan.</p>
<p style="text-align: justify;">Steve, seorang teman. Seorang sahabat.</p>
<p style="text-align: justify;">‘<em>I heard</em>, Steve.<em> Deepest condolences…</em>’</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Dia mengangguk. ‘Thanks. <em>You know</em>, Dia mengajakku makan malam. Memintaku untuk tidak membuat janji. Aku menepatinya, aku memilih menemaninya.’</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Aku berusaha tidak menatap matanya. Aku tidak terbiasa menatap mata orang lain. Terutama, jika ada air mata yang hampir tumpah di sana. Aku menatap cangkir didepannya. Secangkir kopi yang sudah dingin.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Beberapa kali <em>windbell</em> berbunyi. Aku memilih untuk duduk dan menemani Steve. Hayden membantuku. Aku tidak ingin meninggalkan Steve. Hayden melambaikan tangan padaku, menyampaikan bahwa ia akan menangani tamu <em>coffee shop</em> malam ini. Aku tersenyum, berterimakasih padanya.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">‘Meski mungkin ini terdengar klise, S, tapi aku tahu<em> how bad it feels</em>.’Kataku. ‘<em>And nothing gonna change it. Sorry</em>.’</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">‘Dia pulang, bercanda, semua berjalan biasa-biasa saja.’</p>
<p style="text-align: justify;">‘Dia tidak menunjukkan apa-apa. Tidak mengatakan apa-apa.’</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Aku bangkit dan memeluknya dari tempatku duduk. Dia mencengkram lenganku hingga aku kesakitan. Aku berduka untuknya. Aku tak ingin duka itu tinggal dan menjadi bagian hidupnya. Namun apa pun harapanku, itu bukan sesuatu yang sanggup kulakukan.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">‘Ia sempat berebut kamar mandi dengan <em>mom</em>. <em>U know…</em>’ Ia berhenti cukup lama sebelum melanjutkan. ‘Dia beristirahat. Aku tidak tahu <em>channel</em> apa yang ia tonton sambil berbaring. Aku tidak tahu kapan ia tertidur.’</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">‘Mom memanggilnya, mengguncang tubuhnya karena ia tidak menjawab.’</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">‘<em>I’m so sorry</em>.’ Kataku padanya.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Dia menutup wajahnya dengan kedua tangannya. ‘<em>Its… nothing I can do</em>.’</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Hayden memainkan sebuah lagu dengan piano di sudut <em>coffee shop.</em> Entah kenapa, waktu ini, saat ini, moment ini, lagu itu terasa tepat. Terasa menghibur hati.</p>
<p style="text-align: justify;">
<h5 style="text-align: justify;"><span style="color: #800080;">This Is My Father&#8217;s World</span></h5>
<h5 style="text-align: justify;"><span style="color: #993366;"><strong>Text: Maltbie D. Babcock</strong></span></h5>
<h5 style="text-align: justify;"><span style="color: #993366;"><strong>Music: Trad. English melody; adapt. by Franklin L. Sheppard</strong></span></h5>
<h5 style="text-align: justify;"><span style="color: #993366;"><strong>Tune: TERRA BEATA, Meter: SMD</strong></span></h5>
<p style="text-align: justify;">
<pre style="text-align: justify;"><span style="color: #cc99ff;">1.      This is my Father's world, </span></pre>
<pre style="text-align: justify;"><span style="color: #cc99ff;">        and to my listening ears </span></pre>
<pre style="text-align: justify;"><span style="color: #cc99ff;">        all nature sings, and round me rings </span></pre>
<pre style="text-align: justify;"><span style="color: #cc99ff;">        the music of the spheres.  </span></pre>
<pre style="text-align: justify;"><span style="color: #cc99ff;">        This is my Father's world:  </span></pre>
<pre style="text-align: justify;"><span style="color: #cc99ff;">        I rest me in the thought </span></pre>
<pre style="text-align: justify;"><span style="color: #cc99ff;">        of rocks and trees, of skies and seas; </span></pre>
<pre style="text-align: justify;"><span style="color: #cc99ff;">        his hand the wonders wrought.</span></pre>
<pre style="text-align: justify;"><span style="color: #cc99ff;"> </span></pre>
<pre style="text-align: justify;"><span style="color: #cc99ff;">2.      This is my Father's world, </span></pre>
<pre style="text-align: justify;"><span style="color: #cc99ff;">        the birds their carols raise, </span></pre>
<pre style="text-align: justify;"><span style="color: #cc99ff;">        the morning light, the lily white, </span></pre>
<pre style="text-align: justify;"><span style="color: #cc99ff;">        declare their maker's praise.  </span></pre>
<pre style="text-align: justify;"><span style="color: #cc99ff;">        This is my Father's world:  </span></pre>
<pre style="text-align: justify;"><span style="color: #cc99ff;">        he shines in all that's fair; </span></pre>
<pre style="text-align: justify;"><span style="color: #cc99ff;">        in the rustling grass I hear him pass; </span></pre>
<pre style="text-align: justify;"><span style="color: #cc99ff;">        he speaks to me everywhere.</span></pre>
<pre style="text-align: justify;"><span style="color: #cc99ff;"> </span></pre>
<pre style="text-align: justify;"><span style="color: #cc99ff;">3.      This is my Father's world.  </span></pre>
<pre style="text-align: justify;"><span style="color: #cc99ff;">        O let me ne'er forget </span></pre>
<pre style="text-align: justify;"><span style="color: #cc99ff;">        that though the wrong seems oft so strong, </span></pre>
<pre style="text-align: justify;"><span style="color: #cc99ff;">        God is the ruler yet.  </span></pre>
<pre style="text-align: justify;"><span style="color: #cc99ff;">        This is my Father's world:  </span></pre>
<pre style="text-align: justify;"><span style="color: #cc99ff;">        why should my heart be sad?  </span></pre>
<pre style="text-align: justify;"><span style="color: #cc99ff;">        The Lord is King; let the heavens ring!  </span></pre>
<pre style="text-align: justify;"><span style="color: #cc99ff;">        God reigns; let the earth be glad!</span></pre>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #cc99ff;"> </span></p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">***</p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #339966;"><em>Where to put all my memories?</em></span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #339966;"><em>Why they always keep continue and never stops?</em></span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #339966;"><em>Where the purpose i walk into?</em></span></p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Pertanyaan-pertanyaan yang tak pernah dapat kujawab. Dan ini pertanyaan yang tidak dapat Steve jawab saat ini.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">***</p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #808000;">Aku tahu aku tidak akan mendapatkan pesan yang ku cari. Aku tidak berada di samping ayah bertahun tahun lamanya. Sejak mum membawaku pergi tanpa bertanya apa yang kuinginkan. Bahkan jika ia bertanya, aku juga tidak mampu menjawab. Saat itu.</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #808000;"> </span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #808000;">Kepergiaannya, seperti yang kuharapkan terjadi. Setidaknya begitu.</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #808000;">Ia tertidur, dan paginya, ia masih juga tertidur.</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #808000;"> </span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #808000;">Aku tidak sempat berbicara padanya tentang apapun. Aku tidak ingat sampai dimana, apa yang sudah kuceritakan padanya. Aku tidak sempat mengomelinya tentang kebiasaannya mencuri-curi untuk merokok. Dia tidak batuk, katanya. Buat apa aku harus khawatir, menurutnya. Namun, ia sedang mencari perhatianku.</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #808000;"> </span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #808000;">Ada yang ingin ia sampaikan?</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #808000;">Ada yang ingin ia lakukan?</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #808000;">Ada yang ingin ia berikan?</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #808000;"> </span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #808000;">Aku tidak tahu.</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #808000;">Ia tertidur.</span></p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #808000;">Aku yang masih kecil. Biasanya mengucapkan, ‘Papa, Keira pergi bobo dulu ya. Bye-bye.’</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #808000;">Ia akan berkata, ‘Bye bye.’</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #808000;"> </span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #808000;">Ia tidak pernah membacakan aku cerita dongeng atau semacamnya. Namun ia ada.</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #808000;"> </span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #808000;">Dan aku kembali ke rumah ini, setahun yang lalu, membayangkan dimana ia duduk, membayangkan ia tidur. Itu tidak mudah.</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #808000;"> </span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #808000;">Apakah ia tahu ia akan pergi? Ia tidak tahu? Karena ia tidak meninggalkan pesan.</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #808000;"> </span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #808000;">Itu pikiranku setahun yang lalu. Mungkin masih, hingga saat ini.</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #808000;">Itu ceritaku.<br />
</span></p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">***</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;"><em>‘Treasure what you have now before its too late..’</em></p>
<p style="text-align: justify;">Ia mengatakan itu, dan perkataannya membuyarkan lamunanku.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">‘Steve, <em>we will never know</em>.’ Jawabku.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Itu hari ini.</p>
