Min Movie Choice 4 : Hachiko

us-hachiko-film

Hachiko (10 November 1923-8 Maret 1935) adalah seekor anjing jantan jenis Akita Inu kelahiran odate, Prefektur Akita.

(Wikipedia)

A very must watch movie…

Hachiko

A Dog Story

Dalam film ini, yang terinspirasi sepenuhnya pada Hachiko a dog”s Tale.

Parker Wilson (Richard Gere) bertemu tanpa sengaja di stasiun kereta api. Professor yang mengajar di sebuah college ini, membawa anjing ini pulang ke rumah. Berusaha menemukan tuan yang mungkin kehilangan anjing tersebut. Istrinya cukup kesal dengan keputusan Parker yang tiba-tiba pulang dengan membawa seekor anjing. Dalam film ini, ada disebutkan Lucas. Karena Lucas ini, sang istri menolak kehadiran anjing baru. Walau tidak diceritakan tentang Lucas, i think Lucas adalah anjing mereka yang sudah lama pergi.

hachiko_a_dogs_story_ver2Professor Parker mematuhi istrinya untuk menempelkan pengumuman di beberapa tempat, dengan tujuan sang tuan menghubungi mereka to confirm itu adalah anjing mereka. Sang Professor saat itu terlihat sudah mulai memiliki ikatan dengan anjing ini. Karena istrinya masih menolak kehadiran anjing kecil itu, Parker membawa anjing kecil ini ke college. Tentu saja secara diam diam, karena petugas kereta api tidak memberi izin membawa anjing ikut serta. Aku sangat yakin, scene ini akan memunculkan sebuah senyum di wajahmu saat menonton. ^^ Ia memberikan susu untuk anjing kecil itu di train.

Diiringi dengan rasa tidak tega, Parker turun dari tempat tidur malam hari untuk menemani anjing ini, menonton Yankees bersama dengan pop corn. Berguling di lantai bersama, bermain bersama. Akhirnya Cate (Joan Allen), istrinya, yang melihat itu semua, mau menerima anjing kecil itu. Hachi, itu nama sang anjing. Kalung yang ia kenakan bertuliskan kata Hachi. (Kalung anjing yang ditulis berangka delapan : Hachi / angka delapan di kebudayaan timur diasosiasikan dengan good luck).

Hachi tidak suka berlari. Ia menolak untuk mengambil bola yang dilemparkan. Dan ia sungguh anjing yang baik.

posterHachi mulai mengantar Professor ke Stasiun, setiap ia akan pergi bekerja dengan kereta api. Tidak ada yang mengajarkannya. Setelah puas mengantarkan professor, ia akan pulang ke rumah. Dan, jam 5 tepat, ia akan kembali ke stastiun, duduk disana, menunggu kepulangan professor. Orang-orang sangat terpukau dan memperhatikan Hachi dan sikapnya. Petugas kereta api, penjual kopi, wanita perpustakaan, semua mereka mengenal Hachi. Ia datang setiap hari tidak telat sedikitpun.

Suatu pagi, Hachi menyalak dan sikapnya berubah aneh. Ia ingin berkata pada professor, namun professor tidak mengerti apa yang membuat Hachi terganggu.

Hachi yang benci berlari tangkap bola, memancing Professor untuk bermain dengannya. Itulah pertama kalinya Hachi menangkap bola. Ia ingin professor tidak berangkat kerja pagi itu, apapun itu. Namun, professor tidak mengerti, ia tetap berangkat kerja. Dan Hachi menatap tanpa daya.

Siang itu, Professor Parker mengalami serangan jantung yang menyakitkan. Dan professor meninggal dunia karenanya. Oleh keluarganya, Professor di bawa pulang langsung ke kampung halamannya. Dan tidak pernah pulang, tidak pernah kembali pulang dari stasiun itu. Sore itu, Hachi menunggu dan tuannya tak pernah lagi muncul dari stasiun kereta api. Ia tidak pernah mengerti Professor sudah meninggal. Temannya itu tidak akan pernah kembali. We can see, kehilangan yang ia rasakan benar-benar terlihat.

Cate menjual rumahnya. Hachi ikut dengan putri professor, Andy Wilson (Sarah Roemer) dan suaminya. Hachi melarikan diri untuk kembali ke stasiun, berharap untuk menunggu professor. Hingga Andy akhirnya merelakan Hachi pergi untuk menunggu ayahnya. Saat Andy membuka pintu pagar, membiarkan Hachi pergi. Hachi menjilat tangan Andy, menatapnya, mungkin berterima kasih dan mengucapkan salam perpisahan. (Saat ini, aku tidak mampu menahan air mataku. Anjing yang begitu baik).

