Genius karena aktivasi otak tengah? Mitos, science atau pseudoscience?

2010
04.03

Searching any article bout Genius? Yey. Lucky for u to find it here. Haha. (Not funny? Hehe)

Genius karena aktivasi otak tengah? Mitos, science atau pseudoscience?

This is a good article bout “genius” from a good writter. Please read. ^^

—————————————————————————————————————————-

Genius karena aktivasi otak tengah? Mitos, science atau pseudoscience?

By : Vantillian

Siapa yang tidak ingin anaknya menjadi genius? Berbagai cara dan teknik telah diuji bahkan telah diterapkan untuk mendongkrak dan mengembangkan potensi anak. Anak bukan objek pendidikan. Anak adalah subjek pendidikan. Karena itu, anak harus diberikan suatu lingkungan ataupun suatu BENTUK supaya ISI dari anak tersebut bisa berkembang dengan luar biasa. Akibatnya muncullah berbagai macam resep MANJUR untuk membuat anak menjadi cerdas bahkan menjadi genius dalam sekejap.

Banyak orang menyangka ada resep jitu yang benar-benar ampuh untuk meningkatkan kemampuan seseorang. Sayangnya resep tersebut hampir tidak ada. Resep yang satu berlaku untuk seorang siswa, belum tentu berlaku untuk siswa yang lain. Resep INSTAN menjadi pintar adalah resep yang sering ditawarkan kepada para orang tua. Berbagai metode ditawarkan secara HEBOH bahkan dengan klaim ILMIAH dan telah diteliti oleh sejumlah peneliti. Beberapa metode bahkan kebla-blasan menerapkan hasil penelitian tentang otak sehingga lahir teori belajar yang juga kebla-blasan.

Orang tua selalu tergoda untuk mencoba berbagai macam resep sehingga anaknya bisa menjadi top markotop. Yang penting jadi genius lah. Cara tidak begitu penting. Dengan metode input apapun, yang penting outputnya mantap. Anak pun akhirnya dijadikan komoditas untuk menunjukkan bahwa sang orang tua telah berhasil meningkatkan kecerdasan anak. Siapa yang tidak bangga dengan anak yang cerdas? Anak yang cerdas tentu merupakan berkah dari Tuhan, orang tua seharusnya bangga terhadap anaknya. Tetapi memaksa supaya anak bisa mencapai tingkat genius dengan STANDAR tertentu adalah hal yang bisa berbahaya bagi perkembangan psikologis anak. Menjadi genius BUKAN tujuan pendidikan. Menjadi genius BUKAN tujuan hidup anak.


Salah satu metode untuk meningkatkan kecerdasan anak bahkan menjadikannya genius adalah metode aktivasi otak tengah. Apa itu aktivasi otak tengah? Dan apa saja manfaat serta kemampuan apa yang ditingkatkan? Mengutip dari situs otak tengah menyatakan bahwa :

Aktivasi Otak tengah adalah  suatu penemuan fenomenal dalam pendidikan anak. Teori penggunaan otak tengah sebenarnya telah banyak dilakukan pada banyak negara negara di Asia terutama Jepang. Jepang telah lama melakukan praktek aktivasi otak tengah pada anak-anak.Seorang anak yang telah diaktivasi otak tengah akan memiliki kemampuan lebih dibandingkan dengan anak yang otak tengahnya belum di aktivasi.

Kegiatan dengan mata tertutup adalah suatu kegiatan yang paling nyata dapat dilihat. Seorang anak yang telah diaktivasi otak tengahnya (Mid Brain Activated) dapat mempunyai kemampuan luar biasa. Kemampuan ini bahkan sering kali dipertontonkan secara menakjubkan dalam program hiburan sulap. Setelah melihat kemampuan anak yang telah diaktivasi, sebagian besar acara pertandingan sulap di The Master menjadi kurang menarik. Karena hal ini dapat dilakukan sendiri oleh anak-anak polos yang hanya mengikuti training aktivasi otak tengah selama 2 hari.

Kemampuan dasar yang dapat dilakukan adalah ‘melihat’ kartu dengan mata ditutup (blind fold). Christofle (9 thn) misalnya, setelah mengikuti training aktivasi otak tengah, dapat mengurutkan seluruh kartu remi sesuai dengan angka, warna dan bentuk gambar kartu dengan mata tertutup. Ia dapat mempergunakan indra raba untuk melihat pola dan warna lengkap dengan angka hanya dengan penglihatan kulit (Skin Vision).

Kemampuan lain yang dapat dilakukan oleh anak-anak ini adalah berjalan dengan mata ditutup, tanpa menabrak. Dilakukan percobaan pada seorang anak yang berjalan dengan mata ditutup kain. Seseorang sengaja menghalangi jalan didepannya. Dia serta merta dapat menghindari rintangan tersebut tanpa menyentuhnya. Seorang anak bahkan dapat mengenali ayahnya diantara kerumunan orang-tua lainnya, tanpa menyentuh dan mendengar suaranya.

Pada tingkatan yang lebih lanjut seorang anak diharapkan dapat ‘melihat’ benda dibalik tembok atau didalam kotak. Ia bahkan dapat menghitung uang yang terdapat dalam dompet seeorang di hadapannya tanpa orang tersebut mengeluarkan dompetnya. Jika seorang anak rajin melatih fungsi otak tengahnya bahkan dia dapat mengharapkan membaca dokumen yang terletak dalam posisi tertutup.

Kemampuan prediksi (memperkirakan apa yang akan terjadi beberapa saat kemudian) adalah kemampuan yang lebih tinggi yang dapat di miliki oleh seorang anak. Seorang anak yang telah mendapat aktivasi otak tengah dapat ‘menduga’ kartu apa yang akan muncul pada saat orang tersebut masih mengocok kartunya. Begitu selesai mengocok, dan memilih sebuah kartu, orang tersebut mengambil sebuah kartu yang ternyata tepat seperti ‘dugaan’ sang anak tersebut.

Aktivasi otak tengah bukanlah suatu hal yang magis atau berbau supranatural. Aktivasi otak tengah dilakukan dengan secara ilmiah. Aktivasi otak tengah ini  banyak mempergunakan gelombang otak Alpha. Gelombang otak Alpha di buktikan secara ilmiah adalah gelombang otak yang muncul dominan pada saat kita dalam keadaan relax dan paling kreatif. Gelombang otak ini biasanya dominan pada saat kita bangun tidur, atau dalam keadaan relax di toilet, atau bahkan sedang berendam air panas di bathtub. Tidak heran mengapa Archimedes menemukan hukum Achimedes pada saat dia mandi.

Otak tengah yang teraktivasi memancarkan gelombang otak yang mirip seperti radar. Hal ini membuat pemiliknya mampu melihat benda dalam keadaan mata tertutup. Pada dasarnya, gelombang tersebut terletak di bawah hidung. Hanya mampu mendeteksi benda yang terletak sedikit di bawah hidung.

Latihan yang teratur dapat membuat sang anak menjadi lebih kuat dan mampu melihat benda yang terletak lebih tinggi lagi. Bahkan ada beberapa anak yang dapat medeteksi sampai 360 derajat. Hal itu berarti mereka dapat mendeteksi benda yang terletak di belakang, atas dan semua arah.

Training aktivasi otak tengah telah mulai dilakukan di Indonesia. Saat ini belum banyak orang yang mengetahui keberadaan dari training  ini. Training biasanya dilakukan selama 2 hari. Pada saat itu juga biasanya dilakukan training untuk para orang tua. Seperti juga bidang keahlian lainnya, orang tua berperan besar untuk dapat membantu anak mengembangkan potensi otak tengah mereka.

Seorang anak dengan otak tengah yang kuat, diharapkan dapat mengembangkan otak kanan dan otak kiri secara lebih maksimal sehingga mereka dapat masuk kategori jenius. Bukan hanya dalam otak kiri (IQ, intelektual) , atau otak kanan (emosional, EQ) tetapi juga dalam ‘Loving Inteligence’. Mereka adalah individu yang seimbang dan mengasihi orang lain seperti sang pencipta mengasihi dia. Sayangnya training aktivasi otak tengah ini hanya dapat dilakukan untuk anak umur 5 – 15 tahun saja

Ketika otak tengah diaktifkan , anak anda akan memiliki akses yang mudah ke baik otak kiri maupun kanan. Dengan akses mudah ini, mereka akan belajar, membaca dan mengahafal benda-benda dalam kecepatan yang lebih cepat dan dengan demikian meningkatkan keyakinan, minat dan konsentrasi mereka dalam belajar.

Aktivasi otak tengah dilakukan dengan secara ilmiah. Aktivasi otak tengah ini  banyak mempergunakan gelombang otak Alpha. Gelombang otak Alpha di buktikan secara ilmiah adalah gelombang otak yang muncul dominan pada saat kita dalam keadaan relax dan paling kreatif.

Metode ini diklaim dilakukan secara ilmiah dengan mengemukakan fakta tentang gelombang otak. Kemudian di dalam buku Dahsyatnya Otak Tengah, penulis menjelaskan anatomi otak tengah dari sudut pandang biologis. Penjelasannya seakan-akan kelihatan ilmiah karena memuat banyak istilah dan gambar medis-biologi.

Sayang sekali meskipun menggunakan banyak illustrasi menarik tentang kerja saraf bahkan video pengajaran otak, tetapi sama sekali tidak menyinggung tentang KORELASI ILMIAH aktivasi otak tengah dengan FAKTOR GENIUS anak.

Metode aktivasi otak tengah sering memberikan landasan ilmiah untuk menjustifikasi teorinya. Benarkah bahwa metode aktivasi otak tengah adalah metode yang benar-benar menimbulkan efek seperti yang diklaim? Benarkah aktivasi otak tengah akan membuat anak menjadi genius?

Apa itu Otak Tengah?

Dalam definisi yang diberikan oleh lembaga yang mempopulerkan training aktivasi otak tengah, mereka memberikan definisi sebagai berikut :

Apa itu “midbrain” (mesencephalon) dan apa tujuan mengaktifkan otak tengah?

Otak tengah adalah jembatan untuk menghubungkan dan menyeimbangkan fungsi otak kiri dan kanan. Mengaktifkannya akan memungkinkan baik otak kiri maupun kanan berfungsi secara normal. Pengaktifan otak tengah mengembalikan kekuatan otak pada keadaan semulanya.

Saya tidak tahu darimana definisi tentang otak tengah seperti yang dituliskan di atas. Apakah memang benar otak tengah adalah PENGHUBUNG otak kiri dan otak kanan? Sekilas dari kata”tengah” memang ada benarnya.

Namun, jika kita tinjau dari definisi anatomi biologi otak, otak tengah—disebut juga mesencephalon— adalah bagian otak yang terletak di antara forebrain dan hindbrain. Atau terletak antara otak depan ( besar) dengan otak belakang.

Otak tengah BUKAN otak penghubung antara otak kiri dan kanan. Penghubung antara otak kiri dan kanan adalah CORPUS CALLOSUM. Kesalahan fatal ini membuktikan bahwa secara anatomi, para praktisi otak tengah bahkan secara serampangan menghubungkan otak tengah dengan otak kiri-kanan.

midbrain

Apakah fungsi otak tengah? Otak tengah berfungsi BUKAN sebagai penyeimbang otak kanan atau kiri, tetapi berfungsi dalam pergerakan bola mata, lensa mata, diameter pupil, saraf visual serta gerak motorik. Otak tengah jelas berhubungan dengan fungsi visual, tetapi dengan gegabah menghubungkan bahwa metode menutup mata akan mengaktifkan otak tengah merupakan kesimpulan harus diteliti lebih lanjut.

Penelitian internasional juga membuktikan bahwa otak tengah mempunyai peranan dalam penyusunan memori yang baru bersama dengan organ hipokampus yang dirangsang oleh kadar dopamin otak. Dengan demikian, pembelajaran melibatkan bukan hanya bagian otak tertentu saja, tetapi juga melibatkan hampir sebagian besar otak. Organ penyusun sistem limbic seperti amigdala, hipokampus, hipotalamus jelas berperan penting dalam penyusunan dan recalling memori. Sistem limbic merupakan sistem control emosi dan hormon sehingga proses belajar dapat dilakukan secara simultan.