<p style="text-align: justify;"><em>Setiap hari, semua akan berjalan seperti sebagaimana seharusnya hari itu berjalan seperti sebelum-sebelumnya. Sepertinya aku salah.</em></p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">***</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #808000;">Dan ingatanku, kembali membawaku kembali pada malam itu. Salah satu malam diantara malam yang kuhabiskan di <em>Pearl City.</em></span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #808000;"> </span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #808000;">Malam yang sempurna, walau hujan. Malam dimana hanya ada aku, dan Glass. Di dalam <em>coffee shop</em>. Memandang hujan dari meja disamping dinding kaca <em>coffee shop</em>.</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #808000;"> </span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #808000;">‘Ayah, Ben, kepergian mereka adalah sesuatu yang akan aku ingat selamanya. Sebaliknya, aku membohongi diri sendiri, aku bisa melupakan mereka.’</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #808000;"> </span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #808000;">‘Tertidur, dan tidak pernah ada besok lagi untukku,’</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #808000;"> </span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #808000;">‘Aku berpikir, aku bisa menjadi <em>insomnia</em>.’ Aku tersenyum.</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #808000;"> </span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #808000;">‘Lalu, aku tetap tertidur, dan bangun keesokan harinya. Dua kali, memegang pisau dan menggoreskannya pada pergelangan tanganku. Sungguh. Hanya goresan kecil.’</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #808000;"> </span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #808000;">Glass menatap serius padaku.</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #808000;"> </span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #808000;">‘Lalu aku terlalu takut untuk membuat goresan lebih dalam. Mum mendapati goresan itu. Dan tidak bertanya.’</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #808000;"> </span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #808000;">‘Lalu aku berpikir, aku tidak mendapat kesempatan. Untuk sebuah pesan.’</span></p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #808000;"> </span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #808000;">Lalu malam itu berlalu. Hingga satu kali, Glass tersenyum padaku dan berkata, ‘Jika pesan itu ada? Untuk apa pesan itu, Kei?’</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #808000;">‘Bisa membuatmu merelakan mereka? Bisa membuatmu senang dengan kepergiannya? Bisa membuatmu melupakan mereka? Bisa membuatmu menerima?’</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #808000;"> </span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #808000;">Dia menghela napas.</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #808000;">‘Terimalah.’</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #808000;"> </span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #808000;">Aku menatapnya dengan kedua mataku. ‘Kadang perasaan rindu itu datang, dan aku merasa ingin membicarakannya.’</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #808000;"> </span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #808000;">‘Aku tahu.’ Jawabnya singkat.</span></p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">***</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">‘Menyangkal dan menuntut adalah hal termudah yang bisa aku lakukan saat berhadapan dengan hal diluar dugaanku. Kepergian. Itu juga.’</p>
<p style="text-align: justify;">‘Dan jika mereka yang pergi, harus meninggalkan pesan… Jika aku harus menerima pesan itu, dan mereka tetap harus pergi…, tidak ada bedanya.’</p>
<p style="text-align: justify;">Kataku padanya. Pada steve. Ini ceritanya. Ini pahit yang ia bawa, yang tidak akan dirasakan orang lain di <em>coffee shop </em>ini. Bukan bagianku, menulis apa yang terbaik untuknya.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">‘Aku berpikir, jika aku menerima pesan itu, dan karenanya, aku mampu merubah sedikit situasi, merubah kenyataan bahwa ia masih akan ada besok harinya. Masih ada saat ini. Jika aku tahu lebih dulu. Jika aku menerima pesan itu lebih dulu.’</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">‘Dan ternyata, itu tidak.’</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Steve meninggalkan <em>coffee shop </em>malam itu. Aku bukan orang yang tepat tempat ia berbagi semua kesedihannya, walau ia tahu mungkin aku bisa merasakan. Namun, aku bukan orang yang dia inginkan.</p>
<p style="text-align: justify;">Bahkan untuk membicarakan saja, itu bukan hal yang ia inginkan.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Biarlah begitu.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Jika ia ingin kembali, aku masih di <em>coffee shop.</em> Aku, atau segelas <em>espresso</em>, dia bisa memilih satu atau keduanya saat ia membutuhkan, jika ia kembali.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">***</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;"><em>A week has passed.</em></p>
<p style="text-align: justify;">Aku membaca pesan darinya.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">***</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">‘I know.’ Jawabku.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;"><em>Any message for me today?</em></p>
<p style="text-align: justify;">Tersenyum. Aku kembali pada layar komputerku.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">
<p><img src="http://farm3.static.flickr.com/2782/4461641329_f14119ae35.jpg" alt="logo min besar" width="350" height="216" /></p>
<h4><span style="color: #666699;">Note : A cup for violinist.</span></h4>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://minmerry.com/2010/04/06/double-esspresso-messages.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Double Esspresso &#8211; The Most</title>
		<link>http://minmerry.com/2010/03/25/double-esspresso.html</link>
		<comments>http://minmerry.com/2010/03/25/double-esspresso.html#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 25 Mar 2010 13:41:44 +0000</pubDate>
		<dc:creator>minmerry</dc:creator>
				<category><![CDATA[Double Esspresso]]></category>
		<category><![CDATA[double esspresso series]]></category>
		<category><![CDATA[keira]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://minmerry.com/?p=705</guid>
		<description><![CDATA[ May each song I have to sing
Be to You a lovely thing, in Your time
In His Time 
(Word And music by Diane Ball)



Satu hal yang aku kusukai di pagi hari. Pagi yang terlalu pagi bagiku untuk bangkit dari tempat tidur. Pagi yang bagiku, terbangun, dan menyadari ternyata terbangun lebih awal sebelum weker kecilku berdering. [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<h5 style="text-align: justify;"><span style="color: #666699;"> May each song I have to sing</span></h5>
<h5 style="text-align: justify;"><span style="color: #666699;">Be to You a lovely thing, in Your time</span></h5>
<h5 style="text-align: justify;"><span style="color: #666699;">In His Time </span></h5>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #800080;">(Word And music by Diane Ball)</span></p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;"><img class="alignnone" src="http://farm3.static.flickr.com/2716/4462524154_4d6132a9ca.jpg" alt="papan tulis blank" width="344" height="316" /></p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Satu hal yang aku kusukai di pagi hari. Pagi yang terlalu pagi bagiku untuk bangkit dari tempat tidur. Pagi yang bagiku, terbangun, dan menyadari ternyata terbangun lebih awal sebelum weker kecilku berdering. Saat aku bergelung dan menutup mata sebentar lagi, untuk merasakan dinginnya udara dan… tertidur sebentar lagi. Aku… menyukainya.</p>
<p style="text-align: justify;"><span id="more-705"></span></p>
<p style="text-align: justify;">Satu hal yang kusukai tentang berjalan menuju <em>coffee shop</em>, aku menyukai suara <em>heels</em> dari <em>boots</em> yang kupakai. Aku menyukai pandangan manekin-manekin yang terpajang di kaca-kaca etalase toko sepanjang perjalananku. Aku menyukai perasaan aku akan kembali. Kembali ke tempat yang paling aku sukai.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Bukankah itu menyenangkan. Maksudku, di tengah aku mencari apa arti hidupku atau pertanyaan rumit semacamnya. Bukankah itu menyenangkan, memikirkan apa yang aku sukai. Aku dan aku.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;"><em>Coffee shop</em> ungu itu. <em>Coffee shop</em> yang tepat di tengah kesibukkan orang-orang yang berjalan melewatinya setiap hari. Aku berharap <em>coffee shop</em> ini, juga adalah termasuk dalam deretan hal yang disukai orang di <em>pearl city</em>.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Windbell.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Aku memulai pagiku yang membosankan. Menukar bunga dalam gelas gelas kaca kecil. Bunga yang aku potong pendek. Bunga ungu. Oh ya, tentu, aku tidak tanggung tanggung dalam memilih warna. Jika itu ungu, maka semua adalah ungu.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Mengepel lantai dengan cairan pembersih beraroma lavender. Menyuci dan menyusun mug, cangkir dan gelas. Menyusunnya beradasarkan warna dan jenis. Memeriksa dalam lemari es, bahan yang harus dipesan atau apa aku mungkin membutuhkan tambahan. Semua orang menyebutkan itu rutinitas. Dan yang paling menyedihkan, rutinitas itulah yang membuat hidupmu berjalan dan normal.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Aku memandangi Hayden yang masuk. Tanpa menyapaku, dan langsung menghidupkan <em>laptop</em> di sudut mejanya.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Itu dia. Itu yang ia sukai dipagi hari. Pertama-tama ia akan membuka <em>e-mail.</em> (Mungkin ia masih berharap Melissa mengirimkannya email?) <em>Oke, I have to stop.</em> <em>Menggosipkan orang dalam pikiran? Apa yang sedang aku lakukan?</em> Dan setelah itu dia akan mengambil Koran dari mejaku, mengambil kopi dan mesin kopiku, mengambil sarapan dari mejaku dan baru akan menghiraukan aku saat ia selesai membalas semua email email itu.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">‘Kamu mengamati aku, Kei…’ Hayden mengaggetkanku.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;"><em>Baik</em>. Aku berbalik dan meneruskan menulis pesanan. Tidak <em>baik menatap pria, Hayden maksudku. Jika Glass, dia akan sangat menyukainya. Tulis pesanan Keira, benar sekali. </em>Aku menulis pesanan.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Aku menyukai biji kopi yang harum. Aromanya yang pekat dan harum.</p>