Hachi berlari kembali ke stasiun dan menunggu. Tahun demi tahun. Hachi menunggu hingga 9 tahun. Dalam kurun waktu itu, Hachi mendapat kasih sayang dan penjagaan dari semua orang yang kenal dan tahu kesetiannya. Bahkan Hachi menarik reporter untuk menuliskan kisah kesetiaannya dirinya, hingga muncul di koran terkenal dan jadi topik yang besar. Hachi bahkan mendapat uang saku!

Pintu stasiun itu buka dan tutup, Hachi terus menunggu, namun Parker tidak pernah pulang… Hingga satu malam, saat Hachi sudah tua. Sudah 9 tahun menunggu. Bulu-bulunya kasar dan tebal, karena ia tinggal dan tidur di bawah kereta api yang berhenti. Saat Cate menjual rumahnya, Hachi masih pulang ke rumah Parker, namun, ia lalu sadar, rumah itu bulan lagi rumah tuan yang sangat ia kasihi.

Hingga… Hachi malam itu bermimpi, ia bermimpi Parker pulang. Parker pulang tepat dari pintu stasiun itu, muncul dan menyambut dirinya, menyambut Hachi. Ia bermimpi mereka berlari berdua, bermain, seperti saat ia masih kecil dulu. Kenangan mereka yang dulu.

Hachi meninggal malam itu.

A very must watch movie…

hachiko_a_dogs_story

Starring               : Richard Gere, Joan Allen, Sarah Roemer, Jason Alexander
Screenplay By  : Stephen P. Lindsey
Directed By        :Lasse Hallström
Produced By      :Richard Gere, Bill Johnson, Vicki Shigekuni Wong

See the trailer i post (got fr u tube).

Hachi, seekor anjing yang menginspirasi seluruh kota. Bahkan seluruh dunia. Kesetiaanya dan persahabatan yang abadi yang ia tunjukan. Yang ia ajarkan.

Thanks for teach a very faithful lesson. Good buddy.

————————————————————————————————————–

Hachik? died on March 8, 1935. He died at the same spot where his owner found him. (Wikipedia)

220px-Hachiko

Picture of Hachik?
Species Dog
Breed Akita Inu
Gender Male
Born November 10, 1923
near the city of ?date, Akita Prefecture
Died March 8, 1935 (aged 11)
Shibuya, Tokyo
Resting place National Science Museum of Japan in Ueno, Tokyo.
Owner Hidesabur? Ueno
Appearance White

(Wikipedia)

Wiki : http://id.wikipedia.org/wiki/Hachik%C5%8D

http://en.wikipedia.org/wiki/Hachik%C5%8D

2 Responses to Min Movie Choice 4 : Hachiko

  1. Angel says:

    Kisah ini membuat sya selalu memikirkan dia, bener2 sangat setia dan sunguh prihatiun.Pernah dengar kisah iuni sebvelum saya nonton di cinema trernyata setelah saya melihat movienya Hati saya bener2 tertegun, rasanya ingin memeluknya, nangis n mai ke shibuya liat patung n tubuhnya yang dimuseumkan…Bener2 sangat mengharukan..kestianya, anjing aza bisa begitu setia, kenapa kita manusia tidak bisa seperti itu, bukankah manusia adalah ciptaan Tuhan yang sangat sempurnah..dari sini kita bisa melihat dan bisa belajar dari haichi..I LOVE U HAICHI

  2. minmerry says:

    @Angel :

    Sama, kesetiaan Hachi sendiri, sangat menginspirasi saya. Kita sebagai manusia, seharusnya lebih setia. Bukankah begitu? Hachi adalah contoh dari sekian banyak anjing yang sungguh2 setia pada tuan mereka. Angel juga memiliki anjing? Saya sendiri, baru mengadopsi dua ekor anjing. Mereka sangat jauh dari sifat Hachi, hahaha. Sangat manja dan lucu. Senang rasanya film seperti HAchi dibuat kembali. Menambah koleksi film saya, yang suatu hari nanti bisa diberi pada anak-anak untuk ditonton kelak.

    Aniwe, makasih Angel dah mampir dan memberi komentar di blog saya. God Bless..

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

 
You are the Potter, I'm the Clay Follow us Facebook Twiter Twiter Flickr YouTube RSS