<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
		>
<channel>
	<title>Comments on: When She Cried&#8230;</title>
	<atom:link href="http://minmerry.com/2009/10/21/when-she-cried.html/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://minmerry.com/2009/10/21/when-she-cried.html</link>
	<description>You are the Potter, I&#039;m the Clay</description>
	<lastBuildDate>Sat, 17 Jul 2010 13:15:24 +0700</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.8.4</generator>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
		<item>
		<title>By: minmerry</title>
		<link>http://minmerry.com/2009/10/21/when-she-cried.html/comment-page-1#comment-25</link>
		<dc:creator>minmerry</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 03 Nov 2009 17:15:42 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://minmerry.com/?p=270#comment-25</guid>
		<description>(repeating)
So, men complecated like women? (surprise mode on)

But they seems... never want to think that far... ( Haha) how come man also complecated? Fu Fu Fu</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>(repeating)<br />
So, men complecated like women? (surprise mode on)</p>
<p>But they seems&#8230; never want to think that far&#8230; ( Haha) how come man also complecated? Fu Fu Fu</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: nis</title>
		<link>http://minmerry.com/2009/10/21/when-she-cried.html/comment-page-1#comment-24</link>
		<dc:creator>nis</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 03 Nov 2009 11:48:26 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://minmerry.com/?p=270#comment-24</guid>
		<description>becoz men are also like women, complicated ;)</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>becoz men are also like women, complicated <img src='http://minmerry.com/wp-includes/images/smilies/icon_wink.gif' alt=';)' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: minmerry</title>
		<link>http://minmerry.com/2009/10/21/when-she-cried.html/comment-page-1#comment-23</link>
		<dc:creator>minmerry</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 03 Nov 2009 05:36:09 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://minmerry.com/?p=270#comment-23</guid>
		<description>Min mengajukan pertanyaan klise like always, but why ?</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Min mengajukan pertanyaan klise like always, but why ?</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: nis</title>
		<link>http://minmerry.com/2009/10/21/when-she-cried.html/comment-page-1#comment-22</link>
		<dc:creator>nis</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 03 Nov 2009 05:29:44 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://minmerry.com/?p=270#comment-22</guid>
		<description>cowok kadang bukan ga ngerti
seringnya kita emang ga mau
... atau minimal belum mau</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>cowok kadang bukan ga ngerti<br />
seringnya kita emang ga mau<br />
&#8230; atau minimal belum mau</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: minmerry</title>
		<link>http://minmerry.com/2009/10/21/when-she-cried.html/comment-page-1#comment-21</link>
		<dc:creator>minmerry</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 24 Oct 2009 08:14:45 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://minmerry.com/?p=270#comment-21</guid>
		<description>I just wish, iik... Jika ada yang membaca ini, mengerti sedikit lebih dalam, how is our feeling when cried...

Menurut min, menangis itu hal sulit. Sulit berhentinya. Haha. Karena sesuatu yang sangat dalam, kacau, dan entah harus digimanain, hingga air mata itu keluar, dari dalam hati... 

Sering kali, the closest one, the one who hurt u most. Dan we let them to. 

Kadang ada feeling egois, menuntut mereka u mengerti. 

Biar, aku menangis pada-Nya. Dan Ia mengerti semua kebodohanku. Hehe.

Min bangga born as a woman, have a feeling as a woman. And when i cried, i understand the pain as a woman.

Once i let go, i will never ask back. Itu min, yang min percayai, iik juga begitu. ^^

There is a time for everything. 

Iik, dont cry, even u cry, remember, i&#039;m here. Like our Father.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>I just wish, iik&#8230; Jika ada yang membaca ini, mengerti sedikit lebih dalam, how is our feeling when cried&#8230;</p>
<p>Menurut min, menangis itu hal sulit. Sulit berhentinya. Haha. Karena sesuatu yang sangat dalam, kacau, dan entah harus digimanain, hingga air mata itu keluar, dari dalam hati&#8230; </p>
<p>Sering kali, the closest one, the one who hurt u most. Dan we let them to. </p>
<p>Kadang ada feeling egois, menuntut mereka u mengerti. </p>
<p>Biar, aku menangis pada-Nya. Dan Ia mengerti semua kebodohanku. Hehe.</p>
<p>Min bangga born as a woman, have a feeling as a woman. And when i cried, i understand the pain as a woman.</p>
<p>Once i let go, i will never ask back. Itu min, yang min percayai, iik juga begitu. ^^</p>
<p>There is a time for everything. </p>
<p>Iik, dont cry, even u cry, remember, i&#8217;m here. Like our Father.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Iik</title>
		<link>http://minmerry.com/2009/10/21/when-she-cried.html/comment-page-1#comment-20</link>
		<dc:creator>Iik</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 23 Oct 2009 04:55:21 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://minmerry.com/?p=270#comment-20</guid>
		<description>Dear min...

Jika kamu MEMBIARKANNYA PERGI,Dia tidak akan pernah kembali lagi menjadi dirinya yang dulu.
Selamanya… .

ha ha ha ha... itu salah satu yang turut merubahku min..

Di suatu masa bertahun lalu, aku dan (mungkin kami) belajar dari suatu kesalahan dari sebuah &#039;kepercayaan&#039; semu. 

Masih jelas di mataku, ketika kami mengakhiri &#039;petualangan palsu&#039; itu. 

Tersakiti, menangis, berlalu...

Hanya ada &#039;maaf&#039;...

Dia membiarkanku berlalu...
Aku pun membiarkan diriku dan dirinya berlalu...

Memutar badan kami,,... berbalik menuju dua arah yang berbeda...

Kami tak pernah bersama lagi selamanya..

Hatikupun selesai... bertahun kemudian...

Entah kapan aku bisa mempercayai lagi seseorang yang lain. Mungkin hingga Tuhan membukakannya bagiku...

Suatu saat...</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Dear min&#8230;</p>
<p>Jika kamu MEMBIARKANNYA PERGI,Dia tidak akan pernah kembali lagi menjadi dirinya yang dulu.<br />
Selamanya… .</p>
<p>ha ha ha ha&#8230; itu salah satu yang turut merubahku min..</p>
<p>Di suatu masa bertahun lalu, aku dan (mungkin kami) belajar dari suatu kesalahan dari sebuah &#8216;kepercayaan&#8217; semu. </p>
<p>Masih jelas di mataku, ketika kami mengakhiri &#8216;petualangan palsu&#8217; itu. </p>
<p>Tersakiti, menangis, berlalu&#8230;</p>
<p>Hanya ada &#8216;maaf&#8217;&#8230;</p>
<p>Dia membiarkanku berlalu&#8230;<br />
Aku pun membiarkan diriku dan dirinya berlalu&#8230;</p>
<p>Memutar badan kami,,&#8230; berbalik menuju dua arah yang berbeda&#8230;</p>
<p>Kami tak pernah bersama lagi selamanya..</p>
<p>Hatikupun selesai&#8230; bertahun kemudian&#8230;</p>
<p>Entah kapan aku bisa mempercayai lagi seseorang yang lain. Mungkin hingga Tuhan membukakannya bagiku&#8230;</p>
<p>Suatu saat&#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