<p style="text-align: justify;">Aku menyukai crema yang muncul saat kopi di extract dari mesin.</p>
<p style="text-align: justify;">Crema berwarna kecoklatan yang melapisi permukaan kopi.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Aku menyukai orang-orang yang duduk di coffee shopku, saat menikmati kopi mereka. Dan terlebih dari itu, aku menyukai kisah dibalik mereka semua.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">***</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">‘Kamu menyukai yang mana? Latte atau espresso?’ Aku bertanya pada Hayden.</p>
<p style="text-align: justify;">Ia menatapku aneh dan mengambil espresso dari tanganku, berlalu begitu saja.</p>
<p style="text-align: justify;"><em>‘Baik, kamu menyukai espresso dari pada Latte.’</em></p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">***</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">‘Hey, u came! Kamu menyukai Latte atau Espresso?’</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">‘Aku menyukai boots mu.’ Min menyengir dan menaikan satu alisnya. ‘Cool.’</p>
<p style="text-align: justify;">‘Dan&#8230; tidak, aku tidak suka memilih.’</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">‘Hayden memutuskan untuki membisu, namun ia memilih Espresso.’ Aku berkata, sekedar memberitahu.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">‘Formulir dan formulir. Aku mengisi formulir ini, lalu formulir yang lain. Boleh kah aku menumpang disini hingga malam?’ Min bertanya padaku, dan mengeluarkan puluhan kertas di depannya. Ia mengurutkannya dengan baik. Aku melihat logo logo pada kertas itu.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">‘Aku akan membuatkanmu sesuatu. Ingin makan?’</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">‘Ingin, tapi jangan buat aku memilih.’</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">***</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Aku memasang pertanyaan pada situs, dimana mereka semua juga melakukan hal yang sama denganku.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Dan jawaban pertama yang kudapat adalah Food. Makanan.</p>
<p style="text-align: justify;">Food, breath, books.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">‘Makanan, itu jawaban pertama, Min.’</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">‘Hm Hm…What is the point?’</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">‘Ayolah, pasti kamu memiliki apa yang paling kamu sukai?’ Tanyaku.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">‘Tentu. Aku ‘toh bukan autis atau semacamnya. Namun memikirkan itu, seperti membuat aku memilih. Dan aku tidak suka memilih. Banyak yang kusukai, dan jika harus menyebutnya satu satu, aku tidak punya waktu. Dan jika hanya menyebutkan beberapa, itu artinya aku harus memilih. Dan aku tidak suka memilih.’</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">‘Aku pikir, hanya aku disini yang agak “sakit” selama ini…’ Aku menggumam.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">‘Hm Hm.’ Ia kembali menulis dengan huruf huruf balok yang rapi.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">***</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">‘Glass<em>. Come on… Please…</em>’</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">‘Kei,<em> just sit here</em>,’ Dia menepuk sofa disampingnya. Mengajakku nonton dengannya. ‘Aku sudah menjawab hampir lima puluh pertanyaanmu malam ini. Ayolah, aku ingin kamu disini dan menemaniku nonton.<em> Come here, babe</em>.’</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Aku duduk disampingnya dan masih terus menatap board di tanganku. Board berisi pertanyaan pertanyaan yang ia susun hari ini.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">‘<em>Thanks for answer every question I asked.</em> Hanya penasaran, a<em>ctually. But somehow, its really addictive. To see the most loveable part of people though</em>t.’</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">‘<em>Something related to u</em>?’ Ia menggodaku.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">‘<em>Curious. And don’t try to relate all things to my darky mind</em>.’</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;"><em>‘Yes, you are. Darky girlfriend</em>.’</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;"><em>‘Fine.</em> Apakah kamu suka brad pitt?’</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">‘<em>Yes, if I gay</em>.’</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">‘<em>I agree</em>.’ Dan aku duduk menemaninya menonton hingga malam. Sofa, hanya berdua.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">***</p>
<h5 style="text-align: justify;"><span style="color: #800080;">In His time, in His time</span></h5>
<h5 style="text-align: justify;"><span style="color: #800080;">He makes all things beautiful</span></h5>
<h5 style="text-align: justify;"><span style="color: #800080;">Lord, please show me everyday As You’re teaching me Your way</span></h5>
<h5 style="text-align: justify;"><span style="color: #800080;">That You do just what You say, In Your time</span></h5>
<h5 style="text-align: justify;"><span style="color: #800080;">You make all things beautiful, in Your time</span></h5>
<h5 style="text-align: justify;"><span style="color: #800080;">Lord, my life to Your I bring</span></h5>
<h5 style="text-align: justify;"><span style="color: #800080;">May each song I have to sing</span></h5>
<h5 style="text-align: justify;"><span style="color: #800080;">Be to You a lovely thing, in Your time</span></h5>
<p style="text-align: justify;">
<h4 style="text-align: justify;"><span style="color: #993366;">In His Time (Word And music by Diane Ball)</span></h4>
<p style="text-align: justify;">
<h6 style="text-align: justify;"><span style="color: #666699;">Ecclesiates 3:11 God makes everything happen at the right time. Yet none of us can ever fully understand all he has done, and he puts questions in our minds about the past and the future.</span></h6>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">***</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">‘How about u? Apa yang kamu sukai?’ Ia bertanya padaku.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">‘Sebenarnya banyak sekali.’</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">‘Hm hm, dan seharian ini kamu memberikan pertanyaan yang begitu luas untuk satu jawaban?’ Glass mengeryitkan dahinya.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">‘Min juga beranggapan sama! Hey, dia juga tidak mau menyebutkan. ’</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Ia menepuk pelan bahuku. ‘Kamu? Apa yang kamu sukai?’</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">‘Sebuah cincin?’ Aku menggodanya. Aku tertawa saat melihat mimik mukanya. Terkejut? Glass terkejut?</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">‘Apakah aku mendengar suara lonceng?’ Ia bertanya, menghampiri tempat aku duduk. Ia membungkuk ke arahku.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">‘<em>Yes.</em>’ Jawabku, menatapnya. &#8216;<em>I think so.&#8217;</em></p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">***</p>
<h4 style="text-align: justify;"><span style="color: #008000;">Keira&#8217;s Board List</span> <a href="http://minmerry.com/2010/03/25/double-esspresso-keira-board-list-the-most.html" target="_blank">( see here)</a></h4>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">
<h6 style="text-align: justify;"><span style="color: #666699;">Ecclesiates 3:11 God makes everything happen at the right time. Yet none of us can ever fully understand all he has done, and he puts questions in our minds about the past and the future.</span></h6>
<p><span style="color: #666699;"><br />
</span></p>
<h5 style="text-align: justify;"><span style="color: #666699;"><a href="http://www.minmerry.com"><img src="http://farm3.static.flickr.com/2782/4461641329_f14119ae35_m.jpg" alt="" width="240" height="148" /></a></span></h5>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;"><a class="tt-flickr tt-flickr-Medium" href="http://www.minmerry.com"><br />
</a></p>
<p style="text-align: justify;">
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://minmerry.com/2010/03/25/double-esspresso.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Double Esspresso &#8211; Keira Board List &#8220;The Most?&#8221;</title>
		<link>http://minmerry.com/2010/03/25/double-esspresso-keira-board-list-the-most.html</link>
		<comments>http://minmerry.com/2010/03/25/double-esspresso-keira-board-list-the-most.html#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 25 Mar 2010 13:29:22 +0000</pubDate>
		<dc:creator>minmerry</dc:creator>
				<category><![CDATA[Double Esspresso]]></category>
		<category><![CDATA[Minjournal]]></category>
		<category><![CDATA[keira]]></category>
		<category><![CDATA[Things You Like Most]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://minmerry.com/?p=697</guid>
		<description><![CDATA[What things in life you like most?