Hal yang paling menyesatkan adalah ketika anda berusaha mendukung teori anda dengan seabrek istilah ilmiah bahkan dengan ilustrasi dan foto atau gambar medis sehingga seakan-akan penjelasan akan teori anda akan menjadi ilmiah. Inilah yang saya lihat dari buku maupun situs praktisi aktivasi otak tengah. Sekedar menyajikan fakta dan beragam komentar ataupun kesaksian TIDAK membuat teori aktivasi otak menjadi benar. Apalagi klaim bahwa sudah dibuktikan oleh penelitian ini dan itu.

Berdasarkan informasi mengenai aktivasi otak tengah ini, para penganjur maupun pelopornya TIDAK pernah memberikan SATU buktipun bahwa aktivasi otak tengah TELAH diakui oleh Asosiasi Kedokteran Internasional maupun Jurnal Ilmiah Internasional yang bergengsi. Hal ini cukup mengherankan karena klaim ilmiah yang sering dinyatakan berulang-ulang dalam situs-situs dan ajaran mereka.

Hal lain yang sering menimbulkan kesesatan pikir adalah penyajian istilah maupun fakta medis seringkali hanya untuk memperkuat teori TANPA bisa menunjukkan KORELASI antara fakta dengan klaim mereka. Sebagai contohnya adalah ketika mereka menyatakan bahwa gelombang otak yang telah teraktivasi adalah gelombang Alfa otak. Tidak ada korelasi antara aktivasi otak tengah dengan gelombang otak alfa yang muncul, karena tanpa aktivasi, gelombang ini juga bisa muncul. Tidak ada bukti bahwa aktivasi otak tengah akan memicu gelombang alfa otak. Kecuali para praktisi bisa menunjukkan lewat PET Scan dan MRI, tetapi sampai sekarang, tidak ada korelasi apapun tentang itu.

Para praktisi otak tengah juga sering menjelaskan dan menunjukkan gambar bagaimana neurotransmitter pada syaraf terjadi sebagaimana terjadi dalam otak tengah yang telah diaktivasi. Saya tidak tahu apakah mereka mengira bahwa dunia kedokteran terlalu mudah dibodohi ataupun mereka tidak tahu tapi sok tahu, bahwa untuk menimbulkan suatu reaksi pada syaraf, memang membutuhkan neurotransmitter. Dan ini berlaku pada semua kerja syaraf.

Disini mereka tidak dapat menunjukkan korelasi antara neurotransmitter apa yang ditimbulkan dengan teknik aktivasi otak tengah. Kecuali mereka telah bisa menunjukkan bahwa ada neurotransmitter KHUSUS yang dipancarkan selama aktivasi otak tengah. Itupun masih harus dicari korelasi antara neurotransmitter tersebut dengan genius yang ditimbulkan sebagai hasil dari aktivasi otak tengah. Apa hubungan antara neurotransmitter akibat hasil aktivasi dengan kegeniusan anak?

Nampaknya klaim ilmiah dari metode ini sama sekali NIHIL alias TIDAK ADA. Tidak ada landasan ilmiah sama sekali dalam metode aktivasi otak tengah ini. Karena itu, maka metode ini adalah tergolong pseudoscience dan harus dikritisi dengan keras oleh dunia kedokteran. Untuk membuktikan secara ilmiah suatu penelitian, membutuhkan suatu proses yang panjang sampai diakui oleh dunia internasional. Apalagi sebagai suatu metode yang mengaku serta menggunakan istilah kedokteran sebagai landasan teorinya.

Disini jelas, bahwa teori aktivasi otak tengah menyisakan hampir semua korelasi neuroscience yang belum diteliti, misalnya :

1.    Apa hubungan menutup mata dengan proses aktifnya otak tengah? Bukankah fungsi otak tengah justru untuk mengaktifkan saraf visual?
2.    Apa hubungan antara menutup mata dengan kegeniusan seorang anak?
3.    Apa hubungan antara otak tengah dengan kegeniusan?
4.    Apa hubungan antara gelombang otak dengan kegeniusan anak? Apakah anak yang genius selalu berpikir dalam gelombang alfa otak? Bukankah gelombang siaga otak (beta) justru penting bagi pembelajaran?
5.    Apa hubungan antara antara mendengarkan audio dengan kecerdasan anak? Apakah anak yang mendengarkan musik klasik akan lebih pintar dari anak yang mendengar musik dangdut?

Salah satu cara untuk mengaktifkan otak tengah adalah dengan metode Blindfold reading yaitu metode membaca dengan menutup mata. Bahkan dalam demo, mata anak diikat dengan kain supaya tidak bisa melihat, supaya mereka dapat mencapai tingkat membaca sampai level Skin Vision ( membaca lewat kulit). Inilah salah satu kesaksian metode ini dari kutipan sebuah blog :

Penulis bertanya pada 2 orang anak peserta berusia sekitar 7 tahun yang melakukan demo setelah syaraf otak tengahnya diaktifasi*: dik, pada saat anda memegang kartu dengan mata tertutup, bagaimana cara anda mengetahui angka kartu tersebut dan juga warnanya*? mereka menjawab*: pada saat saya pegang kartu, angka yang tertera pada kartu muncul di otak saya dan warna kartu juga muncul.

Tadi saya melihat anda selain memegang kartu anda mencoba mencium bau kartu dan ada peserta lain yang mencoba mendengar kartu (meletakan kartu ditelinganya) itu untuk apa*? ke 2 orang anak itu menjawab, kadang-kadang pada saat memegang kartu kita belum tahu angka dan warna kartu, kita coba dengan mencium bau kartu dan jika belum berhasil maka dicoba untuk mendengar kartu tersebut. Umumnya pada saat tidak konsentrasi, angka dan warna kartu tidak akan muncul di dalam otak, begitu komentar mereka…

Mengapa anak-anak perlu mencium bau kartu maupun mendekatkan ke telinga? Pertanyaan ini menyisakan suatu tanda tanya besar, benarkah anak-anak bisa membaca dengan mata tertutup? Jawabannya jelas : TIDAK MUNGKIN, kecuali anda mengetahui TRIKnya. Apa triknya? Salah satunya adalah dengan mencium bau kartu maupun mendekatkan ke telinga. Lho, bagaimana mungkin ini bisa disebut trik, bukankah ini adalah HASIL aktivasi otak tengah?

Silakan anda membaca dan melihat video dari para anak-anak yang telah mengikuti training ini. Mengapa mereka perlu mencium dan mendekatkan ke hidung ataupun telinga? Bukankah rahasianya adalah terletak pada kain penutup mata mereka? Apakah kain penutup mata mereka transparan atau tembus-pandang? Tidak mungkin. Lalu dimanakah rahasianya? Mungkin setelah kita melihat foto dan videonya beberapa kali, kita akan tahu mengapa anak-anak tersebut bisa melihat.

Saya tidak tahu apakah anak-anak tersebut ditipu ataukah mereka menipu dirinya sendiri. Yang jelas mereka diajarkan untuk berbohong kepada diri sendiri setelah melalui proses pembohongan massal. Itulah mengapa para orang tua dianjurkan juga jangan menuduh anak mencontek dari bawah karena itu akan mengurangi hasil aktivasi otak tengah.

Itulah sebabnya mereka mengajarkan bahwa mengapa anak-anak harus mencium dan mendekatkan ke hidung. Jika kita bertanya mengapa harus demikian, mereka akan menjawab : Otak tengah yang teraktivasi memancarkan gelombang otak yang mirip seperti radar. Hal ini membuat pemiliknya mampu melihat benda dalam keadaan mata tertutup. Pada dasarnya, gelombang tersebut terletak di bawah hidung. Hanya mampu mendeteksi benda yang terletak sedikit di bawah hidung..

Inikah aktivasi ilmiah yang didengungkan oleh para praktisi ini? Inikah yang dikatakan sebagai ILMIAH? Bagaimana bisa mengetahui bahwa gelombang itu terletak di bawah hidung? Mana penelitian ilmiah yang mendukungnya? Bukankah ini seperti dongeng-dongeng fiksi ilmiah bahkan tergolong pada pseudoscience yang harus terlebih dahulu dibuktikan?

Meskipun demikian, mereka masih dapat mengemas teorinya secara komersil. Masih banyak yang langsung percaya bahwa metode ini adalah metode yang sudah diakui secara internasional. Bayangkanlah ilmiahnya jika kita membaca tulisan di bawah ini yang berasal dari situs mereka :

Pada awalnya kemampuan otak tengah merupakan mitos. Beberapa orang ternyata mempunyai kemampuan seperti ini. Dari hasil pengamatan, ada suatu pola kemampuan yang sama. Mereka dapat melihat dengan mata tertutup (tanpa menggunakan mata) mereka dapat melihat dengan kulit (skin vision). Ada juga suatu kemampuan untuk melihat di belakang kepala.

Kemampuan ini banyak dikejar oleh para pelaku olah raga bela diri. Anda pernah menonton film Spiderman yang pertama? Tiba-tiba indera dari Peter Parker (nama orang normal dari Spiderman) dapat merasakan intuisi seperti laba-laba. Pada akhir cerita, musuhnya mengaktifkan kendaraan  di belakang Spiderman yang dapat menusuknya. Tetapi Spiderman dapat melompat menghindari tusukan tersebut, tanpa melihat kebelakang.

Menggunakan contoh Spiderman untuk mendukung teori pembacaan lewat Skin Vision adalah hal terbodoh yang pernah dilakukan oleh seorang ilmuwan. Benarkah kulit kita dapat membaca? Saya tidak tahu apakah para praktisi otak tengah terlalu banyak membaca buku fiksi ilmiah atau komik doraemon. Menggunakan kalimat “penelitian” bukan berarti bahwa penelitian tersebut diakui. Banyak penelitian yang asal-asalan. Banyak juga penelitian yang tidak memenuhi kaidah penelitian ilmiah. Silakan bertanya kepada mereka siapa peneliti dan penelitian apa yang bertaraf internasional sehingga mereka menuliskan seperti di bawah ini :

Istilah yang dipakai bukanlah kemampuan otak tengah. Tetapi setiap usaha memberikan nama tersendiri. Penelitian ternyata mengarah pada suatu bagian otak yang menjadi penyebab semua kemampuan tersebut. Penelitian tentang kemampuan otak tengah ini kurang menarik minat, karena cara pengaktifan-nya yang sulit. Berbagai cara dipakai untuk mengaktifkan otak tengah ini.

Penemuan fenomenal dari otak tengah ini terletak pada metoda aktivasi-nya. Kemampuan otak tengah ini sudah diketahui lama oleh para peneliti dan para praktisi. Banyak pula orang yang berusaha dengan caranya sendiri mengaktifkan otak tengah.

Sampai sekarang, saya masih mencari dan bertanya-tanya, penelitian dari mana dan siapa peneliti yang melakukannya sehingga diakui oleh jurnal internasional seperti Journal of Neuroscience, American Academy of Neurology, Journal of Cognitive and Neuroscience, British Medical Journal, New England Journal of Medicinedan masih banyak jurnal Science dan medis yang lainnya.

Itulah sebabnya, ketika Sdr hai-hai menguji metode ini dengan eksperimen sendiri, menyimpulkan bahwa :

Sesungguhnya, dibalik selendang penutup, mata saya sama sekali tidak terpejam. Walaupun NAMPAK tertutup selendang batik, sesungguhnya saya bisa melihat melalui BAGIAN bawah selendang batik tersebut. Saya mampu membedakan dan menebak kartu warna, menebak kartu, mewarnai gambar, membaca, makan, main catur, berjalan di atas papan titian yang lebarnya 8 cm dan naik sepeda bahkan mengendarai motor dan mobil karena saya bisa melihat melalu BAGIAN bawah selendang batik tersebut. Itulah yang disebut Trick sulap. Ketika penonton menyangka selendang batik tersebut menutupi mata saya sesungguhnya yang terjadi adalah hal sebaliknya, selendang itu membut penonton tidak TAHU bahwa dalam kondisi demikian saya bisa melihat.

