Archive for April, 2010

Apr03

Which One U Think Looks Like Me?

fooz(3)fooz

fooz(2)


Which one is look like me?

Hak hak hak. Having fun with the link given by one of SS Blogger, and try to make one. But its kinda fun, so i made 3 of it, and let u vote which one is look like myself.

You can try it here also. http://www.urfooz.com and have some fun.

So, which one?

Hehehe. Please let me know.

Happy easter for u all.

Apr03

Genius karena aktivasi otak tengah? Mitos, science atau pseudoscience?

Searching any article bout Genius? Yey. Lucky for u to find it here. Haha. (Not funny? Hehe)

Genius karena aktivasi otak tengah? Mitos, science atau pseudoscience?

This is a good article bout “genius” from a good writter. Please read. ^^

—————————————————————————————————————————-

Genius karena aktivasi otak tengah? Mitos, science atau pseudoscience?

By : Vantillian

Siapa yang tidak ingin anaknya menjadi genius? Berbagai cara dan teknik telah diuji bahkan telah diterapkan untuk mendongkrak dan mengembangkan potensi anak. Anak bukan objek pendidikan. Anak adalah subjek pendidikan. Karena itu, anak harus diberikan suatu lingkungan ataupun suatu BENTUK supaya ISI dari anak tersebut bisa berkembang dengan luar biasa. Akibatnya muncullah berbagai macam resep MANJUR untuk membuat anak menjadi cerdas bahkan menjadi genius dalam sekejap.

Banyak orang menyangka ada resep jitu yang benar-benar ampuh untuk meningkatkan kemampuan seseorang. Sayangnya resep tersebut hampir tidak ada. Resep yang satu berlaku untuk seorang siswa, belum tentu berlaku untuk siswa yang lain. Resep INSTAN menjadi pintar adalah resep yang sering ditawarkan kepada para orang tua. Berbagai metode ditawarkan secara HEBOH bahkan dengan klaim ILMIAH dan telah diteliti oleh sejumlah peneliti. Beberapa metode bahkan kebla-blasan menerapkan hasil penelitian tentang otak sehingga lahir teori belajar yang juga kebla-blasan.

Orang tua selalu tergoda untuk mencoba berbagai macam resep sehingga anaknya bisa menjadi top markotop. Yang penting jadi genius lah. Cara tidak begitu penting. Dengan metode input apapun, yang penting outputnya mantap. Anak pun akhirnya dijadikan komoditas untuk menunjukkan bahwa sang orang tua telah berhasil meningkatkan kecerdasan anak. Siapa yang tidak bangga dengan anak yang cerdas? Anak yang cerdas tentu merupakan berkah dari Tuhan, orang tua seharusnya bangga terhadap anaknya. Tetapi memaksa supaya anak bisa mencapai tingkat genius dengan STANDAR tertentu adalah hal yang bisa berbahaya bagi perkembangan psikologis anak. Menjadi genius BUKAN tujuan pendidikan. Menjadi genius BUKAN tujuan hidup anak.

(more…)

You are the Potter, I'm the Clay Follow us Facebook Twiter Twiter Flickr YouTube RSS