I know u never make a list. But try to think of it, think about the life items, and what? What appears in your mind? No private one, not a person, just what the world has. Things in this world gives to u, without u asked for it. It [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><span style="color: #800080;">What things in life you like most?</span></p>
<h5 style="text-align: justify;"><span style="color: #666699;">I know u never make a list. But try to think of it, think about the life items, and what? What appears in your mind? No private one, not a person, just what the world has. Things in this world gives to u, without u asked for it. It just naturally stick and stay in your life?</span></h5>
<h4 style="text-align: justify;"><span style="color: #993366;">Its not like u have to pick one thing that u cannot live without. Just pick one that u cannot understand why, but u just love to see or to hear or to have or to do&#8230;</span></h4>
<p><span style="color: #993366;"><br />
</span></p>
<h5><span style="color: #3366ff;">A cup of coffee with a newspaper in the morning?</span><span style="color: #3366ff;"> </span></h5>
<h3><span style="color: #3366ff;"> </span></h3>
<pre style="text-align: justify;"><span style="color: #3366ff;"> </span><img src="http://farm3.static.flickr.com/2761/4462433012_34f361fedf_m.jpg" alt="" width="240" height="160" /><img src="http://farm3.static.flickr.com/2783/4462432604_5d165a8418_m.jpg" alt="" width="240" height="159" /></pre>
<h5><span style="color: #3366ff;"><em>Praying?</em></span><span style="color: #3366ff;"> </span></h5>
<h5><span style="color: #3366ff;"> </span><span style="color: #3366ff;"> </span></h5>
<pre style="text-align: justify;">
<pre style="text-align: justify;"><span style="color: #3366ff;"><img src="http://farm3.static.flickr.com/2685/4462215058_c23a5eb989_m.jpg" alt="" width="240" height="180" /></span></pre>
<p><span id="more-697"></span></pre>
<h5><span style="color: #3366ff;">Mom&#8217;s Cook</span></h5>
<pre style="text-align: justify;">
<pre style="text-align: justify;"><span style="color: #3366ff;"><img src="http://farm5.static.flickr.com/4013/4461440619_e8dee5c5f8_m.jpg" alt="" width="240" height="240" /></span></pre>
</pre>
<h5><span style="color: #3366ff;"><em>Smell of the baby?</em></span></h5>
<pre style="text-align: justify;"><span style="color: #3366ff;"><em><img class="alignnone" src="http://farm5.static.flickr.com/4035/4461475599_3cddcec1e8_m.jpg" alt="" width="240" height="159" /></em></span></pre>
<h5><span style="color: #3366ff;"><em>Dog? Guk!</em></span></h5>
<pre style="text-align: justify;"><span style="color: #3366ff;"><img src="http://farm5.static.flickr.com/4058/4462256318_92d4379b21_m.jpg" alt="" width="180" height="240" /></span>
The Most Fun Gank?
<pre style="text-align: justify;"><span style="color: #3366ff;"><img src="http://farm3.static.flickr.com/2773/4461478545_b431f0a406_m.jpg" alt="" width="240" height="160" /></span></pre>
<h4><span style="color: #3366ff;"><em><em>Serials, TV show, Snack and soda for soccer perfect night?</em></em></span></h4>
</pre>
<h5><span style="color: #3366ff;"> </span></h5>
<pre style="text-align: justify;">
<pre style="text-align: justify;"><span style="color: #3366ff;"><img src="http://farm5.static.flickr.com/4062/4461476057_30e6ddee8f_m.jpg" alt="" width="240" height="178" /></span></pre>
<h4><span style="color: #3366ff;"><em><em>Blogging?</em></em></span></h4>
<pre style="text-align: justify;"><span style="color: #3366ff;"><img src="http://farm3.static.flickr.com/2744/4461479195_0b4d14832a_m.jpg" alt="" width="240" height="204" /></span></pre>
<p><span style="color: #3366ff;"><em><em>Books, books store?</em></em></span></pre>
<h5><span style="color: #3366ff;"> </span></h5>
<pre style="text-align: justify;">
<pre style="text-align: justify;"><span style="color: #3366ff;"><em><em><img src="http://farm5.static.flickr.com/4016/4462243136_11eb931232_m.jpg" alt="" width="147" height="240" /></em></em></span></pre>
<p><span style="color: #3366ff;"><em>Travelling?</em></span></pre>
<h5><span style="color: #3366ff;"> </span></h5>
<pre style="text-align: justify;">
<pre style="text-align: justify;"><span style="color: #3366ff;"><img src="http://farm3.static.flickr.com/2779/4462253916_0683c7170b_m.jpg" alt="" width="212" height="240" /></span></pre>
<p><span style="color: #3366ff;"><em>Movies?</em></span></pre>
<h5><span style="color: #3366ff;"> </span><span style="color: #3366ff;"> </span></h5>
<pre style="text-align: justify;">
<pre style="text-align: justify;"><span style="color: #3366ff;"><img src="http://farm3.static.flickr.com/2753/4461480281_1e44cbf743_m.jpg" alt="" width="163" height="240" /></span></pre>
</pre>
<h5><span style="color: #3366ff;"><em><em>Singing?</em></em></span></h5>
<pre style="text-align: justify;"><span style="color: #3366ff;"><em><img class="alignnone" src="http://farm5.static.flickr.com/4034/4461457147_503680ac03_m.jpg" alt="" width="192" height="240" /></em></span></pre>
<h5 style="text-align: justify;"><span style="color: #3366ff;"> Free Coupon, free goody bag? </span></h5>
<h1><img src="http://farm5.static.flickr.com/4016/4461661671_0917e6e2a6_m.jpg" alt="1385518_dsc00042" width="240" height="180" /></h1>
<h5></h5>
<h5><span style="color: #3366ff;">Manhattan Life?</span></h5>
<h5><span style="color: #3366ff;"> </span></h5>
<pre style="text-align: justify;">
<pre style="text-align: justify;"><span style="color: #3366ff;"><img class="alignnone" src="http://farm3.static.flickr.com/2491/4461476657_7c2f96c6bb_m.jpg" alt="" width="185" height="240" /></span></pre>
</pre>
<h5><span style="color: #3366ff;">Or may be Harry Potter?</span></h5>
<pre style="text-align: justify;">
<pre style="text-align: justify;"><span style="color: #3366ff;"><img src="http://farm5.static.flickr.com/4030/4462257236_4854a726a2_m.jpg" alt="" width="240" height="150" /></span></pre>
</pre>
<h5><span style="color: #3366ff;"><em><em>Definitely, Grey&#8217;s Anatomy?</em></em></span></h5>
<pre style="text-align: justify;"><img src="http://farm5.static.flickr.com/4012/4461659007_3ef3d3250c_m.jpg" alt="" width="186" height="240" /></pre>
<h5><span style="color: #3366ff;"> </span><span style="color: #3366ff;"> </span></h5>
<pre style="text-align: justify;">
<h4><span style="color: #3366ff;"> </span><span style="color: #3366ff;">Or John 3:16
</span><img src="http://farm5.static.flickr.com/4060/4462436118_27780dc5f0_m.jpg" alt="" width="164" height="240" /></h4>
</pre>
<h5 style="text-align: justify;"><span style="color: #3366ff;">Kimonos?</span></h5>
<h5><span style="color: #3366ff;"> </span></h5>
<pre style="text-align: justify;">
<pre style="text-align: justify;"><span style="color: #3366ff;"><img src="http://farm5.static.flickr.com/4025/4462243842_9a2564547f_m.jpg" alt="" width="240" height="180" /></span></pre>
</pre>
<h5><span style="color: #3366ff;"><em>Redang Island?</em></span></h5>
<pre style="text-align: justify;">
<pre style="text-align: justify;"><span style="color: #3366ff;"><em><em><img src="http://farm3.static.flickr.com/2759/4461469769_9ac736117d_m.jpg" alt="529495948_e5bfc516fd" width="240" height="180" /></em></em></span></pre>
</pre>
<h5><span style="color: #3366ff;">Sport Shoes?</span></h5>
<pre style="text-align: justify;">
<pre style="text-align: justify;"><span style="color: #3366ff;"><img src="http://farm5.static.flickr.com/4053/4461476299_c347bd1902_m.jpg" alt="" width="240" height="240" /></span></pre>
</pre>
<h5 style="text-align: justify;"><span style="color: #3366ff;">or, may be an engagement ring?</span></h5>
<pre style="text-align: justify;"><span style="color: #3366ff;"><img src="http://farm5.static.flickr.com/4057/4462250148_ff0146a7b1_m.jpg" alt="" width="240" height="132" /></span></pre>
<pre style="text-align: justify;"><span style="color: #3366ff;">
</span></pre>
<h5 style="text-align: justify;"><span style="color: #993366;">The last one is, the most i like.<br />
</span></h5>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #3366ff;"><em><br />
</em></span></p>
<p style="text-align: justify;">
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://minmerry.com/2010/03/25/double-esspresso-keira-board-list-the-most.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Double Esspresso &#8211; Be It Unto Me</title>
		<link>http://minmerry.com/2010/03/12/double-esspresso-be-it-unto-me.html</link>
		<comments>http://minmerry.com/2010/03/12/double-esspresso-be-it-unto-me.html#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 12 Mar 2010 14:46:25 +0000</pubDate>
		<dc:creator>minmerry</dc:creator>
				<category><![CDATA[Double Esspresso]]></category>
		<category><![CDATA[double esspresso series]]></category>
		<category><![CDATA[keira]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://minmerry.com/?p=600</guid>
		<description><![CDATA[@ Double Esspresso

Hujan.