Handai taulan sekalian, tahukah anda kenapa semua benda-benda yang ditebak dan dimainkan itu diletakkan di bawah mata dan ketika tidak mampu melihat dengan baik, maka benda itu akan didekatkan ke hidung dengan pura-pura menciumnya? Karena Saya melihat dari BAGIAN bawah selendang yang menutupi mata saya. Itu sebabnya ketika melihat benda yang lebih jauh dari tubuh saya, saya perlu mendongak sebab saya melihat dari BAGIAN bawah selendang. Meraba, mendengar, mencium hanya aksi untuk meyakinkan penonton.

Handai taulan sekalian, bagaimana anda tahu yang saya tulis benar? Anda akan tahu setelah mencobanya sendiri. Ambil kain atau selendang atau taplak meja lalu lipatlah menjadi pita dengan lebar kurang lebih 3 jari tangan atau 5 Cm. Pejamkan mata anda kencang-kencang lalu gunakan selendang itu menutupi mata anda. Jangan sampai selendang itu menutupi telinga anda atau bila menutupi telinga terasa nyaman, jangan biarkan selendang itu menutupi semua telinga, biarkan bgian bawah telinga terbuka

Lalu bagaimana kita menyikapi fenomena metode yang heboh ini? Jelas, kalau ini hanya suatu metode yang tanpa dasar ilmiah, kita harus menolaknya. Seandainya ini masih berada dalam tahap penelitian, mengapa dengan gegabah dan serampangan mengajarkannya kepada orang banyak?

Seandainya metode ini telah diakui secara internasional, bukankah mereka HANYA perlu menunjukkan kepada public manakah penelitian bertaraf internasional yang mengakui metode aktivasi otak tengah tersebut? Sayangnya sampai sekarang, para praktisi hanya bisa memakai kedok kalimat pseudoscience yang belum terbukti secara ilmiah medis.

Kesimpulan dari tulisan ini adalah metode aktivasi otak tengah HARUS dikritik secara tajam. Bualan mereka harus dibongkar supaya tidak banyak orang tua yang akhirnya tertipu dan menghabiskan investasi sebesar 3 sampai 3,5 juta untuk training dua hari.

Para orang tua harus diberikan penerangan bahwa TIDAK ADA metode belajar INSTAN yang bisa membuat anak genius seketika. Para orang tua juga harus menyadari, bahwa metode terbaik belajar adalah bagaimana menciptakan suatu lingkungan pembelajaran yang baik serta pendampingan yang baik.

Belajar selalu melibatkan LINGKUNGAN dan INTERAKSI. Proses belajar adalah proses yang berlangsung seumur hidup. Bukan dengan cara instant apalagi dengan cara yang tidak masuk akal. Lingkungan belajar harus diperhatikan baik yang mendukung maupun yang menghambat. Interaksi belajar melibatkan bagaimana, siapa dan dengan apa seorang anak belajar.

Belajar secara menyenangkan tentu akan berbeda hasilnya dengan belajar di bawah tekanan stress. Meskipun masing-masing cara mempunyai aspek negative dan positifnya. Memaksakan suatu cara atau metode belajar serta mengeneralisasikan suatu metode kepada semua anak adalah pemikiran yang keliru. Apalagi mengklaim metode tertentu dapat meningkatkan kecerdasan otak secara mutlak.

Belajar juga selalu melibatkan nilai-nilai kehidupan, bukan hanya sekedar supaya anak menjadi pintar. Menjadi genius adalah efek dari belajar, bukan tujuan pembelajaran. Apalagi kategori genius adalah kategori yang bias. Banyak anak berbakat tidak kelihatan genius. Bahkan banyak orang yang berhasil dalam studi adalah tergolong kategori rata-rata. Genius adalah suatu istilah yang tidak mempunyai standar yang baku. Apakah genius berarti semua mata pelajaran pasti nilainya 100? Apakah genius berarti nilai matematika selalu 100? Apakah genius berarti kreatif dan fleksibel? Apakah genius berarti melulu ber-IQ tinggi? Banyak orang yang dianggap pintar namun kakunya luar biasa. Banyak orang yang kreatif luar biasa namun gagal memenuhi standar naik kelas.

Kompleksnya proses belajar hanya menyisakan kesimpulan bahwa pembelajaran adalah suatu kegiatan yang bersifat kontinu dan konsisten. Belajar bukan hanya sekedar bisa menghafal fakta, tetapi harus menghubungkan, memahami hubungannya, dan menjelaskan pemahamannya. Penjelasan ini akan menjadi suatu dasar berkembangnya proses belajar berkesinambungan. Proses ini adalah siklus belajar yang harus dilalui oleh setiap orang tanpa kecuali. Tidak ada JALAN PINTAS. Tidak ada CARA INSTAN.

Tidak ada jalan lain untuk menjadi pintar selain belajar dan belajar. Proses ini harus dilakukan secara berulang-ulang sampai mampu memahami dan mengerti hasil kegiatan belajar. Untuk paham dan melakukannya, perlu suatu tekad dan motivasi dalam proses belajar tersebut. Rasa ingin tahu dan keinginan untuk terus maju adalah factor internal yang harus dipupuk terus oleh orang tua. Bukan dengan cara mencari metode ajaib yang langsung melejitkan kemampuan otak sehingga menjadi genius.

Setiap metode pembelajaran mesti dikritisi dan disikapi dengan hati-hati. Setiap metode berbasis ilmiah harus sudah bisa dibuktikan secara ilmiah. Bukan dengan perkataan omong kosong bak dongeng nan mitos yang dibungkus dalam istilah sains. Tentu saja kita tidak boleh mengganggap sepi semua penelitian ilmiah yang baru tentang otak, namun jika kita hanya menerima suatu metode pembelajaran otak tanpa dasar ilmiah, maka hal itu justru akan menjadi boomerang bagi masa depan generasi bangsa ini.

Dr. Arman YurisaldiS, MS, SpS dalam bukunya “Mengungkap misteri otak tengah” menyatakan bahwa : tanpa bukti dan metode penelitian yang benar, maka istilah “pengaktifan otak tengah” adalah istilah yang sama sekali tidak berdasar ilmiah.
Saya menyebutnya sebagai pseudoscience yaitu pernyataan yang seakan-akan ilmiah namun tidak terbukti sebagai ilmiah.

Semoga tulisan ini dapat bermanfaat bagi para orang tua dan blogger SS.

Sumber :

Makalah Hai-hai (tidak dipublikasikan): Genius Mind Consultancy (GMC) – Tips or Trick

Buku “Mengungkap misteri otak tengah” oleh dr.Arman Y, MS, S

Buku ” Dahsyatnya Otak Tengah” oleh Hartono S

Situs tentang aktivasi otak tengah :

http://otaktengah.com/

http://www.gmc-geniusmind.com/

http://geniusmind-indonesia.com/

http://www.gmc-geniusmind.com/video-gallery.html

http://www.videosurf.com/video/blindfold-driving-73925815

http://www.videosurf.com/video/mmw-blindfold-reading-method-70842435

http://www.videosurf.com/video/blindfold-reading-kl-64510446

http://www.videosurf.com/video/leonice-tang-meile-72238718

http://aespee.wordpress.com/2010/03/04/otak-tengah-diaktifkan-bisa-membaca-tanpa-melihat/

Bookmark and Share

Tags: ,

115 Responses to “Genius karena aktivasi otak tengah? Mitos, science atau pseudoscience?”

  1. Jeicora says:

    Sebaiknya teman2 semua adakan waktu untuk melihat sendiri aktivasi otak tengah dan mengetes sendiri hasilnya untuk membuktikan masing2 argumennya, daripada saling menghujat dengan membawa nama Tuhan dan Alkitab dan masing2 merasa membela Tuhan. Padalah Tuhan tidak perlu dibela karena justru DIA yang menjadi pembela kita.

  2. vantillian says:

    Salam Sdri Jesica

    Pertama, maafkan saya kalau saya mengatakan, jangan mengambil peran Tuhan dan mengetahui seolah-olah Tuhan akan sedih terhadap diskusi ini. Siapa yang saling caci maki dan mencela? Silakan anda baca baik-baik dari atas. Bukankah diskusi ini sangat terbuka dan Fair? Kalau salah, nyatakanlah kesalahan itu. Memakai ayat Firman tidak membuat anda menjadi benar. Siapa yang mengangkat diri menjadi hakim sekarang? Bukankah anda Sdri Jesica? Anda bahkan TIDAK menilai tulisan dan komentar disini, anda hanya menilai PRIBADI. Siapakah yang jadi hakim Sdri Jesica? Saya rasa ayat yang anda kutip lebih cocok dikenakan kepada anda sendiri. Maafkan saya, kalau anda merasa rohani, silakan berikan ayat tersebut kepada SELURUH HAKIM di PN Indonesia supaya JANGAN/TIDAK menghakimi kesalahan dan penipuan yang terjadi di masyarakat.

    Saya tidak menghakimi selumbar PRIBADI GMC, saya menghakimi dengan adil dan fair. Tulisan saya terpampang disini selama 24 jam. Silakan diuji. Sekedar MENGHAKIMI saya tidak ada gunanya. Nampaknya anda belum belajar dengan baik soal menghakimi yang benar dalam Alkitab.

    Soal menghakimi, Yesus mengajarkan : Janganlah menghakimi apa yang tampak, hakimilah dengan adil. Yohanes mengajarkan : Ujilah segala roh. Paulus mengajarkan ujilah segala sesuatu. Sori, Sdri Jesica, meskipun orang Kristen harus saling mengasihi, namun apakah orang Kristen diizinkan untuk menipu dalam kasih? Bukankah saya sudah memberikan banyak argumen, fakta, data kepada anda untuk menguji? Apkah tulisan di atas menghakimi GMC? Benar, namun apakah tulisan diatas menghakimi dengan membabi-buta? Nah, Sdri Jesica, kalau anda tidak bisa menunjukkan kesalahan tulisan saya di atas, ingatlah nasehat anda sendiri : tulisan saya juga tidak perlu dibela dan tidak perlu dicela…Tulisan saya perlu diuji. Silakan simpan nasehat anda untuk orang yang membutuhkan, mungkin untuk trainer GMC supaya mereka bisa membedakan mana yang menipu mana yang tidak.

    Salam
    Tommy Wijaya

  3. vantillian says:

    Salam Sdri Jeicora

    Sdri Jeicora, terima kasih untuk ayatnya. Sayang sekali tulisan ini hanya menghakimi dengan adil, berdasarkan uji kebenaran. Jadi, bukan menghakimi selumbar pribadi GMC. Jadi, anda bisa simpan ayat tersebut untuk orang yang lebih membutuhkan. Silakan anda menilai kebenaran atau kesalahan tulisan dan komentar saya di atas. Jangan menghakimi selumbar saya. Saya sudah memberikan banyak LINK data, fakta, argumen dan tulisan pengujian kawan saya disini. Jadi anda bisa baca dnegan teliti sebelum sembarangan menuliskan ayat penghakiman.

    Salam
    Tommy Wijaya

  4. vantillian says:

    Sdri Jeicora

    Mengenai metode Blindfold, saya sudah sering mengetes bersama anak didik sulap saya. Jadi saya bisa dengan yakin menyatakan bahwa semua metode blindfold hasil aktivasi otak tengah adalah TRIK sulap. Hal ini saya katakan setelah menganalisa video dari GMC di berbagai media. Maafkan saya, saya tidaks edang menghujat, saya sedang menyatakan uji kebenaran. Kalau anda merasa tidak perlu menguji dan menerima langsung hasilnya, itu hak anda. Tapi biarlah sebagai orang tua, anda bertanggung-jawab untuk memberikan yang terbaik kepada anak-anak. Apakah orang tua sembarangan memberikan sesuatu kepada anak-anaknya tanpa menguji? Jika anda sebagai trainer GMC, silakan tanyakan kepada hati nurani anda sendiri, apakah metode Blindfold BUKAN metode nyontek? Apakah anda menjadi trainer karena sudah yakin akan kebenaran aktivasi ini atau karena ada motivasi yang lain?