Kondisi, membatasi semua yang kuinginkan dan kurindukan.
Aku mulai merindukan malam tanpa hujan.

Lampu jalan di depan coffee shop sudah dinyalakan. Hujan rintik-rintik terlihat jelas dengan pantulan sinar lampu jalan. Cahayanya sedikit kekuningan, hingga butiran air yang jatuh tidak bening seperti biasanya. Kontras sekali dengan warna coffee shop, ungu. Aku sungguh menikmati pemandangan itu. Butiran [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<h3 style="text-align: justify;"><img class="alignleft" src="http://farm3.static.flickr.com/2769/4426527333_cd396dc9d9.jpg" alt="Be it unto me" width="258" height="237" /><span style="background-color: #999999;"><span style="color: #663300;"><span style="font-family: Verdana; font-size: 14px; border-collapse: collapse; line-height: 14px;"><span style="border-collapse: separate; font-family: Arial; font-size: 24px; line-height: normal;">@ Double Esspresso<br />
</span></span></span></span></h3>
<p style="text-align: justify;">Hujan.</p>
<p style="text-align: justify;">Kondisi, membatasi semua yang kuinginkan dan kurindukan.</p>
<p style="text-align: justify;">Aku mulai merindukan malam tanpa hujan.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Lampu jalan di depan coffee shop sudah dinyalakan. Hujan rintik-rintik terlihat jelas dengan pantulan sinar lampu jalan. Cahayanya sedikit kekuningan, hingga butiran air yang jatuh tidak bening seperti biasanya. Kontras sekali dengan warna coffee shop, ungu. Aku sungguh menikmati pemandangan itu. Butiran yang rapi, yang teratur dengan warna kuning. Seperti kilau serbuk peri.</p>
<p style="text-align: justify;">Aku tenggelam dengan buku ditanganku. Sebentar membuatkan espresso untuk beberapa tamu yang datang. Namun, aku kembali dengan halaman-halaman Mitch Albom. The Five People You Meet in Heaven.</p>
<p style="text-align: justify;">Aku sampai pada orang keempat yang ia temui. Istrinya. Ia bertemu dengan istrinya di surga. Dalam ceritanya, istrinya dan keempat orang lainnya yang ia temui, membuatnya mengerti arti kehidupannya didunia.</p>
<p style="text-align: justify;">Agak menyedihkan. Memikirkan akan bertemu orang-orang dimasa lalu, menjelaskan tentang kematian dan kehidupanmu, maksudku.</p>
<p style="text-align: justify;"><span id="more-600"></span></p>
<p style="text-align: justify;">Suaranya menyadarkanku. Suara yang dalam, suara yang serius.</p>
<p style="text-align: justify;">‘Buku bagus?’</p>
<p style="text-align: justify;">‘Hm hm.’ Ah ya, aku lupa menyebutkan, ia yang membelikanku buku ini. Ia, Glass.</p>
<p style="text-align: justify;">‘Mau bertemu dengan keluargaku? Mereka berada di kota, malam ini. Besok, mereka akan kembali.’ Glass berdiri tepat didepanku. Aku dapat melihat lingkaran hitam samar pada matanya.</p>
<p style="text-align: justify;">‘Akan kucoba. Tidak tahu jam berapa coffee shop akan tutup. Hayden tidak bisa menggantikanku.’</p>
<p style="text-align: justify;">Ada sebersit kekecewaan yang tidak akan pernah ia bahas, muncul dimatanya.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">***</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">‘Orang tua Glass.’</p>
<p style="text-align: justify;">‘Ya?’</p>
<p style="text-align: justify;">‘Mereka datang.’</p>
<p style="text-align: justify;">‘So?’</p>
<p style="text-align: justify;">‘Hayd, mereka di kota ini. Coba pikir, aku akan bertemu dengan mereka. Aku, yang kurus, sinis, berada di coffee shop sepanjang hari, akan bertemu dengan orang tua Glass.’ Aku menjelaskan dengan sedikit panik.</p>
<p style="text-align: justify;">‘Dan, mereka membahas Beethoven saat makan malam, membahas gempa di Haiti saat sarapan. Kamu tahu, kamu seharusnya yang bertemu dengan orang tua Glass. Mereka akan menyukaimu.’ Aku tidak mampu mengendalikan kepanikkanku.</p>
<p style="text-align: justify;">Hayden hampir tertawa.</p>
<p style="text-align: justify;">‘Okey, aku terlalu berlebihan.’ Dengan cepat kupakai celemek-ku, dan mengikat rambutku. ‘Aku bingung. Even, ini cuma bertemu orang tuanya. Aku bingung.’</p>
<p style="text-align: justify;">Aku menyimpan buku Mitch Albom itu ke dalam laci, setelah menyelesaikannya. Aku memutuskan, tidak terlalu menyukai buku itu. Seolah membaca nasehat-nasehat dari orang yang sudah mati. Maafkan kesinisanku.</p>
<p style="text-align: justify;">‘Oh ya, tadi apa, Hayd?’</p>
<p style="text-align: justify;">‘Melissa. Tentang Melissa yang mau memberiku kesempatan.’</p>
<p style="text-align: justify;">‘Selamat untukmu, Hayd. Tapi, by the way, apa yang membuatmu yakin dia memberimu kesempatan?’ Tanyaku. Duduk di coffee bar, tepat didepannya.</p>
<p style="text-align: justify;">‘Seperti itu. Tapi segalanya berubah. Kamu tahu, segalanya. Ia menghela napas di setiap pertemuan kami. Ia tampak ragu berjalan denganku. Ia tidak mencariku, tidak menemuiku, kecuali aku yang melakukannya. Kecuali aku yang mencarinya.’</p>
<p style="text-align: justify;">Hayd bercerita. Tangannya sempat berhenti sejenak memetik senar gitar.</p>
<p style="text-align: justify;">‘Dramatis memang, dan aku kurang menyukai keadaan ini. Seolah aku dihukum. Aku menyayanginya.’</p>
<p style="text-align: justify;">Ia menyentuh cangkirnya. Ia disana. Hayden. Seperti biasa. Memainkan not not dengan gitar, menuliskan not not itu dalam kertas partitur.</p>
<p style="text-align: justify;">Aku, masalahku. Dia dan masalahnya.</p>
<p style="text-align: justify;">‘Dia memberimu kesempatan, itu bagus.’ Kataku padanya.</p>
<p style="text-align: justify;">‘Lalu kamu, dia memintamu menemui mereka. Terima saja.’  Hayden membalasku.</p>
<p style="text-align: justify;">‘Kamu benar.’ Jawabku.</p>
<p style="text-align: justify;">‘Kamu juga.’</p>
<p style="text-align: justify;">‘Aku anggap itu sebagai permintaan maaf?’ Aku menggodanya.</p>
<p style="text-align: justify;">Tanpa menggubrisku, ia berkata ‘Bilang kamu suka musik klasik, jika mereka bertanya. Dan lepas sepatu sneakers bututmu. Lepas poni jelek itu.’</p>
<p style="text-align: justify;">‘Bukankah aku terlihat seperti avril? Hey, aku keren, Hayd…’</p>
<p style="text-align: justify;">‘Orang tua menerima Taylor Swift, bukan Avril. Stupid. Jika Glass menerimamu, kenapa aku yang khawatir? Kenapa kamu yang khawatir? Easy, babe.’</p>
<p style="text-align: justify;">‘Benar sekali, sneaker, akan tetap bersamaku…’</p>
<p style="text-align: justify;">‘Oh ya, jangan bilang kamu suka makan.’ Dan dengan cuek, ia meninggalkanku begitu saja.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Kondisi memutar pikiranmu.</p>
<p style="text-align: justify;">Kondisi itu.</p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #808080;"><em>Kondisi, membatasi semua yang kuinginkan dan kurindukan. Membatasi, hingga menyiksaku dengan kerinduan yang menyala-nyala di dalam diriku untuk mengejar. Lalu. Kondisi itu lalu akan berubah. Saat kondisi itu berubah seperti kemauanku, menjanjikan kebebasan tanpa batasan, tidak ada yang bisa menghangatkan kerinduan itu dalam hatiku.</em></span></p>
<p style="text-align: justify;">Aku, melangkah satu langkah lebih awal.</p>
<p style="text-align: justify;">***</p>