    Maafkan saya Sdri Jeicora, sekedar MEMBAWA nama TUHAN tidak akan membuat anda maupun GMC menjadi benar. Jadi, tolong, baca baik-baik dulu diskusi di atas, siapa yang membawa nama Tuhan? Anda punya waktu 24 jam setiap hari untuk membaca dan menguji dengan teliti.

    Salam
    Tommy Wijaya

  5. Jeicora says:

    Saya tau sekali bahwa ayat yang saya ditulis diatas SANGAT BERLAKU buat saya, saya tulis ayat tsb adalah untuk mengingatkan kita semua, TERMASUK DIDALAMNYA ADALAH SAYA. dan saya justru bersyukur sekali kalau ayat ini pertama2 adalah menegur diri saya sendiri, karena saya tau siapakah saya ini sebenarnya.. saya sungguh tidak tau apa2 dan sepenuhnya saya hanya bergantung kepada TUHAN PENCIPTA LANGIT DAN BUMI yang MAHA TAU dan SUMBER SEGALA HIKMAT. Hanya didalam DIA saja ada KEBENARAN. Saya juga tidak tau siapa anda semua, saya hanya kaget melihat tulisan2 diatas yang tidak biasa saya temui, yang saling merasa benar dan menilai yang lainnya salah, itu saja…. Maafkan saya apabila ayat tersebut membuat anda ‘merasa ditujukan untuk anda’, pahahal ayat tersebut sudah ada dan akan selalu ada untuk semua orang…. terutama memang untuk saya…
    Terima kasih sudah ikut nulis disini, karena semalam saya tidak sengaja menemukan tulisan ini. Saya tidak biasa berargumentasi dan jadi bingung membaca semua tulisan diatas….
    TUHAN Memberkati kalian semua…

  6. vantillian says:

    Salam Sdri Jeicora

    Terima kasih juga telah berkomentar disini. Tidak perlu minta maaf. Tulisan saya terpampang disini selama 24 jam, kalau anda tidak terbiasa berargumen dan bingung, tolong ajak kawan anda untuk mengujinya. Kalau tulisan saya benar, maka metode aktivasi otak tengah adalah suatu kebohongan dan penipuan. Orang tua lah yang seharusnya sadar akan hal ini. Tulisan dan komentar di atas tidak ada yang merasa benar, tetapi semuanya sedang mencari kebenaran. Silakan baca, baru menghakimi. Jangan terlalu cepat merasa DIRI benar dulu dengan menilai komentar dan tulisan di atas, padahal anda masih bingung. Siapapun bisa menggunakan ayat Firman untuk menegur seseorang. Bahkan Iblispun menggunakan ayat Firman. Jadi, dengan hanya menyatakan slogan klise seperti “bergantung kepada Tuhan” siapapun bisa ngomong. Masalahnya adalah apakah kita sedang mencari kebenaran? Kalau salah, nyatakanlah. Kalau benar, dukunglah. Jangan menjadi hakim tanpa tahu apa yang dihakimi.

    Salam
    Tommy Wijaya

  7. Wah informasi ini terbaru bagi saya. Sy hny mengabsorb selama ini perihal otak kiri dan otak kanan. Trim’s ya bwt infonya:D

  8. deery says:

    Dari tulisan yang anda buat, saya bisa menyimpulkan begitu sombongnya anda…
    bahkan saat ada orang minta maafpun, langsung anda berkomentar panjang lebar membela diri…
    anda orang yang melelahkan…. dan selalu merasa benar…
    kalau tidak percaya? lihat saja… pasti anda akan mengomentari tulisan saya ini dengan panjang lebar dan ujung2nya anda sendirilah yang merasa benar.

  9. vantillian says:

    Salam Sdr Lambok

    Semoga tulisan di atas dapat membuka wawasan anda bahwa metode aktivasi otak tengah masih terlalu mentah dan tidak terbukti di kalangan akademik. Semoga anda bisa mendapatkan hal yang baik

    Tommy Wijaya

  10. vantillian says:

    Salam Sdr Deery

    Hanya dari tulisan di atas anda sudah menyimpulkan saya sombong? Haha…Betapa sombongnya anda..Sdr deery, bukankah saya mengajak kita semua untuk menguji tulisan saya di atas? Siapa yang merasa benar? Tulisan saya di atas MEMPERTANYAKAN metode aktivasi otak tengah. Sampai sekarang semua master GMC BELUM dan TIDAK DAPAT memberikan bukti ilmiah tentang otak tengah ini. Nah, daripada anda mencaci maki tak tahu arah, bagusan anda mengajak kawan2 untuk menguji tulisan saya. Tulisan saya dipampang disini selama 24 jam. Anda bisa mengaksesnya dan menguji dnegan teliti. Jika salah, nyatakanlah kesalahan itu. Bukankah itu seharusnya yang anda lakukan dalam ranah ilmu ilmiah? Kalau anda cuma bisa komentar kayak preman pasar, silakan teriak di pasar. Kalau anda merasa BENAR dengan menuduh saya merasa benar, silakan hidup dengan keyakinan anda itu.

    Tulisan saya tidak akan terbukti salah HANYA dengan kalimat anda yang menyatakan “saya merasa benar”. Hoho..Kalau ilmu gak cukup, silakan belajar lagi…Ok? Saya sudah berikan banyak data, fakta dan LINK untuk dipelajari dengan seksama.

    Regards
    Tommy Wijaya

  11. payrock15 says:

    salam untuk semua…. dari semua yang terjadi mengenai otak tengah yang “katanya” bisa membuat putra putri kita genius…. saya tidak membela atau ikut menghakimi,tetapi kalau kepingin pintar harus tekun belajar. Nabi Muhamad pernah mengatakan “Tuntutlah ilmu sampai ke negeri cina” jadi kalau kepingin pinter Tekun,Rajin,itulah modalnya …. Terima kasih

  12. vantillian says:

    Salam Payrock15

    Benar yang anda katakan… Menjadi genius adalah masalah menjadi seorang pembelajar terus menerus…. Cara instan adalah cara yang dipakai para pembual dan pembohong untuk menjual produknya… Setelah itu akan tenggelam bersama dengan waktu…dan uang hasil tipuannya…Tidak ada jalan pintas untuk menjadi pintar selain belajar terus menerus…Ada anak yang lebih pintar, ada yang kurang…Namun ketekunan dan kegigihan yang menentukan apakah kepintaran seseorang bisa dibentuk…Yang jelas bukan dengan cara seperti yg ditawarkan GMC ( Genius Mind Consultancy)….

    Tommy Wijaya

  13. tjetjun says:

    ketika saya mencari informasi tentang otak tengah,saya ketemu site ini. saya dan 3 orang teman saya sama2 mendaftarkan anak kami ke GMC di medan. Boleh di bilang 3 diantara anak2 kami gagal. jadi kami kemudian membawa anak2 kami latihan terus ditempat yang mereka sediakan. akhirnya satu anak teman saya sudah mampu melihat dengan mata tertutup. bahkan dengan kartu yang terbalik dia mampu melihatnya walaupun terkadang perlu waktu yang agak lama. yang lebih mengherankan, tidak perlu dibawah hidung, kartu tsb perlahan2 diangkat sejajar dengan mata, kata pelatihnya membiasakan gelombangnya melihat lurus. terakhir pelatihnya mencoba melatih melihat dibalik halangan setumpuk buku. saya waktu itu pulang dan belum mengetahui hasilnya bagaimana. di sana saya sering ketemu anak2 lain yang juga sedang latihan. bahkan ada satu anak yang lumayan aneh, dia sudah bisa melihat kartu yang dibelakang kepalanya atau apaun yang ditaruh dibelakang kepala atau atas kepalanya. cuma ibunya meminta pelatihnya melatih agar matanya gak usah ditutup kain. karena begitu dibuka kainnya, anak tersebut kehilangan kemampuan melihat yang dibelakang kepala. Aneh ?
    terus terang karena kita berbeda aliran agama, saya mengetahui merasa ini merupakan pembukaan cakra kepala seorang yoga, yang ntah dengan bagaimana caranya tanpa meditasi tapi dengan bantuan musik di gelombang meditasi, mengaktifkan cakra kepala yang seharusnya perlu latihan yang sangat lama oleh para yogi. seorang yogi biasanya harus membuka beberapa cakra dulu di tubuhnya sebelum cakra kepala. mungkin mengenai cakra ini, bapak2 bisa mencari informasinya di internet walaupun seharusnya harus dibantu seorang guru.

    salam

  14. romeo says:

    senang,lega membaca artikel ini.Salut atas keberanian penulisnya
    saya sendiri tidak tega dg model aktivasi ini
    bagaimana tidak,anak2 kok dijadikan kyk gitu

    harus ilmiah.Skrg, misalnya, anak yg sudah diaktivasi,diminta baca menjawab UN saja, kan baru jenius.kalo cm bisa sakti kyk gt, buat apa???

    di negeri ini sudah banyak tokoh sakti bukan?

    salut kepada penulis.Saya tdk tau,aktivasi itu benar apa trik/tipuan
    menurut saya, anak yg udah aktivasi,uji kejeniusane di UN,baru MANTABBB

    soale,kasian sekali anak2 itu,masa depane masih panjang kawan!

    salam jenius!

  15. romeo says:

    saya hanya mengingatkan pada orang-orang yang bertindak di luar aturan
    seberapapun lihai Anda dan keilmuan Anda

    anda tinggal menunggu waktu/alarm dr aturan alam yang berupa keadilan penghukuman
    Seberapa tingkat sih ilmune di hadapan trik-Nya? wekeke

  16. tamam says:

    wah,saya lagi muter-muter cari data tentang otak tengah
    mo bikin artikel khusus,soale bingung ini,
    apa yg dimaksud dg otak tengah adalah otak spritual?
    spt yg dijelaskan oleh Danah Zohar ya??

    menarik juga artikele mas Tom!
    thaks! Blog ini sudah kasih saya banyak ide dan data bagus dan jg diskusi2 apeknya,thx semuanya!

    oya,kalo bisa,minta analisisse mas Tomi,makasih

  17. vantillian says:

    Salam Tamam

    Metode GMC ini jelas bukan teori otak spiritual ala Danah Zohar.. Sampai sekarang setelah menguji metode otak tengah ala GMC ini, saya berani mengambil kesimpulan bahwa metode mereka adalah metode penipuan dan pembohongan massal. Silakan anda baca Link di bawah ini untuk mendapatkan pemahaman yang lebih utuh..

    http://minmerry.com/2010/04/19/genius-mind-consultancy-gmc-%E2%80%93-tips-or-trick.html

    http://www.randi.org/jr/022202.html

    http://www.randi.org/jr/2006-05/051906sylvia.html#i5

    http://www.youtube.com/watch?v=2RKh9Yh-GsU

    http://sabdaspace.org/membongkar_sulap_tanpa_trik_genius_mind_consultancy_gmc_malaysia

    http://sabdaspace.org/apabila_genius_mind_consultancy_gmc_membual_maka_inilah_cara_mudah_membuka_kedoknya

  18. vantillian says:

    Salam Romeo

    Benar yang anda katakan…Menjadikan anak-anak dan generasi muda ini sebagai objek untuk mencari profit adalah hal yang paling mengenaskan dan memalukan. Hal ini seharusnya ditindak dan diberi penerangan kepada orang tua agar dapat sadar bahwa metode ini hanyalah metode TRIK belaka. Tidak ada bukti aktivasi otak tengah akan membuat anak menjadi genius…Itu hanya OMONG KOSONG dari GMC…Anda bisa mendapatkan pemahaman yang lebih luas disini

    http://minmerry.com/2010/04/19/genius-mind-consultancy-gmc-%E2%80%93-tips-or-trick.html

    http://www.randi.org/jr/022202.html

    http://www.randi.org/jr/2006-05/051906sylvia.html#i5

    http://www.youtube.com/watch?v=2RKh9Yh-GsU

    http://sabdaspace.org/membongkar_sulap_tanpa_trik_genius_mind_consultancy_gmc_malaysia

    http://sabdaspace.org/apabila_genius_mind_consultancy_gmc_membual_maka_inilah_cara_mudah_membuka_kedokny

  19. vantillian says:

    Salam Sdr/i Tjetjun

    Sebenarnya TIDAK ADA kegagalan dalam aktivasi otak tengah ini. Mengapa? Karena memang anak-anak yang diaktivasi itu tidak bisa dibuktikan apakah mereka gagal atau tidak. Kegagalan terjadi karena anak tersebut belum bisa beradaptasi dengan TRIKnya. Mungkin si anak belum memahami kalimat yang diberikan trainer dengan baik. Kesimpulan jelas : INI TIDAK ADA hubungannya dengan KEGENIUSAN anak. Mengenai seorang anak “aneh” yang dapat melihat objek di belakangnya ketika blindfold, saya rasa mesti kita yang mengujinya. Bukan hanya melihat dan mendengar cerita. Kita tentukan CARA, ALAT, BAHAN yang juga disetujui oleh pihak GMC. Saya rasa mereka tidak akan berani menerima tantangan ini. Sementara mengenai para yogi, ilmu yoga adalah ilmu yang bercampur banyak mistis yang ada. Dulu para yogi yang dapat terbang selalu dikagumi oleh pengikutnya, tetapi sekarang kita tahu itu hanya TRIK belaka. Anda bisa melihatnya disini :

    http://www.youtube.com/watch?v=etSivpBHUmE

    Saya dulu mempelajari yoga antara lain Hatha dan Raja Yoga. Dulu saya sangat percaya kepada keahlian para yogi. Namun setelah belajar hampir 2 tahun, saya tahu itu semua hanya ilmu menyehatkan tubuh, yang bahkan banyak belum terbukti secara medis. Antara lain teori CHAKRA dan KUNDALINI. Itu semua seperti tenaga dalam Chi Kung yang dapat mementalkan benda dari jauh. Semua hanya suatu ilmu yang semu. Tidak bisa dijadikan pegangan kebenaran. Semoga anda dapat mengerti penjelasan saya. Untuk mendapatkan pemahaman yang lebih luas, anda bisa Klik link di bawah ini :

    http://minmerry.com/2010/04/19/genius-mind-consultancy-gmc-%E2%80%93-tips-or-trick.html

    http://www.randi.org/jr/022202.html

    http://www.randi.org/jr/2006-05/051906sylvia.html#i5

    http://www.youtube.com/watch?v=2RKh9Yh-GsU

    http://sabdaspace.org/membongkar_sulap_tanpa_trik_genius_mind_consultancy_gmc_malaysia

    http://sabdaspace.org/apabila_genius_mind_consultancy_gmc_membual_maka_inilah_cara_mudah_membuka_kedoknya

  20. Bravo says:

    Saya sedang berminat untuk mengikutkan anak saya di GMC, dan sedang mencari informasinya.

    Sudahkah anda pernah menguji secara langsung anak yang sudah diaktivasi otak tengahnya?

    Ataukah hanya berasumsi kira-kira triknya begini nih.

    FYI, dulu saya pernah latihan beladiri Merpati Putih dimana disitu juga diajarkan tentang konsep getaran dimana yang sudah ahli bisa melakukan hal-hal dengan mata tertutup kain. Bukan sekedar trik, karena dipertandingkan di antara murid-murid antar cabang perguruan. Yang saya lihat pada saat pertandingan matanya ditutup dengan plester dan kapas dan ditutup lagi dengan kain.

    Saya menunggu kesaksian dari para orang tua yang anaknya terbukti gagal di GMC ataupun yang beneran bisa dan gak hanya sekedar mengintip dari celah penutup mata.

  21. vantillian says:

    Salam Sdr Bravo…

    Sebelum anda mengikutkan anak anda mengikuti metode GMC, saya sarankan agar anda menguji dulu. Apakah semua metode pembelajaran boleh mengklaim akan membuat anak menjadi genius? Silakan saja, karena memang tidak ada bukti apakah anak akan menjadi genius atau tidak. Ukuran dan standarnya sangat BIAS. Sedangkan metode GMC bukan hanya mengklaim sesuai standar ilmiah, tetapi juga dengan suatu metode tidak lazim yaitu Blindfold Reading. Mengenai standar ilmiah, GMC jelas MEMBUAL, karena belum ada buktinya. Dengan apakah kita menyebut seseorang MENGKLAIM suatu teori NAMUN teorinya belum terbukti? PEMBUAL…Sedangkan mengenai metode Blindfold Reading, ternyata sudah pernah dibongkar di luar negeri sebagai PENIPUAN, khususnya metode BRONNIKOV dari Rusia. Metode Blindfold adalah metode TRIK SULAP… Sdr Bravo, saya akan dengan senang hati menguji anak-anak yang sudah diaktivasi otak tengahnya. Karena saya sering melihat sendiri murid-murid sulap saya bisa melakukan hal yg sama dengan metode Blindfold…Saya tidak berasumsi, saya mencoba bersama dengan murid-murid, menganalisa video, bertanya jawab dengan ahli. Saya sedang MEMPERTANYAKAN metode GMC. Kesimpulan saya adalah : GMC jelas MEMBUAL dan MENIPU…Anda bisa membaca komentar dari master Hartono di blog ini beserta trainer lainnya. Mereka TIDAK mampu membuktikan metode mereka..

    Mengenai tenaga dalam, saya tidak akan banyak berkomentar. Saya dulu belajar Chi Kung selama beberapa tahun, lalu belajar Tai Chi Wushu..Ntah saya memang tidak berbakat, ataupun tidak mengerti, saya tidak pernah merasakan tenaga dalam Chi Kung, kecuali rasa panas yang menjalar di seluruh tubuh selama latihan. Latihan bela diri yang cukup ekstrim dan tepat dapat menimbulkan kesan seolah-olah mempunyai tenaga dalam yg luar biasa. Apalagi dengan atraksi pemecahan dan penghancuran benda keras. Namun, itu semua adalah hasil latihan dan ketepatan dalam latihan. Saya kagum dengan bela diri pencak silat, shaolin, wushu, capoeira, kali, karate, taekwondo, namun saya kagum sebatas hanya teknik dan penghayatan serta pendalamannya. Soal tenaga dalam, tidak ada bukti apapun. Seseorang mungkin memukul lebih keras dari yg lain, namun apakah itu karena tenaga dalam, saya pikir itu bukan. Karena itu belajar tenaga dalam, banyak PANTANGAN. Tidak boleh ini dan itu, yang dibuat supaya tidak dipamerkan. Mengapa? Karena memang TIDAK ADA.

    Untuk mempelajarinya, anda bisa melihat disini :

    http://www.youtube.com/watch?v=YdvYXIwa0Ow&feature=PlayList&p=44F23DC569BA4401&playnext_from=PL&playnext=1&index=62

    http://www.youtube.com/watch?v=7dV90fvc0oA&feature=related

  22. maria says:

    Bapak Tommu yth,
    Sbg seorang pendidik yg cerdas dan seorang kristiani yg taat tentunya (dilihat dari tulisan bapak yg mengutib isi Alkitab)…terimakasih atas tulisan pencerahan ini…
    Sy bermaksud mengikutsertakan anak sy di GMC tp terus terang sy masih ragu…….

    Pertanyaan saya : Bapak Tommy sebagai seorang yg berdedikasi kuat untuk melakukan penelitian atau pembuktian (whatever…) supaya kebenaran (menurut Bapak) tentang benar tidaknya aktivasi otak tengah secara ilmiah… bisa di tegakkan…..apakah/sudahkah bapak mencoba mengikutsertakan anak bapak sendiri di program GMC…kalo belum, mengapa tidak mencoba? ..kemudian membagikan hasilnya dengan kita semua para ortu disini, beserta uraian2 yg berhubungan dengan teori anda..supaya kita juga benar2 yakin ….. karena kalo cuma ‘katanya2′ ..( Bapak Tommy melihat dari youtube, TV, melihat anak lain yg sdh diaktivasi, membaca buku Bapak Hartono)… Terus terang saya sendiri (mohon maaf ) juga kurang/belum yakin dengan teori bapak, sama seperti saya kurang/belum yakin dgn prog aktivasi otak-tengah / GMC ini…
    Terimakasih sebelumnya. Tuhan Memberkati kita semua para orang tua yg mencoba mendapatkan apa yg terbaik untuk anak2 kita.
    GBU All

  23. Tri says:

    Aduh…mkn dibaca mkin bingung nih. Kok jd bawa ayat2 kitab suci n Tuhan ya…??? Saya ibu rt dg 3 anak menjelang remaja yg bermaksud mencari buku dahyatnya otak Tengah…buat dibaca2 aja skln dipelajari kali bisa diterapkan ke anak2. Tp sy sama skl tdk berniat mengikutkan ke3 anak sy dlm program tsb. Byangin deh 3 x 3jt…9jt…unt skrg ini bsr bgt unt ukuran suami sy yg cuma pegawai kantoran. Sbg ortu pasti bangga dong punya anak jenius, tp itu bkn tujuan sy, bg sy punya anak yg Soleh solehah yg berguna unt diri n sesamanya cukup deh. Tp ya pasti tentunya hrs naik kls dong, sklh mahal. Tdk menjamin kan anak yg sll juara klas dr Sd ampe Sarjana bkl sukses dikemudian hr. Emang dg jago baca mata tertutup dia bs jd sukses….walah yg pasti2 ajalah. Knp tdk diajarkan sj pd anak2 tunanetra jd mrk tdk perlu hrf braille lg unt blj???? Ibu bpk terkasih, useles toh punya anak jenius tp akhirnya mjd sombong dg kelebihan yg dia punya. Jd berpikirlah beribu2 x mencari cara instan membuat anak mjd lbh pintar. Salam…

  24. JH says:

    Cuma mau sharing anak saya cowok umur hampir 13 tahun bulan lalu ikut GMC di

    Medan.

    Hasilnya hampir tidak ada, malah sifatnya jadi agak sensitif dan mudah marah. Karena

    tidak ada hasil, jadi anak saya ikut kelas alumni artinya diaktivasi kedua kalinya.

    Bila baru pulang dari GMC anak saya itu bisa membaca kartu dgn benar walau hanya

    dua atau tiga kali saja. Selanjutnya seperti normal kembali.

    Gimana ya ada unsur money oriented juga karena GMC kan bisnis franchise dgn modal

    300 juta. Katanya usia anak yg ikut 6 – 12 tahun, nyatanya ada yg kelas 2 SMU juga

    ikutan.

  25. vantillian says:

    Salam Sdri JH…

    Saya secara serius mempertimbangkan, menganalisa, mengadakan eksperimen sebelum menilai terlalu jauh GMC ini..Hasil yang saya dapatkan sudah saya simpulkan dalam tulisan dan komentar saya.. Saya sangat menunggu respon orang tua sendiri yang telah mengikutkan anaknya dalam GMC.. Mengapa anak2 yg telah diaktivasi setelah lama kelihatan normal kembali? Ukuran genius yg bagaimana yg dipakai oleh GMC? Apakah otak tengah yg dipahami GMC? Dari sekilas tulisan saya dan hasil belajar, GMC telah SALAH TOTAL dalam memahami otak tengah. Mereka MEMBUAL tentang teori yg sama sekali tidak terbukti. Selanjutnya mereka juga MEMBUAL dengan mengajarkan Blindfold adalah bukti bahwa otak tengah sudah diaktivasi… Itulah hasil kesimpulan saya… Itulah juga hasil kesimpulan setelah Bpk Hartono sendiri TIDAK BISA menunjukkan semua bukti aktivasi otak tengah… Anda juga bisa baca ulasan teman saya disini :

    http://www.sabdaspace.org/genius_mind_consultancy_gmc_mengajari_anak_anak_menipu_dunia

  26. vantillian says:

    Salam Sdri Tri…

    Benar yg ibu katakan…Tidak ada jalan PINTAS untuk genius..Lagipula bagaimana kita mau membuat anak genius dengan TEORI yang BELUM TERBUKTI dan DASAR BIOLOGI OTAK yang SALAH?