<p style="text-align: justify;">Aku akan ke sana, Glass. 15 menit lagi, aku akan sampai.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Aku mengirimkan pesan singkat pada Glass.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Mematikan kampu di dalam coffee shop, Mengunci pintu, aku berjalan di sepanjang trotoar itu menuju rumah Glass. Bunyi sneakers yang ku pakai, mengalihkan pikiranku.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Entah bagaimana, aku akan menebak dan meyakinkan diriku sendiri akan pikiran yang terlebih dahulu aku buat. Dan seringnya pikiran itu salah. Seringnya pikiran itu membutakanku. Oh percayalah, aku sangat efektif meyakinkan sesuatu yang salah, lalu mempercayainya. Entah itu berlaku pada Hayden atau Glass juga, atau semua orang. Namun, pikiran yang salah itu, membuatku nyaman. Aku sungguh perlu bertemu psikiater. Aku lebih sakit dari Billy. Aku bukan hanya memiliki 24 wajah Billy, namun mind disorders yang genetic.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Aku membunyikan bel, pintu rumah Glass. Dalam menit terakhir, aku akan mencoba mengganti pikiran yang semula dengan harapan sebaliknya. Harapan yang positif, dan ironisnya, seringkali itu lebih salah dari yang semula.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Aku mulai merasa seperti Becky dalam Shopaholic. Bukan dalam versi belanja. Tidak seharusnya ceritaku dan Glass berubah menjadi chicklit.<em> Tidak lucu, Kei.</em></p>
<p style="text-align: justify;">Mungkin sebaiknya, aku masuk ke dalam dan menceritakannya padamu nanti.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">***</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Semua akan dipaksa pada satu kehendak. Be it unto me.</p>
<p style="text-align: justify;">***</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Tidak ada cerita. Ha Ha. Orang tua Glass pulang sebelum kedatanganku.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">‘Aku tahu, aku yang memaksamu bertemu dengan mereka. Maafkan aku.’</p>
<p style="text-align: justify;">Aku terdiam, tidak harus berkata apa.</p>
<p style="text-align: justify;">‘Glass, maaf. Aku…’</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">‘Tidak apa-apa. Kita akan mengunjungi mereka jika kamu sudah siap. Maaf. Kamu mau makan malam, atau aku akan mengantarkan kamu pulang sekarang?’</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">‘Glass?’ Aku sungguh merasa bersalah.</p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #808080;"><em>Kondisi itu lalu akan berubah. Saat kondisi itu berubah seperti kemauanku, menjanjikan kebebasan tanpa batasan, tidak ada yang bisa menghangatkan kerinduan itu dalam hatiku.</em></span></p>
<p style="text-align: justify;">‘Kei. Aku menceritakan tentang dirimu pada mereka. Dan mereka menyukaimu. Mereka sungguh ingin bertemu denganmu. Namun, dear, if u re not ready yet. They can wait. I can wait.’</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">‘Aku tidak tahu soal gempa di Haiti, atau tentang musik klasik. Itu sebabnya.’</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Wajah Glass berubah seperti menahan tawa. ‘Inilah sebabnya, aku begitu menyayangi kamu. Sense of humor kamu makin baik. Aku terhibur, omong-omong.’</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">‘Diam.’</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">***</p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #808000;"><strong>Glass.</strong></span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #808000;"> </span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #808080;"><em>Kondisi itu lalu akan berubah. Saat kondisi itu berubah seperti kemauanku, menjanjikan kebebasan tanpa batasan, tidak ada yang bisa menghangatkan kerinduan itu dalam hatiku.</em></span></p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #808000;">‘Tidak apa-apa. Kita akan mengunjungi mereka jika kamu sudah siap. Maaf. Kamu mau makan malam, atau aku akan mengantarkan kamu pulang sekarang?’ Aku berkata, untuk menenangkannya. Tangannya dalam genggamanku begitu dingin.</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #808000;"> </span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #808000;">‘Glass?’ Dia masih sungguh merasa bersalah. Aku terlalu cepat? Ah, sebelumnya, aku malah takut ia menanti terlalu lama.</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #808000;"> </span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #808000;">‘Kei. Aku menceritakan tentang dirimu pada mereka. Dan mereka menyukaimu. Mereka sungguh ingin bertemu denganmu. Namun, dear, if u re not ready yet. They can wait. I can wait.’</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #808000;"> </span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #808000;">‘Aku tidak tahu soal gempa di Haiti, atau tentang musik klasik. Itu sebabnya.’</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #808000;"> </span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #808000;">Aku ingin menertawakan kebodohannya. Kemanisannya ‘Inilah sebabnya, aku begitu menyayangi kamu. Sense of humor kamu makin baik. Aku terhibur, omong-omong.’</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #808000;"> </span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #808000;">‘Diam.’</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #808000;"> </span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #808000;">Ia akan tahu, aku mencintainya. Hari ini, cukuplah. Sesuatu yang akan kuberikan padanya malam ini, akan kusimpan untuk hari yang lebih tepat.</span></p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">***</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Keira.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">‘Hayd, kamu mencariku? Aku baru saja sampai dirumah.’</p>
<p style="text-align: justify;">Aku menelepon Hayden, setelah sampai dirumah. Aku tidak mengangkat teleponnya saat bersama dengan Glass tadi.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">‘Tidak, tidak ada yang penting. Aku hanya ingin memberitahumu, Melissa sudah bersama dengan orang lain. Ia tidak memberiku kesempatan. Aku salah. Ia bersama dengan orang lain.’</p>
<p style="text-align: justify;">Nada kecewa. Terpukul.</p>
<p style="text-align: justify;">‘Hayd? Apa artinya?’</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">‘Aku baru berdoa, pagi tadi. Semoga aku menemukan satu kondisi, untukku. U know, aku dan Melissa. Another chance.’</p>
<p style="text-align: justify;">‘Dan aku menemukannya. Ia tidak memberiku kesempatan.’</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">‘Hayd, I’m sorry.’</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">‘Its okay. Aku memberitahumu, agar ini terdengar dan terasa nyata.’</p>
<p style="text-align: justify;">‘Good Night.’</p>
<p style="text-align: justify;">Ia mematikan telepon.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Malam ini, aku berada di kondisi yang mana? Hayden berada di kondisi yang mana?</p>
<p style="text-align: justify;">Tidak bertanya. Tidak menjawab.</p>
<p style="text-align: justify;">Biar kerinduan itu tumbuh.</p>
<p style="text-align: justify;">I wish I will ready soon.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Dan semua akan dipaksa pada satu kehendak. Dan semua kerinduan itu. Be it unto me.</p>
<p style="text-align: justify;">
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://minmerry.com/2010/03/12/double-esspresso-be-it-unto-me.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Double Esspresso &#8211; Put an End</title>
		<link>http://minmerry.com/2010/02/22/double-esspresso-put-an-end.html</link>
		<comments>http://minmerry.com/2010/02/22/double-esspresso-put-an-end.html#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 22 Feb 2010 16:29:01 +0000</pubDate>
		<dc:creator>minmerry</dc:creator>
				<category><![CDATA[Double Esspresso]]></category>
		<category><![CDATA[Minjournal]]></category>
		<category><![CDATA[double esspresso series]]></category>
		<category><![CDATA[keira]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://minmerry.com/?p=533</guid>
		<description><![CDATA[@ DOUBLE  ESSPRESSO

Ada beberapa hal yang sulit aku terima di dunia ini. Betapapun itu kisahnya berbeda, tak akan mengurangi berat persoalannya. Betapa dinilai dalam sisi yang berbeda, akan sama artinya untukku.