  27. vantillian says:

    Salam Sdri Maria

    Suatu teori yang BELUM terbukti bagaimana bisa membuktikannya? Saya hanya MEMPERTANYAKAN dasar biologi dan praktek Blindfold dari aktivasi otak tengah ini. Bagaimana saya bisa membuktikannya? Bukankah saya harus mendasarkan tulisan saya kepada DASAR ILMIAH yang sudah terbukti? Ada dua cara yang dapat digunakan :
    1. Memakai dasar ilmiah yg diakui untuk membantah
    2. Menggunakan BANTAHAN ataupun sanggahan terhadap teori maupun praktek

    GMC TERBUKTI tidak ada dasar ilmiahnya dan metode Blindfoldnya SUDAH dibantah dan disanggah sebagai metode ajaib aktivasi otak tengah. Metode Blindfold adalah metode TRIK SULAP belaka… Makanya org dewasa sekalipun juga bs blindfold, gak usah ikut GMC..

    Hanya dengan DASAR teori dan sedikit praktek saja, saya sendiri sudah yakin bahwa GMC adalah pembual dan penipu, mengapa saya mencobakan anak saya masuk ke GMC? Apakah penelitian yg dilakukan oleh ilmuwan biologi otak tidak bisa kita terima? Kalau anda tidak bisa menerima, apakah anda punya penelitian lain atau pandangan secara meyakinkan BISA meragukan tulisan saya maupun GMC? Kalau ada, bisakah anda tuliskan disini? atau disertakan buktinya?

  28. Levin Chandra says:

    pertanyaan saya sih cuma satu saja: kalau para petinggi gmc memang bisa mengaktivasi otak tengah u/ melihat kartu dgn tembus pandang, u/ apa repot2 buka pelatihan dan jual franchise segala? Terapkan saja ilmunya di Makau atau Las Vegas dan dijamin dgn cepat sudah bisa kaya raya.

  29. budi says:

    Beberapa waktu yang lalu saya lihat beritanya di sebuah tv swasta. Karena penasaran, sampailah saya di website ini.

    Dari membaca artikel ini dan banyaknya komentar yang muncul sampailah saya pada satu dugaan. Mohon maaf, dugaan saya mungkin tidak sama dengan penulis artikel ini. Dugaan saya adalah bahwa mereka menggunakan teknik BRAINWAVE ENTRAINMENT (silakan googling di wikipedia) atau sejenisnya. Prinsip kerjanya adalah menstimulasi otak agar otak mengeluarkan frekuensi tertentu dengan tujuan tertentu. Lebih jelasnya lihat di wikipedia, apakah ini termasuk pseudo science? Saya merasa tidak punya kompetensi untuk menjawabnya.

    Yang jadi masalah adalah mungkin dasar ilmiah yang diterangkan oleh GMC sudah dibumbui ala pedagang kaki lima, tentu dengan tujuan menarik khalayak awam. Kalau benar dugaan saya ini, rasanya GMC terlalu komersil dengan tarif sekian juta per anak. Di pasaran, teknik sejenis harganya hanya berkisar puluhan sampai ratusan ribu saja.

    Apalagi dari yang saya baca, teknik ini kurang/tidak sepantasnya diterapkan pada anak-anak karena otak anak-anak justru secara alami sudah memiliki frekuensi yang sesuai untuk menyerap ilmu pengetahuan.

    Kalau melihat bahwa kemampuan yang ditonjolkan oleh GMC adalah kemampuan membaca/melihat dengan mata tertutup maka dugaan saya mereka melakukan stimulasi dengan penekanan pada frekuensi yang berhubungan dengan kemampuan REMOTE VIEWING. Kenapa mereka memilih ini? Karena lebih mudah dipertontonkan, dan memberi efek yang “wah”. Siapapun akan terkagum-kagum dan dengan bumbu-bumbu ala tukang jual obat para orang tua pun tak segan-segan merogoh kocek sekian juta untuk anak kesayangannya.

    Sekali lagi ini hanya dugaan saya saja, kalau salah mohon dimaafkan.

  30. Herwindo says:

    Salam.
    salut dengan argumen anda!
    Saya pernah menghadiri presentasi aktivasi otak tengah ini. Dari awal saya merasa ada logika yang dipaksakan–terlebih soal konsep bahwa otak tengah seolah-olah organ Corpus callosum. Saya setuju ini adalah pseudoscience. Tulisan anda jadi penyeimbang antara mitos dan fakta. Mudah-mudahan fakta sains akan membuktikan kebenaran metode ini. Tetaplah kritis. Keep up the good work!
    Saya mohon izin men-tag tulisan ini…

  31. Setiyawan says:

    Numpang lewat

    Salam semuanya !

    Kebenaran adalah milik semua ummat manusia dan ummat beragama. Namun kayaknya ga ada korelasinya klo dalam diskusi saudara tentang “aktivasi otak tengah” membawa-bawa agama. letakkan diskusi ini pada jalurnya.

    Mudah2an jd renungan kita semua.

    sy salut sama pak Tommy. Teruslah berjuang menegakkn kebenarn sesuai jalurnya.

  32. vantillian says:

    Salam Bpk Setiyawan

    Memang benar bahwa kebenaran harus ditegakkan…Para aktifis otak tengah sering mengklaim kebenaran otak tengah berdasarkan atas ILMIAH dan KESAKSIAN. Jelas, secara ilmiah, kebenaran otak tengah TIDAK terbukti, jadi mereka membual. Sedangkan berdasarkan hanya kesaksian semata, maka itu bisa berbahaya. Kesaksian bahwa Blindfold reading adalah BUKTI otak tengah sudah teraktivasi juga TIDAK TERBUKTI. Metode Blindfold adalah metode TRIK SULAP.. Coba kita lihat dan analisa semua video pelatihan GMC, maka kita akan tahu secara GAMBLANG bahwa anak-anak tersebut NYONTEK dari bawah penutup mata.. Semoga banyak orang tua yang lebih sadar dan tidak tergesa-gesa mengikuti arus marketing berkedok pendidikan yang menyesatkan bangsa ini…

  33. vantillian says:

    Salam bpk Herwindo

    Dari definisi otak tengah, para master otak tengah SALAH TOTAL karena menyamakan antara corpus callosum dengan otak tengah.. Pertama saya membaca bukunya Bpk Hartono, sudah tahu bahwa ini adalah teori yang menggelikan.. Kalau sudah ada penelitian bahwa Corpus=Otak tengah, mengapa tidak berani menunjukkan BUKTInya? Jelas, mereka hanya membual. Ilmu anatomi otak yang sederhana saja sudah salah kaprah, mengapa kita harus mendengarkan bualan mereka terus menerus? Biarlah kita boleh bahu membahu mensharingkan hal ini kepada orang tua karena ini sudah berkedok PENIPUAN…

    Terima kasih untuk dukungannya…Saya akan tetap kritis terhadap isu ini, juga terhadap diri sendiri..Silakan di tag dan disebar-luaskan tulisan saya ini…Thanks

  34. adiis says:

    Tulisan yang bagus dan bermanfaat, karena saya memang sedang mencari tahu mengenai otak tengah.

    OOT, saya membaca blog ini milik Min (merry) kelihatan nya masih anak remaja (dari foto album nya), dan anda vantilan (pak Tommy) apakah anda memang menulis disini, apakah ini dari postingan lainnya atau bagaimana sebenarnya pak Tommy.

    Saya telah menemukan fb otak tengah, bolehkah saya ambil sebagian dari tulisan diatas untuk saya diskusikan dengan rekan di fb ?

    Sekian dulu, terimakasih,

    Adiis, Jakarta Timur

  35. minmerry says:

    Holla Adiis, minmerry yang diphotoalbumnya, tahun ini 24 tahun.

    ;D
    Salam, Min
    Hehehe.

    Yep, ini website sy, Minmerry. Nice day…

  36. adiis says:

    Trim’s Min.
    Tapi belum terjawab semua. apakah vantilan itu anda, kalau bukan tulisan ini dari mana ? dan bagaimana pertanyaan saya diatas lainya.

    Maaf agak telmi karena umur sama dengan RI ini, makanya saya ingin mengaktifkan otak tengah…….., ternyata hanya hoax

    Adi Is

  37. vantillian says:

    Salam Bpk Adiis…

    Terima kasih untuk pujiannya…Saya sedang mempersiapkan tulisan lain yang mempertanyakan lebih dalam ttg aktivasi otak tengah ini…Silakan dipakai tulisan saya di forum mana saja…Asal ditulis sumbernya…Blog ini adalah milik istri saya…Minmerry adalah istri saya…Wajahnya memang imut karena itu mudah disalahpahami…Hehe

  38. agha says:

    saya membaca koment dari yang mengaku pakar jadi tertawa geli…, satu sisi seorang yang belum pernah makan gula berkomentar tentang keilmiahan gula dan kemanisannya, tapi sama sekali belum pernah makan gula…, sedang seorang yg makan gula mencoba dengan keras bercerita tentang rasa manisnya gula…tapi selalu di tanyai tentang cara membuat gula…,

    satu sisi memperdebatkan tentang anatomi dan fungsi otak tengah dan seakan bagai mobil yang mempunyai alat, mana stir, ban dan lain2 yang bisa di jabarkan fungsinya, sedang dia tidak sadar atau memang menyamakan manusia seperti mesin yang bisa di pilah2..saat bila di tanya di mana letak hati yang bisa merasakan sedih dan senang.., apa di liver, atau jantung…, atau mungkin di tanya di mana letak nyawa, di jantung, di otak atau di mana?. dia pasti engga akan bisa menjawabnya, lalu akan timbul pertanyaan…apakah semua yang di ciptakan tuhan tidak ilmiah…atau kita yang berlum bisa mengerti..

    pengaktivasian otak tengah dengan menggunakan gelombang frequensi menstimulasi gelombang otak hingga merangsang pertumbuhan serabut saraf dapat di teliti dengan peralatan yang canggih, dan itu terbukti, sedangkan kemampuan intuisi yang ikut berkembang hanyalah efek sampingan yang luar biasa…

    saya jadi ingat saat merapi kan melutus…dean mbah marijan di minta turun tapi engga mau..karena hewan2 belum turun…, itu tandanya bahwa hewan yg memiliki intiusi lebih tajam akan tahu bencana yang terjadi…tapi ini bukan ramal atau yg belum terjadi..ini adalah kemampuan awal mendektesi hal yang kan terjadi, seperti gunung kan meletus..maka dari dasar bumi sudah terjadi tekanan2 dan gemuruh yang dasyat yang tiada terdengar oleh manusia..tapi mereka tahu.., jadi jangan di kira anak2 yang teraktivasi menjadi peramal…, bila anda berfikir bisa meramal maka anda sangat tidak ilmiah..,

    lalu dari yang selalu memberi koment sinis beranggapan bahwa itu kebohongan…yang di lakukan anak2…, saya 15 tahun lebih bergaul dengan malaikat2 yang lucu2 itu…mereka bagai kertas yang suci…, lalu dengan kejamnya saudara menuduh ribuan anak yg lugu itu pendusta!!!, saya heran dengan cara berfikir saudara bila saudara sinis dan menuduh gmc dengan tuduhan yang keji saya bisa paham..mungkin kejiwaan saudara penuh kebencian dan kemarahan..karena saudara adalah manusia dewasa yang bisa melakukan itu…tapi saudara sendirian akan menuduh ribuan anak2 yang lugu bahwa mereka menipu…, saya mungkin akan lebih percaya anak2 itu engga mungkin 2 hari menjadikan mereka penipu ulung… , maka saya akan lebih percaya pada mereka daripada argumentasi saudara…

    saudara selalu mengelak saat di pojokkan dengan uraian yg meminta pembuktian sama2 dengan pihak gmc yang saudara pojokkan.., selalu saudara bilang menanyakan tentang ilmiah…lalu ilmiah yang bagaimana yg saudara bisa pertanggungjawabkan…saya yakin saudara sendiri engga tahu apa2 dan selalu meminta ilmiah…sama halnya saudara meminta pengilmiahan nyawa…sedang saudara sendiri sama sekali tidak tahu..

    aktivasi otak tengah bukanlah tipuan atau sulap yang saudara sangkakan..tapi proses stimulan menstimulasi gelombang otak dengan freqwensi tertentu.., saudara ingin tahu… makanya lebih baik saudara belajar dulu dengan ilmiah dan bukan dengan mata…yang lalu berani menyimpulkan sesuatu hal yang saudara sendiri tidak tahu…

    maaf…mungkin saudara kira saya adalah anggota dari gmc…maaf sekali kalau kali ini saya membuat saudara kecewa…saya bukan dari gmc…mengenal saja belum… tapi saya adalah orang yang mencoba selalu belajar dan mendalami fenomena yang baru dengan cara yang adil dan bijak,

    satu nasehat dari saya..jangan terburu nafsu mengklaim sesuatu itu bohong… sebelum saudara masuk dan menyaksikan sendiri, coba saja anak saudara di aktivasi…dan saudara bisa buktikan dengan melihat fenomena terhadap anak saudara, bila benar maka bersyukurlah anak saudara di beri kelebihan yg harus di jaga, tapi jangan menganggap anak saudara sendiri berbohong dengan saudara, lalu siapa lagi yang bisa saudara percaya??

    saya rasa tulisan saya bisa menjadi penengah di antara keduanya…ingat saya bukan dari gmc atau pihak lain..dan saya rasa bisa menjadi acuan bagi setiap orang tua yang ingin anaknya sukses…semoga bagi yg ikut membaca bisa lebih dewasa dalam menerima teknologi baru…

  39. saia says:

    menurut saya tuhan menciptakan manusia untuk mengelola(hidup) bumi pasti sudah diperhitungkan/sudah dibekali dengan segala kemampuan untuk mengelola bumi baik fisik,maupun mental.

    Sebenarnya orang dewasa juga bisa melakukan hal yg sama(bkn trik) hanya saja memerlukan waktu latihan (yg mungkin) lebih lama daripada anak-anak. Karena orang dewasa sudah terbiasa menganalisa sesuatu, sehingga yg terjadi adalah ketidakpercayaan ataupun menebak(peluang).

    Anak-anak masih mempercayai RASA..dengan IKHLAS.. menerima Rasa tersebut… tidak dengan orang dewasa.. contohnya adalah firasat, banyak dari orang dewasa mendapatkan firasat atas sesuatu, lalu dianalisa kemungkinan kejadiannya yang menghasilkan kemungkinan kecil persentase terjadinya.. lalu diabaikanlah firasat tersebut.. dan yg terjadi ternyata kebalikannya.. (apakah anda pernah merasakannya?)

    dgn kata lain metode aktivasi otak tengah bisa dilakukan (bisa blindfold reading, dsb. tanpa trik).. namun memang untuk hasil kedepannya bagi sang anak tetap tergantung dari bimbingan orang tua&lingkungannya.

    *menurut saya sih yg buat jadi kontra adalah karena biayanya yg mahal… coba murah.. pasti semua pro…. hehehe.. (menurut saya lhoh..)

  40. adiis says:

    pengarang buku telah memberi komentar, yang pro juga banyak, dan yang kontra juga banyak.
    saya mengikuti masalah otak tengah karena tertarik, tapi karena tiga setengah juta itu makanya masih saya pikir pikir sambil mencari penjelasan.

    kalau debat atau eker ekeran tidak akan ada penyelesaiannya, apa lagi berapa orang sih yang membaca atau ikut di blog ini ?, saya kira tidak begitu banyak.

    tadinya saya duga akan menambah kecerdasan anak, tapi yang ditonjolkan (yang saya lihat videonya, karena saya belum melihat langsung karena saya tidak punya uang sebegitu ), mungkinkah menjadikan anak menjadi genius karena diaktifkan dalam satu hari ?, mungkin saya ketinggalan dalam pengetahuan, saya belajar psy sekitar th 1968, dan yang saya ingat IQ itu tidak bisa berubah dahsyat dalam sesaat, walaupun ada stimulan atau stroom otak atau apalah namanya.

    saya pernah membaca, Srie Mulyani IQ nya 158, Einstein 160, Bill Gate diatas 150, dll, nah apakah anak setelah otak ( tengahnya ) diaktifkan bisa menyamai mereka itu ?ingat manusia dianggap genius bila IQ nya diatas 140.

    karena menyangkut anak bangsa dan scientic sudah saatnya yang berwenang menyelesaikan kondisi ini, buku otak tengah itu juga banyak perbedaan penjelasannya dengan anatomi kedokteran, cerita menyamakan otak dengan radar, adalah hal yang aneh dan menggelikan bagi yang mengerti electronika, dll
    penjelasan diatas mengenai gelombang frequency juga membingungkan yang mengerti, frequency dalam kaidah electronik adalah banyaknya bilangan getar per detik (disederhanakan) , dalam kaidah umum beberapa kali melakukan.

    gelombang secara electronik ada dua yaitu gelombang suara (audio sekitar 20 Hz s/d 20.000 Hz )
    gelombang elektromagnetik (radio wave) secara spektrumnya bisa dibagi -bagi, tapi bisa dikatakan saja dari 20.000 Hz s/d 50.000.000.000 Hz.
    sebagai contoh gelombang telepon HP sekitar 1.800.000.000 Hz

    nah penulis diatas tadi apakah bisa menjelaskan menggunakan gelombang suara atau menggunakan gelombang electo magnetik ?, jangan berkilah hak paten dll.

    kalau menggunakan gelombang suara, yang menangkap adalah telinga, sedangkan gelombang electromagnetik (yang dipercaya oleh telepatis), adalah diterima oleh otak ( entah otak tengah atau belakang).
    saat ini sedang dipertentangkan masalah HP yang bisa mengganggu otak, karena menggunakan celombang radio.

    karena bicara kecerdasan yang paling nyata adalah dengan pembuktian matematik, apakah anak umur 6th (kelas 1 SD) yang telah diaktifkan otaknya itu bisa menyelesaikan rumus phytagoras, anak umur 13 tahun bisa menyelesaikan hitungan dengan kalkulus, dan anak 15 tahun bisa menghitung tekanan angin di bangunan 100 lantai (500 m dari tanah) selain dengan rumus bounoulli ?

    coba buktikan, jangan hanya demo seperti permainan sulap saja.

    salam,

    adi is, (kakek kakek pemerhati anak, tamatan sekolah guru yang tidak menjadi guru)

  41. Bagas says:

    Saya tertarik dengan apa yg ditawarkan GMC, lalu saya mencari informasi lebih banyak & akhirnya menemukan blog ini. Mungkin untuk sekarang yang saya akan lakukan adalah mencari info, data & pembuktian sebenarnya2nya mengenai permasalahan pro & kontranya aktivasi otak tengah ini. Saya tidak yakin ‘mengaktifkan’ otak tengah dapat membuat anak menjadi jenius dengan instant, tp saya percaya metode ini ‘mungkin’ melakukan ’sesuatu’ agar seseorang berkembang secara intuisi. Saya membaca ulasan Pak Tommy diatas bahwa anda pernah belajar chikung dll tetapi anda belum pernah bisa merasakan memiliki tenaga dalam. Apakah anda percaya dengan tenaga dalam? Anda pernah merasakan ‘disentuh/dijatuhkan/ didorong’ pada jarak tertentu? Atau lebih hebat lagi…melihat (tanpa ditutup mata dengan kain) tetapi dapat melihat kebelakang, bahkan melihat dari jauh pada isi suatu bangunan/rumah. Bila anda percaya tenaga dalam mungkin suatu saat anda percaya pada intuisi yang berkembang akibat efek dr pengaktifan otak tengah. Saya sendiri belum percaya sepenuhnya pengaktifan otak tengah ala GMC, BCL, dll ini , tetapi efek yang ditimbulkan oleh pengaktifan tsb mungkin saja ada. Tapi saya percaya intuisi & kemampuan luar biasa bisa dipelajari. Bila anda tidak percaya pada tenaga dalam, saya undang anda di Perguruan Kalimasada. Padang Golf Pangkalan Jati Jl. Pangkalan Jati, Komplek AL, Jakarta Selatan. Saya akan membuktikan pada anda bahwa tenaga dalam itu ada, dan akan menunjukkan hal-hal yang menurut anda tidak ada tanpa embel2 kain atau embel2 sulap. Ilmu seperti itu ada pak, kalau bapak mau belajar saya bersedia mengajarkan. Syarat?! tidak ada syarat macem2 pak, cukup sabar, ikhlas & tawaqal. Boleh dipamerkan?memang tidak boleh dipamerkan pak, pada dasarnya ilmu ini dipelajari utk perisai diri bkn utk pamer & sombong diri. Itu jg merupakan prinsip dasar pengajaran..mengingatkan untuk selalu rendah hati. Bapak pernah dengar ilmu lam alif? nah..selamat mencari tahu.

    Salam
    Pak Bagas
    Kalimasada Pk.Jati

  42. adiis says:

    pak Bagas yth,

    saya mau menanyakan dimanakah alamat Kalimasada untuk jakarta timur ?

    sekitar ‘92 sewaktu saya tugas di jawa timur pernah mengikuti tetada kalimasada, yang mana konon adalah pecahan dari SN pada waktu itu. sekitar separuh dokter di kabupaten tsb ikut kalimasada tsb, dan katanya (saat itu..) hampir 10 % dokter di surabaya juga mengikuti.

    karena ada pertanyaan saya yang tidak dijawab pelatihnya, saya tidak melanjutkan nya.

    maaf ya vantillian, saya numpang nyeletuk….

    sekian, dan terimakasih.

    adiis, jakarta timur

  43. vantillian says:

    Sdr Agha

    Sdr Agha, ketika seseorang membual, bagaimana mengetahui bagaimana dia membual? Yaitu dengan membongkar bualannya dengan dasar teorinya sendiri. Bahkan praktek dari GMC tidak dapat membuktikan bahwa otak tengah ada hubungan dengan kemampuan membaca Blindfold..Itu cuma isapan jempol dari Bpk Hartono dan master lainnya. Teori GMC adalah teori membual bahkan menipu. Jika ingin KONSISTEN menggunakan istilah otak tengah, silakan tunjukkan bukti bahwa otak tengah adalah PENGHUBUNG otak kanan dan kiri. Sekaligus tunjukkan bukti bahwa otak tengah berpengaruh pada kegeniusan anak. Sederhana bukan? Saya tidak menuntut GMC melakukan eksperimen, cuma TUNJUKKAN bukti penelitian yang sudah diteliti. Sederhana bukan? Kalau GMC sampai sekarang gak bisa tunjukkan, bukankah itu membuktikan mereka membual? Apakah anda ingin membantu mereka menunjukkan buktinya? Saya tunggu…Semua TEORI yang saudara kemukakan cuma teori saudara. Kalau tidak ada bukti, saya juga bisa ngomong DENGKUL kitapun mengeluarkan gelombang sama seperti gelombang otak, sehingga DENGKUL ada hubungannya dengan stimulasi kegeniusan anak. Anda sepakat? Kalau tidak, tolong tunjukkan buktinya, jangan CUMA MEMBUAL sama seperti GMC…