***

Aku memakai gaun putih selutut. Ada pita gading panjang di hip-ku. Dengan heels paling tinggi di deretan sepatuku. Senada, putih. Aku menggelung rambut panjangku [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<h1 style="text-align: justify;"><span style="background-color: #999999;"><span style="color: #663300;"><span style="font-family: Verdana; font-size: 14px; border-collapse: collapse; line-height: 14px;"><span style="border-collapse: separate; font-family: Arial; font-size: 24px; line-height: normal;">@ DOUBLE  ESSPRESSO</span></span></span></span></h1>
<p style="text-align: justify;"><img class="alignnone" src="http://farm5.static.flickr.com/4022/4379378014_e0a38bac51.jpg" alt="put an end" width="258" height="237" /></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #808000;">Ada beberapa hal yang sulit aku terima di dunia ini. Betapapun itu kisahnya berbeda, tak akan mengurangi berat persoalannya. Betapa dinilai dalam sisi yang berbeda, akan sama artinya untukku.</span></p>
<p style="text-align: justify;">***</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Aku memakai gaun putih selutut. Ada pita gading panjang di <em>hip</em>-ku. Dengan <em>heels</em> paling tinggi di deretan sepatuku. Senada, putih. Aku menggelung rambut panjangku ke arah dalam, dan menjepit tiara kecil di sisi kanan rambutku. Aku memakai lotion dengan glitter di tubuhku. Sinar lampu akan membuatku terlihat <em>stunning</em>.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Aku menyukai diriku yang terlihat seperti putri. Tergoda untuk tampil menarik perhatian, aku memakai sarung tangan putih jala dan menggenggam tas bulu. Aku tersenyum pada pandangan mata yang kagum menatapku.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">&#8216;Aku mulai terlihat seperti kakek tua jika berjalan bersamamu.&#8217;</p>
<p style="text-align: justify;"><span id="more-533"></span></p>
<p style="text-align: justify;">&#8216;Menurutku tidak seperti itu,&#8217; aku tersenyum menatapnya. Dia memakai jas hitam, kemeja hitam. Tinggi menjulang. Berdiri disampingku. Ia ingat meminjamkan lengannya padaku. Aku melingkarkan tanganku yang berbalut sarung tangan pada lengannya.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Hayden akan mengadakan <em>concert</em> hari ini. Bukan hanya dia. Tapi seluruh mahasiswa semester yang masuk dalam daftar beasiswa yang terpilih. Di <em>hall</em> kesenian kampus. Ini adalah <em>concert</em> kelulusannya. <em>Concert</em> yang dipersiapkannya selama setahun penuh.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Satu lagu yang ia tulis dan ia <em>compose</em> untuk memenuhi janjinya. Begitulah katanya. Begitulah ia menuliskan cerita cintanya pada sebuah musik. Aku mendengar setiap not itu dituliskan. Mendengar setiap not itu di bangun untuk menjadi satu kisah.</p>
<p style="text-align: justify;">***</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Wanita itu, Melissa, berdiri bersama dengan Hayden. Aku masi menganggap, seharusnya, inilah cerita yang Hayden tuliskan dalam lagunya. Tentang wanita berkulit putih yang mempesona ini. Karena ia ada di sini. Bukan untuk seseorang yang entah pergi ke mana.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;"><em>Keira, kamu bukan siapa-siapa dalam cerita ini, jangan campuri.</em> Aku mengingatkan diriku sendiri.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Aku menghampiri Hayden, Glass menyalaminya hangat dan aku memberikan bunga padanya. ‘Untuk <em>jazz-beethoven</em> yang paling tampan.’ Godaku. Hayden tampak begitu <em>fresh</em>. <em>Tuxedo</em> putih. Rambutnya yang ikal panjang diikat ke belakang. Wajah yang bersih. Wangi <em>aftershave</em> yang sangat lembut.</p>
<p style="text-align: justify;">‘Hallo,Mel.’</p>
<p style="text-align: justify;">‘Hallo. Kei, Glass.’</p>
<p style="text-align: justify;">Wanita itu, Melissa. Aku menyukainya.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">‘So, Hayden, …’ Glass mengambilkan minuman untukku. Melissa kumpul dengan teman-teman Hayden yang lain.</p>
<p style="text-align: justify;">Aku berbisik pada Hayden, ‘Tentang lagu itu…’</p>
<p style="text-align: justify;">Wajah Hayden berubah serius, menjawabku. ‘Tolong Kei, jangan ungkit hal itu lagi.’</p>
<p style="text-align: justify;">‘Hayden, kamu serius?’</p>
<p style="text-align: justify;">‘Dia mengerti. Mel mengerti. Aku sudah menceritakan padanya.’</p>
<p style="text-align: justify;">‘Kamu menceritakan padanya? Hayden, kamu gila?’</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Aku melemparkan tatapan tak setuju. Namun, ya, aku tahu, <em>concert</em> toh akan segera dilanjutkan. Dalam satu jam kedepan, lagu itu akan diperdengarkan. Hayden mengangkat tangannya, aku tahu aku harus berhenti mempeributkan hal ini.</p>
<p style="text-align: justify;">‘Dan Kei, aku menyediakan tempat duduk khusus untukmu dan Glass. Melissa akan duduk bersama dengan kalian.’</p>
<p style="text-align: justify;">‘Aku tidak keberatan.’</p>
<p style="text-align: justify;">Hayden melangkah pergi. Tangannya menggenggam ponsel dan partitur. Aku menatap Melissa tersenyum dan tertawa bersama dengan teman-teman Hayden. Sukacita dalam matanya itu, apakah nyata?</p>
<p style="text-align: justify;">Dan sentuhan tangan Glass pada pinggangku menyadarkan lamunanku.</p>
<p style="text-align: justify;">‘Yuk.’</p>
<p style="text-align: justify;">Aku mengangguk. Jantungku berdegup kencang. Aku tidak tahu kenapa.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">***</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #808000;"><em>Ada</em><em> beberapa hal yang sulit aku terima di dunia ini. Betapapun itu kisahnya berbeda, tak akan mengurangi berat persoalannya. Betapa dinilai dalam sisi yang berbeda, akan sama artinya untukku.</em></span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #808000;"><em><br />
</em></span></p>
<p style="text-align: justify;">&#8216;Kamu keras kepala.&#8217;</p>
<p style="text-align: justify;">&#8216;Oh percayalah aku tidak, Hayd.&#8217;</p>
<p style="text-align: justify;">&#8216;Kamu keras kepala, dan dengki.&#8217; Begitu ia menuduhku.</p>
<p style="text-align: justify;">&#8216;Hei, hati-hati, aku tidak dengki. Dan aku tahu itu tidak benar. <em>Come on</em>, kamu seharusnya bisa menilai lebih baik dari itu. Bukan menuduhku dengki.&#8217;</p>
<p style="text-align: justify;">&#8216;Jangan lihat aku dengan tatapan itu.&#8217;</p>
<p style="text-align: justify;">‘Hayden, janji itu sudah berlalu. Dan sekarang, kamu tidak harus memenuhi janji itu. Karena dengan berakhirnya hubunganmu dengan Yanne, maka semua yang berkaitan dengan itu, selesai. Titik.’</p>
<p style="text-align: justify;">‘Keira, ini janjiku. Aku seorang pria.’</p>
<p style="text-align: justify;">‘Yanne pernah bercerita padaku, ia iri pada cerita 1000 burung kertas. Ia iri pada wanita pada cerita itu, cerita dimana, sang kekasih membuatkan 1000 burung kertas untuknya. Dan ia begitu berharap ada 1000 burung kertas untuknya.’</p>
<p style="text-align: justify;">‘Dan Kei, saat itu aku begitu mencintainya. Tidak ada orang lain. Dan aku membuatkan janji ini untuknya. Sebuah lagu, untuknya. Tentang 1000 burung kertas untuknya.’</p>
<p style="text-align: justify;">Hayden menutup matanya, dan terus bercerita.</p>
<p style="text-align: justify;">‘Aku akan menyelesaikan lagu ini, mengadakan <em>concert</em> untuknya. Lalu selesai.’</p>
<p style="text-align: justify;">‘Apa benar semua ini akan selesai?’</p>
<p style="text-align: justify;">‘Keira, <em>can’t u see that I’m trying to put an end here</em>?’</p>
<p style="text-align: justify;">Aku menggeleng. ‘Bukan rasa manis saja yang mengakibatkan seseorang kecanduan, Hayd. Rasa pahit juga.’ Jawabku.</p>
<p style="text-align: justify;">Aku mengangkat alis dan menggerakkan dagu, dia tahu arti gerakanku. Aku tidak mau mendengar apapun pernyataannya. Dan aku yakin, pada akhirnya dia mendengarkanku dan aku menang. Aku tahu aku benar.</p>
<p style="text-align: justify;">‘Kamu masih mencintai Yanne. Bagaimana dengan Melissa, Hayd?’ Aku bertanya padanya.</p>
<p style="text-align: justify;">‘Kamu memenuhi janji pada Yanne, lalu mengorbankan perasaan Melissa. Dan kamu anggap ini adalah hal yang benar untuk dilakukan?’</p>