    Nah, mengenai gelombang otak, apakah jika anda sudah pintar ngomong STIMULASI dan sebagainya sudah membuktikan anda tahu gelombang otak?Hoho….Saya menyebutnya teori keblablasan…Alias anda cuma membual…Tidak percaya? Belajar dulu DISINI :

    http://www.theness.com/neurologicablog/?p=287

  44. vantillian says:

    Sdr Saia

    Tuhan memang membekali manusia dengan AKAL BUDI yang luar biasa untuk mengelola alam ini. Masalah terbesarnya adalah apakah akal budi tersebut digunakan secara baik atau tidak. Karena terlalu hebatnya, maka banyak akal manusia yang justru merusak dan menipu dengan pintarnya.. Justru karena anak-anak mempercayai dengan rasa, apakah kita boleh SEMBARANGAn menanamkan rasa yang bersifat menipu di dalam diri anak-anak? Mengajarkan blindfold kepada anak padahal itu trik untuk menyontek adalah tindakan yang mencemari RASA anak. Tindakan tersebut MELECEHKAN anak. Buktikan metode Blindfold adalah metode yang tidak nyontek, maka saya akan mengakuinya. Sampai sekarang metode ini BELUM terbukti…

    Soal biaya, justru karena MAHAL, maka lebih mudah menipu, coba kalau murah…Apakah anda ingin membeli obat yang sangat murah TANPA jaminan? Yang dipersoalkan disini adalah JAMINAN..Dalam hal ini adalah kebenaran yang diklaim oleh GMC sendiri..Mahal atau murah, tidak membuat sesuatu otomatis jadi benar…

  45. vantillian says:

    Sdr Adiis…

    Yang anda nyatakan itu benar, para master GMC mencampuradukkan ilmu menjadi gado-gado, tidak membedakan antara “otak tengah” dengan “CORPUS CALLOSUM”, mengganggap bahwa otak tengah membuat anak genius, pokoknya apapun yang bisa DIBUALKAN, pasti mereka ajarkan…Ketika diminta buktinya, mereka cuma katakan : Tanyakan pada orang tua…Ini namanya bukti ilmiah? Hehe

  46. vantillian says:

    Salam Pak Bagas…

    Soal GMC dan aktivasi otak tengah, pendapat saya sudah JELAS di atas.. Dan karena itu, saya berani mengambil kesimpulan bahwa GMC membual dan menipu masyarakat Indonesia…Mengenai tenaga dalam, dulu saya sangat mempercayainya, tetapi setelah belajar sampai usia ini, saya tahu tenaga dalam hanya MITOS…Apa yang membuats eseorang bisa menjadi kuat dan tahan ketika dipukul? Jawabnnya adalah karena LATIHAN dan TAHU TRIKNYA…Maafkan saya, saya tidak bermaksud menghina Kalimasada maupun perguruan tenaga dalam lainnya…Apa yang dapat dilakukan oleh ahli tenaga dalam silat, seperti memecahkan batang besi, juga dapat dilakukan olehs eorang karateka yang mengklaim tanpa tenaga dalam. Apa yang dapat dilakukan oleh seorang ahli tenaga dalam seperti mementalkan orang, itu juga dapat dilakukan oleh seorang pesulap yang tahu TRIKNYA.. Dan memang tidak ada tenaga yang mampu mementalkan orang dari jarak jauh. Itu cuma ada di FILM-FILM…

    Anda bisa membaca tulisan teman saya disini :

    http://sabdaspace.org/bengcu_menggugat_tenaga_dalam_di_mata_seorang_tionghoa_kristen

  47. Jiwa01 says:

    Oya mengenai mementalkan orang dari jauh, mungkin saja seorang pesulap bisa melakukan hal yg sama tapi bisakah pesulap tsb melakukannya bukan dalam stage atau aksi jalanan yg diatur tetapi dalam situasi kehidupan nyata seperti yg dilakukan oleh Gus Maksum ini.

    http://www.tempointeraktif.com/ang/min/03/19/pokok1.htm
    http://mbakdloh.wordpress.com/2010/04/01/iwan-fals-kagumi-tokoh-nu/

    Saya sendiri adalah fans Iwan Fals, pada tahun 1998 itu saya ingin menonton konser tsb tapi tidak berhasil mendapatkan tiketnya. Saya tahu berita kerusuhan ini pertama kali dari TV dan beberapa hari kemudian saya membaca di Kompas Minggu artikel tentang Gus Maksum dan aksinya pada kerusuhan tsb. Menurut Kompas ini yg ketiga kalinya Gus Maksum menunjukan ilmunya di depan publik – semuanya dalam situasi real. Berita Gus Maksum ini cukup menghebohkan saat itu.

    Jika anda mempunyai akses ke arsip Kompas anda bisa cari berita tentang Gus Maksum pada Kompas terbitan setelah tanggal 6 July 1998

    Betul ilmu seperti ini BIASANYA memang banyak pantangannya tetapi bukan berarti ini hanya Mitos dan tidak nyata, paling tidak Gus Maksum sudah melanggar pantangan untuk tidak memamerkan tetapi toh ilmunya masih bisa dikeluarkan juga dan ternyata ilmunya itu MEMANG ADA dan ditunjukan BUKAN DALAM FILM

  48. Jiwa01 says:

    Wah … menarik sekali diskusi di sini

    Saya tidak ingin mengomentari tentang aktivasi otak tengah. Tetapi saya ingin mengomentari comment anda tentang Tenaga Dalam. Kebetulan saya sendiri dulu adalah praktisi Karate jadi saya ingin mengomentari comment anda ” Apa yang dapat dilakukan oleh ahli tenaga dalam silat, seperti memecahkan batang besi, juga dapat dilakukan oleh seorang karateka yang mengklaim tanpa tenaga dalam “. Anda benar memang pada tahap tertentu apa yg dilakukan pesilat juga mampu dilakukan seorang karateka. Tetapi saya ingin mengingatkan ada perbedaan antara apa yg dilakukan seorang pesilat dan karateka.

    Saya ingat ketika tahun 80-an, ada perguruan silat yg sangat terkenal saat itu dan demo pemecahan benda keras dilakukan di mana-mana. Tidak perlu saya sebut namanya, saya rasa praktisi beladiri pasti tahu perguruan yg saya maksudkan. Sebagai karateka saya penasaran dan ingin tahu bagaimana sebenarnya apa yg disebut tenaga dalam silat ini. Saya kemudian dikenalkan pada seorang pelatih senior perguruan tersebut. Dan saya katakan saya sebagai karateka bisa melakukan apa yg mereka lakukan.

    Kemudian saya mendemokan bagaimana memecahkan balok es – pada saat itu kebetulan sedang Ujian Kenaikan Tingkat perguruan silat tsb jadi terdapat banyak es balok di sana. Pelatih tsb hanya tesenyum dan mengatakan kepada saya untuk memilih balok es mana yg ingin dia pecahkan. Setelah saya memilih es balok tsb, pelatih tsb mengatakan kepada saya ” Bisakah anda melakukan seperti ini ? ”

    Kemudian pelatih tsb menyentuh es balok tsb sebentar kemudian menepuk ringan balok es tsb … dan brag es balok tsb pecah di depan mata saya hanya dgn tepukan ringan dan sama sekali tidak ada pengerasan otot yg dilakukan, tidak ada kecepatan dan momentum pukulan – hanya tepukan ringan. Kemudian pelatih tsb meminta saya memilih balok es lain. Dan dia kemudian melepas sabuk seragamnya dan melipatnya menjadi beberapa lipatan hingga sepanjang 40-50 cm saja. Kemudian dia menggunakan sabuk seragam tsb untuk mematahkan es balok tsb … kali ini saya ga bisa bilang apa-apa lagi …

    Saya seorang karateka sudah banyak saya melakukan tameshiwari tapi belum pernah saya melihat pemecahan es balok seperti itu ( Jika anda bisa menemukan karateka yg bisa melakukan pemecahan es seperti di atas mohon beritahu saya – saya pernah menanyakan senior saya karateka Dan 5, dia bahkan mengatakan Master Oyama sekalipun tidak pernah melakukan tameshiwari seperti itu ) Kemudian pelatih tsb menjelaskan bagaimana pengaturan tenaga agar bisa melakukan itu. Dan sebagai karateka jujur harus saya akui walaupun sudah dijelaskan caranya tapi tetap saja saya tidak akan mampu melakukan cara tsb – karna pelatihan dalam karate tidak menghasilkan tenaga yg dimaksud oleh pelatih tsb.

    Setelah saya mengikuti latihan di perguruan silat tsb, saya baru mengerti apa yg dimaksud tenaga “getaran” tsb. Walaupun karate dan silat sama-sama melakukan pemecahan benda keras tetapi jelas saya rasakan ada perbedaan antara tenaga yg digunakan seorang karate dan seorang pesilat. Karate banyak bergantung pada pelatihan fisik dan pengkondisian anggota tubuh untuk melakukan tameshiwari sedang Silat lebih banyak bergantung pada pelatihan pernafasan dan latihan internal lain.

    Tapi harus saya akui metode pemecahan benda keras Silat jauh lebih mudah dan tidak semenyakitkan metode pemecahan benda keras metode karate. Bisa dibilang tangan saya “hancur” karena pengkondisian yg dilakukan metode tameshiwari karate.

    Apakah ini Tenaga Dalam … apalah artinya sebuah nama … bahkan dalam perguruan silat tsb sama sekali tidak menggunakan istilah tenaga dalam untuk getaran yg dihasilkan dalam metode latihan mereka. Praktisi beladiri biasanya adalah pembalap yg mahir tetapi bukan montir ahli yg tahu bagaimana cara kerja mesin mobil yg digunakannya. Kadang mereka bahkan ga terlalu peduli gimana cara mobil itu bekerja.

    Jika seseorang mengkritisi seorang pembalap karna salah menjelaskan cara kerja mesin mobil yg digunakannya, bukan berarti orang tsb bisa mengabaikan keahlian balap pembalap tsb begitu saja dan menganggap keahlian balapnya sebagai hoax. Karena keahlian balap tidak ada korelasinya dgn keahlian montir mesin :D

    Saya setuju dgn anda jika kita latihan dan tahu triknya kita bisa melakukannya. Dalam hal ini jika kita latihan pernafasan tenaga dalam yg benar dan tahu teknik penyaluran tenaga yg benar, kita pun mampu melakukannya :D

  49. Sofyan says:

    Pembicaraan semakin jauh tapi semakin menarik…dari otak tengah ke tenaga dalam. dua2nya sy suka. Pertanyaan saya:

    1. Adakah cara praktis/cepat, murah dan hasilnya bisa dibuktikan untuk kejeniusan?
    2. Adakah cara praktis/cepat, murah dan hasilnya bisa dibuktikan untuk tenaga dalam?

    Tks.
    myonlineshs@gmail.com

  50. antowi says:

    Wah blog kamu makin rame Min gara2 tulisan suamimu he he he
    Aku penasaran tentang otak ini, barusan beli buku Mengungkap Misteri Otak Tengah karya dr. Arman Yurisaldi S, M.S., SpS
    Memang banyak keanehan dari penjelasan aktivasi otak tengah, dikatakan bahwa otak tengah adalah penghubung otak kiri dan otak kanan tapi kok gambarnya potongan belah otak, lebih masuk akal penjelasan dr. Arman dan Wikipedia bahwa otak tengah penghubung otak depan dan belakang. GMC, Hartono Sangkanparan dan teman2nya mengatakan gelombang2 otak yang di lihat dengan alat canggih tetapi buku dr. Arman mengatakan bahwa memang ada alat yang melihat gelombang otak untuk mendeteksi penderita epilepsi namun sudah mulai ditinggalkan karena ada alat yang lebih canggih..
    pokoknya nggak rugi aku beli buku Mengungkap Misteri Otak Tengah (Maaf bukan promo karena memang nggak kenal dengan dr. Arman

Your Reply