<p style="text-align: justify;">‘<em>Its not how to end. It’s a scar u draw to mel and a hope for Yanne. Which is wrong</em>. Kamu membuat ini terasa pahit seolah olah ini pilihan berat untukmu lakukan. Hayd, <em>ure so stupid</em>.’</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Namun, entah kenapa aku marah. Entah kenapa aku terbawa dengan semua hal ini.</p>
<p style="text-align: justify;">‘Aku tahu aku benar, Hayd. Dan aku tahu kamu tidak akan mengubah pikiranmu. Satu-satunya yang aku harapkan, kamu tidak menyesal.’</p>
<p style="text-align: justify;">Coffee shop sore itu minus Hayden yang bermain. Dia duduk di coffee bar. Menatap partitur didepannya. Aroma kopi yang pekat memenuhi ruangan. Aku tidak begitu tertarik lagi untuk berdebat dengan Hayden.</p>
<p style="text-align: justify;">Aku menikmati suara denting windbell yang mengantarkan tamu ku datang dan pulang. Aku menikmati uap yang muncul dari coffee machineku. Aku menikmati suara obrolan tamu yang menikmati espresso mereka. Denting suara sendok dan cangkir mereka.</p>
<p style="text-align: justify;">Aku menikmati sunset yang ditawarkan sore hari. Aku memakai cardiganku. Berjalan ke depan coffee shop. Duduk di kursi luar dan berdamai dengan rasa sedih yang merayap dibenakku.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #808000;"><em>Ada</em><em> beberapa hal yang sulit aku terima di dunia ini. Betapapun itu kisahnya berbeda, tak akan mengurangi berat persoalannya. Betapa dinilai dalam sisi yang berbeda, akan sama artinya untukku.</em></span></p>
<p style="text-align: justify;">Like I said.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">***</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;"><em>Concert.</em></p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Melissa duduk di sebelah kiriku. Dan Glass di sebelah kanan ku. Kami masing-masing memegang <em>catalog</em> acara, dengan <em>portfolio</em> singkat masing-masing <em>musician</em>. Aku langsung membuka halaman dengan <em>profile</em> Hayden.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Aku mendapatkan apa yang aku cari.</p>
<p style="text-align: justify;">Judul lagu : <em>A promise With Thousand Origami Birds.</em></p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Menatap ke depan. Aku menatap Hayden dengan penuh kepercayaan diri melangkah ke tengah panggung, memberi hormat. Berjalan menuju grand piano.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Ada jeda yang sangat diam.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Gema drum dan string bersatu dalam intro awal. Dan Hayden memulai permainan pianonya. Suara flute menyambut. Nuansa oriental memenuhi hall.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Hayden bukan bermain jazz yang ringan. Semua nada yang ia pilih berat. Bukan ringan dan menyenangkan seperti yang ia mainkan biasanya. Berat dan tak putus. Harmoni yang sedih. Hanya akukah yang merasakan atau mereka juga? Hanya aku yang mengetahui cerita ini, atau mereka juga bisa merasakan ada pesan rahasia dalam musik ini?</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Accent demi accent. Saat <em>flute</em> mendominasi, Hayden memakai <em>legato </em>yang jelas. Tanpa putus. Sudah origami burung yang ke berapa? Tanyaku dalam hati?</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Dapatkan Yanne menerima pesan 100 burung kertasmu? Dapatkah Melissa menatap pesan demi pesan yang kau kirim itu, dan bukan untuknya? Dan, dapatkah aku menerima kenyataan, ada cinta yang begitu besar dalam hati Hayden untuk orang yang salah?</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;"><em>Presto. Allegro</em> dan<em> Fine</em>. Itu, Origami ke 1000.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Aku tersentak. Lagu itu benar-benar berakhir di <em>allegro</em>.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;"><em>‘Keira, can’t u see that I’m trying to put an end here?’ </em></p>
<p style="text-align: justify;">Kalimat itu terngiang-ngiang dalam benakku.</p>
<p style="text-align: justify;">Tanpa sadar aku berdiri, orang pertama yang memberikan <em>applause</em> untuk Hayden. Saat aku menoleh ke samping. Melissa duduk menatap ke depan. Tangannya gemetar dan air mata jatuh perlahan dipipinya.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;"><em>Encore</em>, Hayden. Kataku dalam hati. <em>Encore</em>.</p>
<p style="text-align: justify;">***</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Seminggu berlalu dari concert itu. Melissa tidak pernah hadir di <em>coffee shop</em>. Dan Hayden tidak menunjukkan ekspresi apapun. Perasaan tegang diantara aku dan Hayden sudah cukup rumit. Aku memutuskan untuk tidak lagi bertanya.</p>
<p style="text-align: justify;">Aku menatap ke arah monitor, dan meneruskan pekerjaanku.</p>
<p style="text-align: justify;">Aku tidak menyadari, perlahan satu persatu tamu mulai pergi. Coffee shop mulai kosong. Pesan singkat dari Glass membuyarkan konsentrasiku.</p>
<p style="text-align: justify;">Waktunya untuk pulang.</p>
<p style="text-align: justify;">Ah, Hayden masih disana. Masih bermain dengan piano disudut coffee shop. Aku berjalan kearahnya.</p>
<p style="text-align: justify;">‘Lagu yang bagus. Sangat bagus.’ Aku melanjutkan, ‘U know, lagu itu.’</p>
<p style="text-align: justify;">‘Thanks.’</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Kami terdiam cukup lama. Baru aku ingin berjalan pergi, Hayden berkata, ‘Dia tidak bisa menerima. Melissa, dia mencoba dan ia tidak bisa menerima.’</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">‘Tidak apa-apa. Dengan begitu, ia bisa melanjutkan hidupnya dan mencari cinta yang lain. Cinta yang tanpa perlu memaksa dirinya menerima hal yang tidak seharusnya.’ Nadaku cukup ketus.</p>
<p style="text-align: justify;">‘Aku mencoba menahan diriku untuk tidak marah padamu, Hayd. She deserve better. Memaksa dia menerima kenyataan antara kamu dan Yanne. Membuatkan lagu untuk Yanne. She deserve better. So, let her go.’</p>
<p style="text-align: justify;">‘Dia cukup beruntung, memutuskan untuk meninggalkan kamu. Face it.’</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Aku melangkah pergi.</p>
<p style="text-align: justify;">Windbell.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Udara dingin menyergapku. Dengan cepat, aku masuk kedalam mobil glass. Ia menyentuh pipiku sekilas.</p>
<p style="text-align: justify;">‘Semua baik-baik saja?’ Tanyanya.</p>
<p style="text-align: justify;">‘Kamu tidak berhutang origami burung kertas bodoh itu pada gadis manapun, right?’</p>
<p style="text-align: justify;">‘Kamu bertanya tentang…?’ Ia menggantungkan kalimatnya. Nyaris tertawa.</p>
<p style="text-align: justify;">‘Tidak apa-apa.’ Aku menggelengkan kepalaku kuat-kuat. ‘Kamu sama sekali tidak tahu soal origami.’</p>
<p style="text-align: justify;">Dan sekarang ia sungguh-sungguh tertawa. ‘Jangan berpikir yang tidak-tidak, babe.’</p>
<p style="text-align: justify;">‘Jangan tertawa. Aku ingin pulang.’</p>
<p style="text-align: justify;">Glass makin tertawa.</p>
<p style="text-align: justify;">Dalam perjalanan, ia mencoba bertanya, ‘tentang origami…’</p>
<p style="text-align: justify;">‘Jangan tanya.’ Nadaku mengancam. Tidak berhasil, masih ada ekspresi geli di matanya.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">***</p>
<p style="text-align: justify;">
<h2 style="text-align: justify;"><em><span style="color: #808000;">Human. We try our best to make the best decision. But at the end, we confuse. We thought we put an end to start a new chapter. We thought.</span></em></h2>
<h2 style="text-align: justify;"><em><span style="color: #808000;"> </span></em></h2>
<p style="text-align: justify;">***</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Accent             : memberikan penekanan pada not</p>
<p style="text-align: justify;">Legato              : smooth and connected</p>
<p style="text-align: justify;">Fine                  : akhir lagu</p>
<p style="text-align: justify;">Presto              : lebih cepat dr allegro</p>
<p style="text-align: justify;">
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://minmerry.com/2010/02/22/double-esspresso-put-an-end.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
